Bj Habibie, Bj Habibie Meninggal, Habibie Meninggal, Tmp Kalibata

Bj Habibie, Bj Habibie Meninggal

Warga Rela Disengat Matahari demi Mengantar Kepergian Habibie

Warga Rela Disengat Matahari demi Mengantar Kepergian Habibie

12.9.2019

Warga Rela Disengat Matahari demi Mengantar Kepergian Habibie

Beberapa warga yang terinspirasi oleh sosok Presiden ketiga RI BJ Habibie menanti acara pemakamannya di TMP Nasional Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9).

CNN Indonesia | Kamis, 12/09/2019 12:13 WIB Bagikan : Beberapa warga menunggu diadakannya acara pemakaman Presiden ketiga RI BJ Habibie di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9). (CNN Indonesia/Aria Ananda) Jakarta, CNN Indonesia -- Beberapa warga terlihat berbondong-bondong menunggu acara pemakaman Presiden ketiga RI BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9). Mereka, yang datang dari berbagai wilayah, menunggu TMP dibuka sambil berdiri di bawah terik sinar matahari Jakarta. Beberapa warga terlihat membawa payung. Lihat juga: Jokowi akan Jadi Inspektur Upacara Pemakaman Habibie "Saya datang dari Jauh, Cibubur. Kami ingin menyaksikan pemakaman Profesor Insinyur BJ Habibie," kata Zahra Dhabhita (42), di gerbang TMP Kalibata. Ia mengaku berangkat dari kediamannya pukul 06.00 WIB dan tiba di TMP Kalibata tiga jam kemudian. Zahra membawa anak serta ibunya dari rumah. Saat mulai membicarakan tentang Habibie, Zahra terlihat menahan isak tangisnya. Menurutnya, Habibie merupakan tokoh yang sangat membanggakan Indonesia. Panas terik pun rela ia hadapi demi datang ke pemakaman tokoh idolanya itu. Petugas melakukan pengecekan area ucapara pemakaman BJ Habibie di TMP Kalibata. ( CNN Indonesia/Aria Ananda) "Tidak kenapa-kenapa [walau cuaca panas]. Saya sekeluarga rela menyaksikan momen bersejarah ini. Bagi saya Pak Habibie merupakan tokoh yang sangat membanggakan Indonesia dan kepergiannya sangat berat untuk kami serta bangsa," Ucap Zahra sambil menahan isak tangis. Zahra juga mengaku mengizinkan anak perempuannya yang duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama untuk tidak sekolah pada hari ini demi mengikuti acara pemakaman BJ Habibie. "Saya sengaja bawa anak saya, untuk menyaksikan momen bersejarah ini, jadi tidak sekolah dulu hari ini," Tuturnya. Lihat juga: Tak hanya Zahra, aktivis Ade Fahri pun turut ikut berpanas-panasan menunggu dibukanya pintu masuk menuju TMP. "Ya, saya datang ke sini, sudah setengah jam menunggu untuk melihat kepergian beliau," Ujarnya. Menggebu-gebu, Ade mengungkapkan perasaannya terhadap Habibie yang menurutnya merupakan salah satu tokoh yang sangat diidolakannya di Indonesia. Liang lahat bagi jasad BJ Habibie di TMP Kalibata. ( CNN Indonesia/Aria Ananda) "Saya sangat mengidolakan beliau, menurut saya beliau memiliki keilmuan yang banyak, termasuk dalam pembuatan pesawat, saya salut sama beliau," Ujarnya. Ade pun menjelaskan bahwa dirinya sempat terharu saat mendengar berita tentang wafatnya Habibie di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/9) pukul 18.05 WIB. Di tempat yang sama, warga Palu, Asrul (23), mengaku sosok BJ Habibie menjadi inspirasi baginya saat melaksanakan studi. Lihat juga: Jelang Pemakaman Habibie, TMP Kalibata Ramai Sejak Pagi "Saya nunggu sudah sejam setengah, tapi enggak apa-apa. Bagi saya Pak Habibie itu sangat menginspirasi bagi saya pada saat saya belajar juga. Anak bangsa termasuk saya itu terinspirasi dengan hasil-hasil karya serta kerja beliau," tuturnya. Hingga berita ini ditulis, pintu masuk bagi warga yang ingin mengikuti prosesi pemakaman BJ Habibie masih ditutup karena sedang proses sterilisasi area serta gladi resik upacara pemakaman. Rencananya, upacara dimulai pukul Kamis (12/9) siang ini. Baca lebih lajut: CNN Indonesia

Disengat matahari doang yaelah, lain cerita kalo disengat kalajengking beracun gurun sahara. Nganterinnya sammpe pintu surga beneran..

Warga Gorontalo Berduka Atas Wafatnya BJ HabibieHabibie sosok yang mudah akrab dan membuat orang betah di dekatnya.

