STMIK Nusa Mandiri Gelar Webinar Raih Pendanaan Hibah IEEE |Republika Online

Dana dari IEEE bisa jadi alternatif dana Dikti.

22/10/2020 11:25:00

Dana dari IEEE bisa jadi alternatif dana Dikti.

Dana dari IEEE bisa jadi alternatif dana Dikti.

Dipandu oleh Arif Hidayat  SS, MHum, acara ini menghadirkan tiga narasumber . Ketiganya adalah  Dr  Nina KH selaku wakil sekjen 1 bidang eksternal Aptikom Universitas Komputer Indonesia, Indra Riyanto selaku Chair of Young Professionals dan Dr  Dwiza Riana sebagai project leader Lentera UMKM dan Head of STMIK Nusa Mandiri. 

Erick Thohir Tak Akan Paksa Masyarakat untuk Divaksin Corona Minta Habib Rizieq Tak Dikriminalisasi, Ratusan Massa Bersarung Kepung Rumah Menko Polhukam Mahfud MD Sri Mulyani Pastikan RI Bakal Pungut PPh Bisnis Digital

Arif Hidayat menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi para dosen agar melakukan penelitian atau membuat peoject dan project agar bisa di danai oleh IEEE ataupun pemerintah. Dalam materi strategi digitalisasi UMKM, Nina menuturkan bahwa tingkat penggunaan tekonologi digital pada UMKM masih rendah. 

“Padahal penggunaan teknologi digital bagi UKM di Indonesia membawa keuntungan seperti dapat menaikkan pendapatan hingga 80 persen, 17 kali lebih mungkin menjadi inovatif, dan dapat menjadi lebih kompetitif secara internasional,” ujarnya dalam rilis yang diterima Republika.co.id. 

Sedangkan Indra Riyanto membagikan tips bagaimana akademia mendapatkan dana dari IEEE sebagai alternatif dana Dikti. “Untuk mendapatkan dana dari IEEE perlu memperhatikan substantive information  project proposal yang dibuat harus meliputi, project overview & backgorund, stakeholder mapping & end user agreement, theory of change, milestones restrictions ricks, dan external collaboration & funding atau budget justicifation,” ujar Indra. 

Senada, Dwiza menyampaikan bagaimana implementasi dana hibah.  Sebagai contoh project Lentera UMKM. Project Lentera UMKM adalah solusi dari masalah pandemi Covid-19 yaitu tentang pemasaran penjualan produk, di mana UMKM diminta untuk menentukan taktik atau saluran pemasarannya. 

”Teknologi era disruptif  yang berkembang sangat pesat memberikan dampak positif bagi dunia usaha, tidak hanya bagi pelaku usaha raksasa dan besar tetapi juga UMKM. Proyek ini bertujuan untuk memperkenalkan soslusi teknologi dalam pasar penjualan produk kepada UMKM serta memberikan pelatihan kepada minimal 31 UMKM di seluruh Indonesia,” tutup Dwiza.

Baca lebih lajut: Republika.co.id »

Amerikuy! - Kuliah di Universitas Ternama Dunia: Dapat Fasilitas Lengkap, tapi Pernah Minder?

Massachusetts Institute of Technology (MIT) kerap disebut sebagai salah satu universitas terbaik di dunia. Nadia Amalia, yang pernah S2 di sana, ceritakan su...

STMIK Nusa Mandiri Gelar Sosialisasi PKM  2020 |Republika OnlineMahasiswa didorong mampu menggali ide-ide kreatif dan terus berinovasi.

STMIK Nusa Mandiri Gelar Sosialisasi PKM  2020 |Republika OnlineMahasiswa didorong mampu menggali ide-ide kreatif dan terus berinovasi.

Melalui NIC, Ide Kreatif Mahasiswa Dapat Diwujudkan |Republika OnlineMahasiswa STMIK Nusa Mandiri didorong pintar sekaligus inovatif.

Ini Keunggulan Prodi Magister Ilmu Komputer Nusa Mandiri |Republika OnlineMahasiswa diarahkan mahir dan kompeten di bidangnya.

NEC Dorong Mahasiswa Nusa Mandiri  Jadi Pengusaha |Republika OnlineTaglinenya adalah 'Bukan Mimpi, Jadi Pengusaha Mandiri'.

Gandeng Aptisi dan Kemendikbud, UBSI Gelar Webinar Nasional |Republika OnlineWebinar nasional itu mengupas transformasi D3 ke D4.