Tweet Bobroknya Penanganan Covid-19 di Surabaya, Dokter RS Royal Minta Maaf dan Terima Sanksi

  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 15 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 9%
  • Publisher: 68%

Indonesia Berita utama Berita

Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama

Dia juga mengomentari tentang pemberian telur rebus dan wedang jahe oleh Pemkot Surabaya serta proses pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Setelah statusnya viral, pemilik akun @cakasana membuat klarifikasi. Ia menulis bahwa rumah sakit tempatnya bekerja sudah mendapatkan APB baik dari Pemkot Suranaya ataupun Pemprov Jatim.Klarifikasi: Baru ngobrol sama orang RS dan saya dapat beberapa info akhirnya. Untuk di RS saya bekerja sendiri, kami dapat bantuan dari semua pihak . Untuk ini saya harus minta maaf. Ada kesalahanOke kalau gitu kita mulai saja...

tentang bobroknya penanganan COVID-19 di SurabayaSementara itu Jubir RS Royal Surabaya dr Dewa Nyoman Sutanaya mengatakan pihaknya telah memberi sanksi pada dokter yang menulis status tersebut.Selain itu Dewa mengatakan pihak rumah sakit meminta maaf dan akan melakukan investigasi internal.

 

Terima kasih atas komentar Anda. Komentar Anda akan dipublikasikan setelah ditinjau.
Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

 /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Risma ajak warga Surabaya disiplin melaksanakan protokol COVID-19Pembentukan Kampung Wani Jogo Suroboyo di setiap RW di Surabaya adalah mengajak masyarakat lebih disiplin dengan protokol kesehatan tidak hanya di rumah maupun kantor, tapi juga di semua aktivitas.
Sumber: antaranews - 🏆 6. / 78 Baca lebih lajut »

RS di Surabaya Kewalahan Tangani Lonjakan Pasien Covid-19Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia Surabaya, Arief Bakhtiar, mengatakan sejumlah rumah sakit di Surabaya, Jawa Timur tak bisa menampung lonjakan pasien Covid-19.
Sumber: tempodotco - 🏆 12. / 63 Baca lebih lajut »

Viral Utas Kritik Penanganan Covid-19 di Surabaya, Pengunggah Ternyata Dokter, Ini Kata RS - Tribunnews.comViral Utas Kritik Penanganan Covid-19 di Surabaya, Pengunggah Ternyata Dokter, Ini Kata RS via tribunnews newsupdate Harus di buktikan klau emang benar rakyat menghukum pemkot tp klau g bener dokter hrs di proses. Herrreza Sudah di klarifikasi mas... Kalau dia pns,panggil. Skors.
Sumber: tribunnews - 🏆 37. / 51 Baca lebih lajut »

Surabaya Terima Bantuan Tiga Mobil Laboratorium Tes Covid-19 |Republika OnlineTiga mobil laboratorium tes Covid-19 berasal dari BNPB dan BIN.
Sumber: republikaonline - 🏆 16. / 63 Baca lebih lajut »

Dokter yang Ungkap Buruknya Penanganan COVID-19 Surabaya Dapat Teguran, Kini Beri Klarifikasi - Tribun AmbonPada 27 Mei 2020 Sekitar pukul 15.11 WIB, pemilik akun itu kembali menuliskan pernyataan semacam klarifikasi atas cuitan sebelumnya. Sebaiknya dokter bicara dgn data. Klo ndak bagaimana klo dia menangani suatu penyakit?
Sumber: tribunnews - 🏆 37. / 51 Baca lebih lajut »

Surabaya sudah lakukan tes cepat COVID-19 pada 21.203 wargaPemerintah Kota Surabaya di Provinsi Jawa Timur sudah melakukan pemeriksaan menggunakan alat tes diagnostik cepat untuk mendeteksi penularan COVID-19 ...
Sumber: antaranews - 🏆 6. / 78 Baca lebih lajut »