Terungkap, Ternyata Begini Modus Garong Dana KUR di Badung

Terungkap, Ternyata Begini Modus Garong Dana KUR di Badung

Dugaan Korupsi Kur, Bank Plat Merah

23/01/2022 20:15:00

Terungkap, Ternyata Begini Modus Garong Dana KUR di Badung

Dana yang diduga diembat adalah uang penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sedangkan terkait modus, diduga para terduga pelaku membuat ratusan kredit fiktif .

Informasi yang dikumpulkan Jawa Pos Radar Bali, Kejari Badung saat ini sedang mengusut skandal dugaan korupsi di salah satu bank BUMN di Badung.Yang mengejutkan, berdasar informasi, kerugian korupsi di bank pelat merah tersebut mencapai Rp 2 miliar.Baca juga: Kejari Usut Dugaan Korupsi Dana KUR Miliaran di Bank BUMN di Badung

“Telah diketahui adanya beberapa kredit fiktif yang disalurkan dalam kurun waktu tahun 2015 sampai 2017,” ujar sumber terpercaya di lingkungan Kejari Badung.Kasi Intel Kejari Badung, I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo seizin Kajari Badung I Ketut Maha Agung yang dikonfirmasi terpisah membenarkan penyidikan tersebut.

Baca lebih lajut: Jawa Pos »

Harkitnas, Pemkot Jayapura ajak bangkit bersama dari pandemi COVID-19 - ANTARA News

ANTARA -Pemerintah Kota Jayapura  mengelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-114 di Lapangan Apel Kantor Walikota Jayapura, Papua, Jumat ... Baca lebih lajut >>

Sukses di 2021, Plafon KUR Bank Nagari di 2022 Meningkat Jadi Rp 1,35 TriliunTahun 2021 lalu, Bank Nagari menyalurkan KUR sebanyak Rp 1,6 triliun, dengan rincian di tahap pertama dialokasikan pemerintah Rp 1,2 triliun.

Mukomuko Siapkan Peraturan Penggunaan Dana Belanja Tak Terduga Bagi Penanggulangan BencanaBPBD Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyiapkan peraturan bupati terkait dengan penggunaan dana belanja tidak terduga (BTT)

Begini Prediksi Kondisi Himpunan Dana Simpanan Bank di Tahun Macan Air | Finansial - Bisnis.comBank Indonesia (BI) merilis Survei Perbankan pada Jumat (21/1/2022). Bagaimana proyeksi kondisi himpunan DPK perbankan tahun ini?

BPBD Mamuju Bantah Pemotongan Dana Penanganan BencanaBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) membantah ada nya pemotongan dana penanganan bencana di wilayahnya.

Dana White Absen di Ritual Penting, Kisruh Bos UFC dan Francis Ngannou MemanasKetidakhadiran Dana White untuk memasang sabuk juara ke Francis Ngannou mengedepankan tensi tinggi antara keduanya.

BNI Alokasikan Dana CSR Rp 5 M untuk Bantu Pekerja Migran IndonesiaBantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, pembukaan usaha hingga peningkatan literasi keuangan bagi para PMI. Bantuan...

BADUNG-Mengawali tahun 2022, kasus dugaan korupsi mengemuka di Kabupaten Badung. Informasi yang dikumpulkan Jawa Pos Radar Bali, Kejari Badung saat ini sedang mengusut skandal dugaan korupsi di salah satu bank BUMN di Badung. Yang mengejutkan, berdasar informasi, kerugian korupsi di bank pelat merah tersebut mencapai Rp 2 miliar. Baca juga: Kejari Usut Dugaan Korupsi Dana KUR Miliaran di Bank BUMN di Badung “Telah diketahui adanya beberapa kredit fiktif yang disalurkan dalam kurun waktu tahun 2015 sampai 2017,” ujar sumber terpercaya di lingkungan Kejari Badung. Kasi Intel Kejari Badung, I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo seizin Kajari Badung I Ketut Maha Agung yang dikonfirmasi terpisah membenarkan penyidikan tersebut. “Ya, benar, kami sudah melakukan penyidikan. Kami sudah memeriksa lima orang mantri dengan dugaan 109 kredit fiktif,” terang Bamaxs diwawancarai Minggu kemarin (23/1). Berapa jumlah kerugian yang dialami bank tersebut? Ditanya terkait kerugian, Bamaxs menyatakan jika dalam kasus ini, diduga kerugian mencapai Rp2 miliar. Namun, lanjut Bamaxs, pihaknya masih belum menerima audit resmi dari lembaga terkait tentang jumlah kerugian. Menurutnya saat ini jaksa penyidik masih melakukan pendalaman dan mengumpulkan alat bukti untuk dapat menentukan tersangka. Penyelidikan sendiri dimulai pada pengujung 2021. Setelah melalui giat penyelidikan, kasus ini kemudian ditingkatkan ke tahap penyidikan berdasar Surat Perintah Penyidikan (Seprindik) Kepala Kejaksaan Negeri Badung pada awal 2022. Sebelum naik penyidikan, lanjut Bamaxs, saat penyelidikan sudah memeriksa sekitar sepuluh orang. “Selama sebulan (penyelidikan), kami sudah memeriksa sekitar sepuluh orang,” tukasnya.