Kpu, Arief Budiman

Kpu, Arief Budiman

KPU Akan Segera Respons Pemecatan Arief

KPU Akan Segera Respons Pemecatan Arief

14/01/2021 20:22:00

KPU Akan Segera Respons Pemecatan Arief

KPU akan segera merespons putusan DKPP memberhentikan Arief Budiman dari jabatan ketua KPU .

Oleh : Robertus Wardy /Komisioner KPU Evi Novida (kiri) bersama Ketua KPU Arief Budiman hadir pada rapat kerja dengan Komisi II DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (12/11/2020). (Foto: BeritaSatu Photo/Ruht Semiono)Jakarta, Beritasatu.com– Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan segera merespons putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang memberhentikan Arief Budiman dari jabatan ketua KPU. KPU baru menerima salinan putusan DKPP pada Kamis (14/1/2021).

Jualan Camilan dari Brebes ke Jogja, Tunanetra Ini Bikin Haru Netizen Yasonna Sebut Megawati sebagai Petarung Politik Melawan Ketidakadilan Presenter Legendaris Larry King Meninggal Dunia

“Saya diberitahu tadi salinan sudah diterima KPU. Tentu akan kami putuskan respons terhadap putusan DKPP tersebut,” kata Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik di Jakarta, Kamis malam.Ia menyebut pada Kamis ini, para komisioner KPU sibuk menghadapi sidang di DKPP. Dia tidak menyebut sidang apa yang sedang diadukan di DKPP.

“Satu hari ini, teman-teman anggota KPU sedang menghadapi sidang di DKPP. Ada dua perkara yang diadukan dan tadi dilakukan sidang pemeriksaannya. Jadi belum bisa membahas bersama,” jelas Evi.BACA JUGAArief Budiman: Saya Tidak Pernah Melakukan Kejahatan Pemilu headtopics.com

Sebagaimana diketahui, pada Rabu (13/1/2021) kemarin, DKPP menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap Arief. Alasannya, Arief mendampingi anggota KPU non aktif, Evi Novida Ginting Manik yang telah diberhentikan DKPP 18 Maret 2020 untuk mendaftarkan gugatan ke PTUN Jakarta.

“Menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir dan pemberhentian dari jabatan kepada Arif Budiman selaku Ketua KPU,” kata Ketua DKPP Muhammad yang membacakan putusan dalam persidangan DKPP di Jakarta, Rabu (13/1/2021).Evi Ginting pernah diberhentikan oleh DKPP tanggal 18 Maret 2020. Evi dinilai melanggar kode etik penyelenggara pemilu dalam perkara pencalonan anggota legislatif Partai Gerindra bernama Hendri Makaluasc.

Terhadap putusan itu, Evi melakukan gugatan ke PTUN, Jakarta dan dikabulkan PTUN. Atas putusan itu, Presiden Jokowi yang menerbitkan Surat Keputusan pengangkatan anggota KPU tidak melakukan upaya banding atas putusan PTUN. Presiden Jokowi mengikuti putusan PTUN sehingga akhirnya Evi kembali aktif menjadi anggota KPU sejak 18 Agustus 2020.

Baca lebih lajut: BeritaSatu »

Metamorfosis Eks Bos Disc Tarra, Dari Produser Musik Jadi Petani

Wirawan Hartawan, yang pada medio 2000-an dikenal sebagai produser dan mengorbitkan banyak artis, banting stir meninggalkan bisnisnya di dunia musik. Ia beralih dan mendulang kesuksesan dari usaha hidroponik. Berikut kisah dari metamorfosis bisnis Wirawan Hartawan.