Warga Wadas Ini Manfaatkan Uang Ganti Rugi Beli Sawah & Kebun Sawit

20/05/2022 22:08:00

Muhlisin menerima UGR hingga mencapai Rp 3,4 miliar. Dari hasil itu dia membeli sejumlah bidang lahan, sawah dan lahan perkebunan sawit.

Wadas Purworejo, Tambang Andesit

Muhlisin menerima UGR hingga mencapai Rp 3,4 miliar. Dari hasil itu dia membeli sejumlah bidang lahan, sawah dan lahan perkebunan sawit.

Muhlisin menerima UGR hingga mencapai Rp 3,4 miliar. Dari hasil itu dia membeli sejumlah bidang lahan, sawah dan lahan perkebunan sawit.

-Sejumlah warga Desa Wadas Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo kini telah menerima uang ganti rugi (UGR). Uang yang diterima jauh lebih tinggi dari harga normal, sehingga para warga pun memanfaatkan hasilnya untuk investasi.Sebagian dari mereka memanfaatkan uang tersebut untuk membeli lahan baru yang justru lebih luas dan lebih subur. Selain itu juga digunakan untuk modal usaha dan juga ditabung.

Muhlisin, salah satu contohnya, ia menerima UGR hingga mencapai Rp 3,4 miliar. Dan, hasilnya itu dia membeli sejumlah bidang lahan, sawah dan lahan perkebunan sawit."Uang itu saya belikan dua bidang tanaman cengkeh, dua bidang sawah dan 5 hektar perkebunan sawit di Kalimantan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat.

Baca lebih lajut: detikcom »

Istana Jawab Soal Kemungkinan Jokowi Reshuffle Kabinet Lagi dalam Waktu Dekat

Menurut Faldo, Reshuffle kabinet masih mungkin dilakukan karena masih ada satu kursi menteri yang kosong. Baca lebih lajut >>

Ini baru mantap, menggunakan uang dengan benar Wadas melawan? dan dapat ganti rugi miliaran?

Gunakan Uang Salah Transfer untuk Bermain Judi, Warga Jepang Ini DitangkapPolisi di Jepang menangkap seorang pria yang menggunakan uang salah transfer sebesar 46,3 juta yen atau sekitar Rp5,2 miliar, untuk bermain judi. TempoDunia

Relakan Tanah untuk Kuari, Warga Wadas Mampu Beli Lahan Yang Lebih Luas dan Subur - Pikiran-Rakyat.comMuhlisin, misalnya, ia menerima UGR hingga mencapai Rp3,4 miliar. Dan, hasilnya itu dia belikan sejumlah bidang lahan, sawah dan lahan.

Protes Ganti Rugi Lahan Murah, Warga Minta Bupati-DPRD Lebak Turun TanganWarga menolak nilai ganti rugi pembebasan lahan sebesar Rp 20.000 per meter. Warga mendesak Bupati Lebak dan Ketua DPRD Lebak turun tangan di kasus ini. jokowi Wajarlah hrg 100 rb. Kalau jalan jadi juga mereka akan mencium bau yg berkepanjangan. Mudah2an aspek pengolahan sampah nya juga dilakukan dengan baik. Aku kalau beli mie kocok 47 rb di braga bdg. Enak rasanya....terasa. promo nih.

Pengedar Uang Palsu di Jawa Timur Ditangkap, Polisi Sita Uang Palsu Sebanyak Rp 9,7 Juta!Seorang warga Jombang, Jawa Timur, ditangkap polisi karena mengedarkan uang palsu.

Rusak Rumah Mantan Suami, Wanda Hamidah Siap Ganti RugiWanda Hamidah seperti diungkapkan kuasa hukumnya berjanji bahwa semua kerugian yang timbul karena perbuatan dia akan diganti, dia siap tanggung jawab.

Diduga Nyetir Saat Mabuk, Kim Sae Ron Harus Ganti Rugi Segini Atas Kerusakan Properti PublikKim Sae Ron di bawah penyelidikan polisi karena mengemudi saat mabuk. Menyebabkan kerusakan pada fasilitas yang dipasang di jalan atau trotoar mengakibatkan pengemudi wajib menanggung biaya restorasi.

