Salah Paham, Penumpang Kereta Bawa Kerupuk Cekcok dengan Petugas Keamanan | merdeka.com

Salah Paham, Penumpang Kereta Bawa Kerupuk Cekcok dengan Petugas Keamanan

Namun, Penumpang

23/01/2022 20:31:00

Salah Paham, Penumpang Kereta Bawa Kerupuk Cekcok dengan Petugas Keamanan

Namun , penumpang tersebut mengira petugas menyita barang bawaannya dan emosi kepada petugas saat mengambil barang ke kantor stasiun. Usai mengambil barang dan turun ke peron 6, salah seorang penumpang masih berteriak-teriak kepada petugas.

BACA JUGA:KAI Daop 4 Tolak 3.116 Penumpang di Masa Angkutan Nataru, Rata-rata Belum DivaksinUsai mendapatkan edukasi dari petugas dan dibantu memperbaiki kemasan barang bawaannya, para penumpang itu kembali naik KRL hingga turun di stasiun tujuan mereka yaitu Stasiun Kebayoran.

"KAI Commuter mengatur pengguna yang membawa barang dagangan selama masa pandemi ini untuk menggunakan KRL di jadwal keberangkatan kereta pertama pada pagi hari, ataupun menggunakan KRL di luar jam-jam sibuk. Ukuran barang bawaan juga diatur, serta pengemasan dan penempatannya di kereta agar mengikuti arahan petugas supaya tidak mengganggu pengguna yang lain," pungkasnya.

Baca lebih lajut: Merdeka.com »

VIDEO: Ambulans Bawa Jenazah Terjebak Ditengah Hutan di Berau, Ini Penyebabnya - SINDOnews Video

Video Sebuah mobil ambulans yang membawa jenazah di Berau, Kalimantan Timur terjebak di hutan akibat ruas jalan dari Kecamatan Batu Putih menuju Sanggata Rusak berat. Sebuah mobil ambulans yang membawa jenazah di Berau, Kalimantan Timur terjebak di... Baca lebih lajut >>

Salah Paham Dikira Curi Mobil Dihakimi Warga Hingga Tewas SEORANG pengemudi mobil berinisial HM (80), meregang nyawa setelah dihakimi massa di Jalan Pulo Kambing, kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (23/1) dini hari.

PCNU Ungkap Paham NII Sudah Masuk ke 41 Kecamatan di GarutNahdlatul Ulama menyebut penyebaran paham radikal Negara Islam Indonesia (NII) sudah mengkhawatirkan di Garut. NII disebut menyebar di hampir seluruh kecamatan. 🇮🇩🇮🇩 👉* NKRI negara beragama.. 👉* NKRI bukan negara agama.. 👉* Berdasarkan Pancasila.. 👉* Komunis, DI/TII, HTI, FPI, NII anti PANCASILA.. 👉* Agama apapun yang anti PANCASILA di NKRI.. 👉* Wajib di tumpas habis.. 😀😀 👇👇 NII sudah herus diganti SNI radikal radikul radikal radikul

BNPT : Mereka yang Wacanakan Pembubaran Densus 88 Mungkin Kelompok Paham Radikal atau Simpatisan - Tribunnews.comWacana pembubaran lembaga penegak hukum yang bertugas mengurusi tindak pidana terorisme itu sangatlah tidak masuk akal. benar sekali musnah aja teroris lambung isis Definisi radikal itu apa ? Kesannya densus 88 hanya memusuhi orang Islam ▪︎Anti money laundering and combating the financing of terrorism (AML/CFT)▪︎ ▪︎Anti pencucian uang dan pemberantasan pendanaan terorisme (APU/PPT)▪︎

Wasit Tak Paham Aturan Advantage, Gol Egy Maulana Vikri di Laga Moravce vs FK Senica DianulirEgy Maulana Vikri dirugikan dalam laga Zlate Moravce vs FK Senica, golnya tak dihitung karena wasit lebih dulu meniup peluit.

Perbedaan Sedih dan Depresi, Mahasiswa Sudah Paham?Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Panti Kosala memberikan penjelasan mengenai perbedaan sedih dan depresi, juga gejala depresi.

Salah Kaprah Pemahaman NFTSetelah Ghozali Everyday viral, banyak masyarakat Indonesia mulai tertarik dan bermain NFT. Masalahnya banyak yang salah kaprah.

Petugas yang berada di peron 6 kemudian melihat bahwa di dalam kereta, penumpang tersebut bersama kelompoknya membawa barang berupa kerupuk dalam jumlah besar dan ditempatkan di posisi yang menghalangi penumpang lainnya. Petugas, lanjutnya, kemudian meminta kelompok pengguna untuk turun dari KRL."Petugas kemudian memberikan edukasi terkait aturan barang bawaan di KRL dan meminta mereka memperbaiki kemasan serta penempatannya agar tidak mengganggu pengguna yang lain," jelasnya. BACA JUGA: KAI Daop 4 Tolak 3.116 Penumpang di Masa Angkutan Nataru, Rata-rata Belum Divaksin Usai mendapatkan edukasi dari petugas dan dibantu memperbaiki kemasan barang bawaannya, para penumpang itu kembali naik KRL hingga turun di stasiun tujuan mereka yaitu Stasiun Kebayoran. "KAI Commuter mengatur pengguna yang membawa barang dagangan selama masa pandemi ini untuk menggunakan KRL di jadwal keberangkatan kereta pertama pada pagi hari, ataupun menggunakan KRL di luar jam-jam sibuk. Ukuran barang bawaan juga diatur, serta pengemasan dan penempatannya di kereta agar mengikuti arahan petugas supaya tidak mengganggu pengguna yang lain," pungkasnya. [eko]