Warga Parepare Berduka Atas Meninggalnya BJ HabibieBendera merah putih di halaman kantor wali kota Parepare dikibarkan setengah tiang, itu dilakukan sebagai bentuk duka atas meninggalnya mantan Presiden RI ke-3

Warga Parepare Berduka BJ Habibie WafatBendera setengah tiang akan dinaikkan besok selama tiga hari di Parepare. Bukan hanya Parepare tp seluruh Indonesia 😭 Di seluruh penjuru negeri dan juga mungkin di KBRI seluruh dunia اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَاجِعُوْن... اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ ِ وَاَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَاَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ اللهم لا تحرمنا اجره ولا تفتنا بعده واغفر لنا وله آمِــــــــــيْنَ..

Warga perbatasan sampaikan belasungkawa atas wafatnya HabibieKepergian Bj Habibie meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat Indonesia yang juga dirasakan warga perbatasan Indonesia - Malaysia di Kecamatan Badau wilayah ...

Hari Berkabung Nasional BJ Habibie Wafat, Warga Diminta Pasang Bendera Setengah Tiang - Tribunnews.comBJ Habibie wafat, hari berkabung nasional selama tiga hari. Warga diminta memasang bendera setengah tiang.

Habibie Wafat, Warga Bandung Kibarkan Bendera Setengah TiangBandung memiliki hubungan erat dengan Habibie dalam kontribusinya membangun IPTN.



Dituduh Korupsi Rp 37 Triliun, Raden Sebut JK dan Ngaku Tak Dapat Sepeser pun

F-PKS soal Spanduk 'Banjir Kotanya': Kenapa Hanya Anies yang Disalahkan?

Periksa Sekjen PDIP, KPK Kantongi Bukti Percakapan Elektronik - VIVA

Es Antartika Mencair, Pulau di Indonesia Terancam Tenggelam

Dear Anggota Dewan, Ini Lho Buka-bukaan Anies Tak Hadiri Rapat di DPR

Korban Tewas Kerusuhan Muslim-Hindu di India Bertambah

Organisasi-organisasi Guru Kecam Penggundulan Tersangka Tragedi SMPN 1 Turi!

Tulis Komentar

Thank you for your comment.
Please try again later.

Berita Terbaru

Berita

12 September 2019, Kamis Berita

Berita sebelumnya

FOTO: AS Gagal ke Semifinal Kejuaraan Dunia Basket

Berita selanjutnya

Capim KPK Sigit Danang: WP KPK Harus Ditertibkan
Virus Corona Merebak, Arab Saudi Setop Umrah Sementara Hindari Corona, Arab Saudi Setop Jemaah Umrah Termasuk dari RI Pengamat: Anies Tak Serius Atasi Banjir, Malah Sibuk Urus Revitalisasi Monas dan Formula E Rupiah Menguat ke Level Rp13.935 per Dolar AS Ini Penanganan Banjir Jakarta yang Telah Dilakukan Pemerintah Pusat 10 Tahun Buronan, Terpidana Korupsi Pembuatan Kapal Ikan Ditangkap Kemenhan Terima Hibah 14 Drone dari AS untuk Patroli Maritim Cegah Masuk Virus Corona, Arab Saudi Tangguhkan Umrah 27 Orang Tewas saat Rusuh, PM India Minta Warga Tenang Rahasia Perawatan Kulit Son Ye-jin 'Crash Landing on You' Lengkap! Anies Jawab Kritik DPR soal Banjir Kemnaker Masih Godok Pemberian Dana Kehilangan Kerja Buruh
Dituduh Korupsi Rp 37 Triliun, Raden Sebut JK dan Ngaku Tak Dapat Sepeser pun F-PKS soal Spanduk 'Banjir Kotanya': Kenapa Hanya Anies yang Disalahkan? Periksa Sekjen PDIP, KPK Kantongi Bukti Percakapan Elektronik - VIVA Es Antartika Mencair, Pulau di Indonesia Terancam Tenggelam Dear Anggota Dewan, Ini Lho Buka-bukaan Anies Tak Hadiri Rapat di DPR Korban Tewas Kerusuhan Muslim-Hindu di India Bertambah Organisasi-organisasi Guru Kecam Penggundulan Tersangka Tragedi SMPN 1 Turi! Anies Pilih Fokus ke Rakyat Ketimbang ke DPR, Komisi V: Melecehkan Lembaga! Amien Rais Minta Pemerintah Tidak Sahkan Hasil Kongres V PAN Tersangka Tragedi SMPN 1 Turi Digunduli, Pakar Hukum: Tak Perlu Itu! Pelaku Order Fiktif Gojek Dibekuk, Pakai 8.850 SIM Card Omzet Rp 400 Juta Ragam Pernyataan Anies soal Banjir Jakarta: Fokus Kerja Setelah Terendam hingga Keliling Bawa Toa