Warung Voa, Start Your Day With Voa, Apa Kabar Amerika, Voa Pop Notes, Voa Snapshots, News, Pelajaran Bahasa Inggris, Pers, Politik, Radio, Radio Suara Amerika, Sains, Seni, Siaran Bahasa Indonesia, Siaran Voa, Suara Amerika, Teknologi, Televisi, Tv, United States, Voa Bahasa Indonesia, Voa Indonesia, Voa Indonesia Program, Voa Siaran Indonesia, Voa

Warung Voa, Start Your Day With Voa

Pencarian Orang Hilang dalam Ledakan di Beirut Berlanjut

Pencarian Orang Hilang dalam Ledakan di Beirut Berlanjut

06/08/2020 21:42:00

Pencarian Orang Hilang dalam Ledakan di Beirut Berlanjut

Para petugas di Beirut, Kamis (6/8) masih melanjutkan pencarian orang-orang yang hilang setelah ledakan besar-besaran di pelabuhan kota itu Selasa lalu. Sementara itu Presiden Perancis Emmanuel Macron yang berkunjung ke Beirut memperingatkan negara itu akan terus melemah apabila tidak melakukan...

Lihat komentarPrintPara petugas di Beirut, Kamis (6/8) masih melanjutkan pencarian orang-orang yang hilang setelah ledakan besar-besaran di pelabuhan kota itu Selasa lalu. Sementara itu Presiden Perancis Emmanuel Macron yang berkunjung ke Beirut memperingatkan negara itu akan terus melemah apabila tidak melakukan reformasi yang serius.

Liga 1 Batal, PSSI Khawatir Dinilai Buruk oleh FIFA #MataNajwaMenantiTerawan, Netizen: Bapak di Mana, Pak? Setara Sebut Ada Peningkatan Tindakan Intoleransi di Pemerintahan Kedua Jokowi

Menurut kementerian kesehatan Lebanon, jumlah korban tewas meningkat menjadi 137 orang dan lebih dari 5.000 lainnya cedera dalam ledakan tersebut. Para pejabat memperkirakan jumlah korban tewas akan meningkat.Macron mengunjungi Beirut, Kamis (6/8) untuk bertemu para pemimpin politik. Perancis, bekas penguasa kolonial di Lebanon, mengirim dokter dan beberapa ton peralatan medis.

Presiden Perancis Emmanuel Macron (kanan) memberikan salam dengan isyarat tangannya kepada regu penyelamat setibanya di lokasi ledakan di pelabuhan Beirut, Lebanon, Kamis 6 Agustus 2020.Macron mengatakan kunjungannya merupakan “kesempatan untuk mengadakan dialog yang jujur dan menentang dengan kekuatan-kekuatan dan institusi-institusi politik Lebanon.” Ia juga memperingatkan “jika reformasi tidak dilakukan, Lebanon akan terus tenggelam.”

Kabinet Lebanon hari Rabu menetapkan situasi darurat selama dua pekan di Beirut dan memerintahkan militer untuk menempatkan dalam tahanan rumah, siapapun yang terlibat dalam penyimpanan amonium nitrat di gudang yang meledak di pelabuhan kota itu.Tim SAR Ceko dan Bantuan Iran Diberangkatkan ke Beirut

Pihak berwenang sedang menyelidiki apa yang menyebabkan ledakan itu. Para pejabat Lebanon memusatkan perhatian pada apa yang mereka katakan berton-ton amonium nitrat yang telah disimpan di gudang-gudang pelabuhan selama enam tahun ini.Presiden Michel Aoun telah berjanji untuk membuat mereka yang bertanggung jawab atas ledakan itu menghadapi “hukuman paling berat.”

Seorang pejabat Lebanon yang menjadi target penyelidikan telah berupaya mengalihkan tudingan atas bahan-bahan peledak di pelabuhan. Badri Daher, kepala departemen bea cukai, mengatakan kepada LBC TV Rabu malam bahwa para pejabat mengirim hingga enam pucuk surat ke pengadilan selama bertahun-tahun, meminta agar amonium nitrat itu dipindahkan karena ancaman bahayanya.

