Program Kartu Prakerja, Prakerja Gelombang 12, Kartu Prakerja, Prakerja

Program Kartu Prakerja, Prakerja Gelombang 12

Website Palsu atau Joki Kartu Prakerja Marak Sejak Gelombang 4

Website Palsu atau Joki Kartu Prakerja Marak Sejak Gelombang 4

26/02/2021 15:47:00

Website Palsu atau Joki Kartu Prakerja Marak Sejak Gelombang 4

Masyarakat juga bisa melaporkan langsung ke polisi dengan melampirkan bukti lapornya jika menemukan website palsu Kartu Prakerja .

“Kalau masyarakat merasa dirugikan dengan adanya website palsu atau joki itu, ada dua hal yang bisa dilakukan. Pertama mereka sampaikan kepada kami kerugian tersebut, kerugian seperti apa, kami akan tindak lanjutkan ke aparat hukum,” kata Head of Legal Project Management Office Program Kartu Prakerja Gabriel Mukuan, dalam Bincang Sore Direktur Eksekutif, Jumat (26/2/2021).

Rizieq Meradang di Sidang: Nada Tinggi, Jari Menunjuk Jaksa Isu Kudeta Cak Imin, Eks Ketua DPC PKB: 22 Daerah Siap KLB |Republika Online Rizieq Shihab: Tim Tes PCR Utusan Bima Arya Yang Tak Datang-datang

Baca JugaPilihan lainnya, masyarakat juga bisa melaporkan langsung ke polisi dengan melampirkan bukti lapornya. Lebih lanjut Gabriel menjelaskan, memang website palsu dan joki-joki itu sudah banyak sekali sejak PMO membuka Program Kartu Prakerja gelombang 4.

“Masalah joki dan website palsu ini sudah ada di salah satu checklist PMO sejak tahun lalu, sejak bulan Agustus, ketika kita buka batch 4, setelah perbaikan data kelola mulai banyak website palsu dan joki,” ujarnya.Kendati begitu, PMO selalu proaktif mengecek situs-situs atau akun yang mengatasnamakan prakerja yang meminta data pribadi dari masyarakat. Dalam upayanya, PMO juga berkolaborasi dengan Kominfo untuk memblokir situs ilegal tersebut. headtopics.com

“Kami bersurat kepada Kominfo untuk ditindaklanjuti dan diblokir, saat yang sama kami infokan ke bareskrim Baintelkam (Badan Intelijen Keamanan) untuk dijadikan mereka sebagai bahan, karena ada beberapa akun website yang sudah merugikan orang dan sudah kami laporkan,” ungkapnya.

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini. 2 dari 3 halamanData BocorNamun, selama masyarakat tidak dirugikan oleh joki maka tidak apa. Tetap saja PMO menegaskan agar masyarakat tidak menggunakan jasa joki untuk menghindari kebocoran data pribadi.

Sebaliknya, jika masyarakat dirugikan oleh joki tersebut dan sudah mengandung unsur penipuan seperti iming-iming dipastikan lulus, maka masyarakat patut curiga dan jangan mudah percaya.“Dalam hal sudah ada peserta yang terbujuk kemudian joki bilang dia bisa menjamin calon peserta untuk menjadi penerima Prakerja, pada saat itu juga ada unsur penipuan, baru lah kita bisa melaporkan,” katanya.

Sejauh ini, PMO sudah melakukan edukasi kepada masyarakat terkait program Kartu Prakerja. Bahwa tidak ada yang bisa menjamin seseorang bisa lolos dan menjadi penerima Kartu Prakerja.“Jadi kalau mereka mau gunakan jasa joki sendiri, bisa dikatakan itu arrangement antara peserta dan joki tersebut, dan manajemen pelaksana posisinya kalau belum ada kerugian, kami hanya bisa mengedukasi mereka,” pungkasnya. headtopics.com

Bima Arya Ungkap Kronologi Penolakan Rizieq Shihab untuk Tes Usap di RS Ummi Emosi Rizieq Syihab Meluap Dengar Keterangan Bima Arya Tukang Ojek di Puncak Papua Dibunuh, Pelaku Diduga KKB Baca lebih lajut: Liputan6.com »

Korban Teror Bom Bertemu Mantan Teroris

Program deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme atau BNPT pada Selasa malam, diwarnai tangis haru saat sejumlah korban ledakan bom bertemu bel...