İdham Azis, Kapolri, Vaksin, Vaksin Corona

İdham Azis, Kapolri

Idham Azis Mengaku Baik-baik Saja Usai Suntik Vaksin Covid-19

Idham Azis Mengaku Baik-baik Saja Usai Suntik Vaksin Covid-19

14/01/2021 20:48:00

Idham Azis Mengaku Baik-baik Saja Usai Suntik Vaksin Covid-19

Kapolri Jenderal Idham Azis mengaku baik-baik saja setelah menjalani vaksin Covid-19 bersama Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (12/1).

Idham mengatakan bahwa sejauh ini dirinya tak merasakan efek samping dari penyuntikan vaksin tersebut.Lihat juga:Efek Vaksin Sinovac: Jokowi 'Pegal Dikit', Menkes Mengantuk"Saya fine-fine saja," kata Idham kepada wartawan, Kamis (13/1).

Prancis terapkan jam malam untuk tekan pandemi Covid-19, Austria perpanjang lockdown - BBC News Indonesia Pengecatan Atap Sekitar Flyover Tapal Kuda Dikritik, Ini Kata Pemkot Jaksel WHO Tidak Sarankan Bukti Vaksinasi Jadi Syarat Bebas Bepergian

Dia pun bercerita dengan singkat terkait pengalamannya saat disuntik vaksin pertama kali itu. Jenderal berbintang empat itu menuturkan bahwa dinya tak merasa sakit sama sekali saat disuntik."Tahu-tahu sudah selesai," ucapnya.Oleh sebab itu, dirinya meminta agar masyarakat dan seluruh personel Polri yang ada di bawah jajarannya agar tak ragu terhadap proses vaksin Covid-19.

Dia menegaskan bahwa pelaksanaan vaksin tersebut memberi pesan kepada masyarakat di seluruh Indonesia agar yakin terhadap program yang telah dirancang oleh pemerintah itu.Lihat juga:BPOM Klaim Sinovac Naikkan Kekebalan Tubuh 23 Kali Lipat"Kita semua harus melaksanakan vaksinasi agar kita secepatnya keluar dari situasi pandemi corona yang sedang melanda," ujar dia. headtopics.com

Pemerintah sendiri telah memulai program vaksinasi per 13 Januari. Program ini dimulai dengan penyuntikan vaksin terhadap sejumlah pejabat negara, seperti Presiden Joko Widodo, Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin, Kapolri Idham Aziz, dan Panglima TNI Mayjen Hadi Tjahjtanto.

Selain itu, sejumlah tokoh perwakilan dari berbagai agama dan publik figur juga menerima suntik vaksin asal Cina, Sinovac.Presiden Jokowi, menteri, tokoh publik hingga sejumlah selebritas menjalani penyuntikan vaksin Covid-19 Sinovac di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/1).

Usai disuntik, para penerima vaksin menunggu sekitar 30 menit untuk mengetahui kemungkinan efek samping yang ditimbulkan. Dalam istilah kedokteran dikenal observasi kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI).Lihat juga:Usai Divaksin, Dokter Tirta dan Ganjar Sama-sama Merasa Lapar

KIPI dapat terjadi dengan menimbulkan gejala sedang hingga berat. Gejala berat termasuk sangat jarang terjadi. Namun, salah satu gejala berat yang diantisipasi adalah reaksi syok anafilaktik.Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebelumnya menyatakan vaksin Covid-19 buatan perusahaan asal China, Sinovac menimbulkan efek samping ringan-sedang. Efek samping vaksin tingkat sedang yang ditimbulkan antara lain nyeri otot, pembengkakan, sakit kepala hanya 0,1 persen. headtopics.com

Beringin Berusia 141 Tahun di Alun-alun Lumajang Tumbang Terbelah Tiga Paus Fransiskus Doakan Korban Jatuhnya Sriwijaya Air dan Gempa Sulbar Gelombang Laut Pasang, Mal Mantos Manado Terendam Banjir Baca lebih lajut: CNN Indonesia »

Streaming Trailer Buang Gengsi Demi Rezeki | Berani Berubah Eps 23

Yuk, ikuti kisah ini maupun yang lainnya dalam Program Berani Berubah, hasil kolaborasi antara SCTV, Indosiar bersama media digital Liputan6.com dan Merdeka.com.\r\n\r\nProgram ini tayang di Stasiun Televisi SCTV setiap Senin di Program Liputan 6 Pagi pukul 04.30 WIB, dan akan tayang di Liputan6.com serta Merdeka.com pada pukul 06.00 WIB di hari yang sama.