Jakarta - Sejumlah warga Desa Wadas Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo kini telah menerima uang ganti rugi (UGR).TEMPO.PIKIRAN RAKYAT - Warga Desa Wadas Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah yang rela melepas tanahnya untuk penambangan kuwari Bendungan Bener, justru mampu mencari lahan yang lebih luas dan subur.Warga Tolak Nilai Ganti Rugi Pembebasan Lahan di Lebak: Lebih Mahal Rokok! Ahim mengatakan ganti rugi pembebasan lahan hanya dihargai Rp 20 ribu per meter.

Uang yang diterima jauh lebih tinggi dari harga normal, sehingga para warga pun memanfaatkan hasilnya untuk investasi. Sebagian dari mereka memanfaatkan uang tersebut untuk membeli lahan baru yang justru lebih luas dan lebih subur.Seperti dilansir Channel NewsAsia Kamis 19 Mei 2022, uang itu merupakan dana bantuan COVID-19 yang salah transfer. Selain itu juga digunakan untuk modal usaha dan juga ditabung. Dan, hasilnya itu dia belikan sejumlah bidang lahan, sawah dan lahan perkebunan sawit. Muhlisin, salah satu contohnya, ia menerima UGR hingga mencapai Rp 3,4 miliar.Pria itu mengaku telah menggunakan seluruh dana untuk judi online di situs web kasino luar negeri. Dan, hasilnya itu dia membeli sejumlah bidang lahan, sawah dan lahan perkebunan sawit. Bahkan kami seolah dibiarkan tanpa kejelasan," tuturnya.

"Uang itu saya belikan dua bidang tanaman cengkeh, dua bidang sawah dan 5 hektar perkebunan sawit di Kalimantan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat.Pengacara pria itu mengatakan akan mengupayakan penyelesaian melalui pengadilan, yakni membayar dengan menyicil. Selain itu, lahan yang dibelinya lebih produktif dibanding sebelumnya. Baca juga: Pemprov Jateng Beri Kompensasi Rp 335 M ke 233 Warga Wadas Terdampak Tambang Saat ini, aset tanah miliknya banyak dan luas. Selain itu, lahan yang dibelinya juga lebih produktif dibanding sebelumnya. Dia diketahui tinggal seorang diri, sehingga tidak ada orang lain yang diyakini terlibat dalam kasus ini. Begitu pula dengan Busri, warga Desa Wadas yang juga mendapat UGR hingga Rp 3 miliar. Baca Juga: Tes Logika: Apa yang Harus Rusak Sebelum Digunakan? Tebak dalam 15 Detik dan Buktikan Anda Pintar Begitu pula dengan Busri, warga Desa Wadas yang juga mendapat UGR hingga Rp 3 miliar. Uang itu langsung dimanfaatkannya untuk memborong dua unit mobil, satu unit motor trail, satu rumah dan beberapa bidang tanah. Tak dijelaskan mengapa uang itu dipakai meskipun bukan miliknya. Persoalan yang ada di daerahnya seharusnya jangan diam saja," tegasnya.

Menurut Busri, UGR yang dicairkan pemerintah tidak mengecewakan warga. Sehingga warga bisa membeli lahan ganti yang lebih bagus dan luas.Kasus ini membuat heboh Jepang dan memaksa Wali Kota Abu, Norihiko Hanada, meminta maaf kepada publik. Menurut Nusri, UGR yang dicairkan pemerintah tidak mengecawakan warga. "Kalau yang lahan ada beberapa bidang, sudah ada tanamannya seperti pohon sengon dan lainnya," ungkapnya. Baca juga: Terdampak Tambang Andesit, Warga Wadas Ini Terima Rp 6 Miliar Setelah membeli sejumlah aset, baik mobil, rumah dan lahan, Busri masih mampu menyisakan sekitar Rp 300 juta untuk ditabung. 'Saya tidak langsung percaya (bahwa dia menggunakan semuanya), dan saya pikir mungkin masih ada sisa uang di suatu tempat,' katanya. Busri menjelaskan kalau UGR yang diberikan pemerintah ini bukan ganti rugi melainkan ganti untung, karena menguntungkan.. Tapi kami akan terus berjuang hingga mencapai tujuan kami," paparnya.

Busri menceritakan, selama ini Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga sering mengunjungi warga Desa Wadas. Ganjar selalu berpesan agar uang ganti rugi itu digunakan sebaik-baiknya untuk usaha dan investasi agar lebih bermanfaat. (ega/ega) .