Militer Lebanon Boleh Tetapkan Tahanan Rumah Bagi yang Terlibat dalam Ledakan MautDaher mengatakan ia tidak dapat berbuat apapun selain memperingatkan pihak berwenang, meskipun ini berarti “kerja ekstra” baginya dan pendahulunya. Daher juga bersikukuh otoritas pelabuhan bertanggung jawab atas bahan peledak, sedangkan tanggung jawabnya adalah mencegah penyelundupan dan memungut cukai.

WHO: Negara Miskin Akan Dapat Tes COVID-19 Berbiaya Murah Sepertiga Orang RI Diproyeksi Makan Lebih Dikit Karena Bokek Masjid di Oman Siap Dibuka November Mendatang |Republika Online

Kemarahan meningkat terhadap berbagai kelompok politik Lebanon yang telah berkuasa di negara itu sejak berakhirnya perang saudara 15 tahun pada tahun 1990. Politisi yang telah lama menjabat banyak dianggap korup dan tidak mampu memberikan bahkan layanan paling mendasar seperti listrik.

Ledakan yang menghancurkan daerah pelabuhan penting itu demikian kuatnya sehingga menerbangkan pintu-pintu dan jendela-jendela jauh dari pelabuhan serta merusak banyak bangunan.Gubernur Beirut Marwan Abboud mengatakan situasi apokaliptik telah menyebabkan sekitar 300 ribu orang kehilangan tempat tinggal.

Baca lebih lajut: VOA Indonesia »

Sisa 1 Minggu Lagi Buat RI Cegah Jurang Resesi, Bisa?

Kuartal III-2020 tinggal menyisakan waktu sekitar 2 minggu lagi. Hal itu menjadi tenggat waktu bagi pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar Indonesia tidak terperosok ke jurang resesi.

Ledakan Beirut: Pencarian 100 orang hilang, Lebanon berkabung tiga hari - BBC News IndonesiaLebih dari 100 orang hilang menyusul ledakan dasyat yang menghantam area pelabuhan Beirut menyebabkan setidaknya 100 orang meninggal dan lebih dari 4.000 luka-luka, Lebanon tetapkan berkabung tiga hari. Semoga Lebanon Cepat Pulih

Beirut Lebanon Bak Zona Perang, 200 Ribu Orang Hilang Rumah |Republika OnlineBanyak negara telah menawarkan bantuan untuk Lebanon.

Ledakan Dahsyat di Beirut Tewaskan Sedikitnya 78 Orang, Melukai 4.000 Orang – Bebas AksesDahsyatnya ledakan di Beirut terasa hingga ke negara Siprus yang berjarak sekitar 240 kilometer utara Lebanon. Gubernur Kota Beirut, Marwan Abboud, melukiskan dahsyatnya ledakan seperti bom atom di Hiroshima tahun 1945. Internasional adadikompas

Ledakan di Beirut Lebanon, Saksi Mata: Seluruh Kota Hitam, Orang-orang Berlumuran Darah - Tribunnews.comBegini kronologi ledakan di Beirut, Lebanon. Seorang saksi mata mengatakan seluruh kota tampak hitam dan orang-orang berlumuran darah. Here’s what’s really going on right now. Praying for all affected:

Ledakan Dahsyat Terjadi di Beirut Lebanon, 70 Orang Tewas dan Lebih Dari 3.500 Orang Luka-lukaPihak berwenang di sana mengatakan, setidaknya 70 orang tewas dan lebih dari 3.500 lainnya luka-luka setelah ledakan besar-besaran.

Ledakan Besar di Beirut, 10 Orang Tewas dan Ratusan TerlukaSepuluh orang tewas dalam peristiwa ledakan di Pelabuhan Beirut, Lebanon. Ratusan orang mengalami luka-luka.