Tersangka Demo Ricuh di Jakarta Bertambah 143 Orang |Republika Online

Polda Metro Jaya mengatakan 70 persen tersangka adalah pelajar.

26/10/2020 16:02:00

Polda Metro Jaya mengatakan 70 persen tersangka adalah pelajar.

Polda Metro Jaya mengatakan 70 persen tersangka adalah pelajar.

"Ada 143 orang yang menjadi tersangka," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjanadi Mako Polda Metro Jaya, Senin (26/10).Polda Metro Jaya pada awalnya mengamankan 2.667 orang terkait ricuh unjuk rasa tersebut dan diketahui sebanyak 70 persen di antaranya adalah pelajar. Sebagian besar orang-orang yang diamankan telah dipulangkan dan hanya 143 orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

Daftar Lengkap Nominasi Grammy Awards 2021 Masuk Nominasi Grammy Awards 2021, BTS Cetak Sejarah Ketua KPK Klarifikasi Soal Baca 'Why Nations Fail' pada 2002

Baca Juga Sebanyak 143 orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka lantaran terjerat pasal terkait perusakan terhadap fasilitas umum dan perlawanan terhadap petugas. Kemudian dari 143 orang tersangka tersebut, sebanyak 67 tersangka ditahan oleh pihak kepolisian dan sebanyak 31 orang diantaranya berstatus pelajar.

"Dari 67 orang itu, ada 31 orang yang berstatus pelajar," ujarnya.Terkait hal itu, Polda Metro Jaya pada Senin menggelar pertemuan dengan Kodam Jaya serta jajaran Pemprov DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat untuk mencegah pelajar dimanfaatkan oleh pihak yang ingin menimbulkan kericuhan.

"Kami memang ada upaya untuk mencari solusi bagaimana hal terbaik agar para pelajar jangan sampai kemudian dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok anti kemapanan yang kemudian juga menimbulkan aksi-aksi yang bersikap anarkis," kata Nana.Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, beserta kepala Dinas Pendidikan Jakarta, Jawa Barat dan Banten serta perwakilan kepala sekolah dari Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi.

Baca lebih lajut: Republika.co.id »

Streaming BERANI BERUBAH: Warga Makmur ala Lorong Sayur

Pandemi Covid-19 membuat banyak tak bisa bergerak. Bepergian dibatasi, kontak fisik dikurangi, dan yang pasti pekerjaan pun banyak yang berhenti. Bukan hanya satu atau dua, namun banyak yang kehilangan mata pencaharian. \r\n\r\nInilah yang membuat para korban PHK harus banyak memutar otak. Mencari cara untuk mengisi waktu kosong, serta memiliki pendapatan yang stabil. Begitu juga dengan yang dialami oleh para warga di RT 11, Jatimulyo, Yogyakarta. Mereka harus Berani Berubah.\r\n\r\nLewat kegiatan Kelompok Tani Dewasa Ngremboko, para warga bisa menghasilkan pangan mereka sendiri dengan menanam sayur. Dari yang semula berdiam diri di rumah dan tak memiliki kegiatan yang menghasilkan, kini para warga bisa menikmati upaya cocok tanamnya masing-masing.\r\n\r\nHasil sayuran yang ditanam juga sepenuhnya untuk mencukupi kebutuhan makan mereka. Selain itu, warga juga memiliki kolam lele dan peternakan ayam untuk dikonsumsi bersama.\r\n\r\nYuk, ikuti kisah ini maupun yang lainnya dalam Program Berani Berubah, hasil kolaborasi antara SCTV, Indosiar bersama media digital Liputan6.com dan Merdeka.com.\r\n\r\nProgram ini tayang di Stasiun Televisi SCTV setiap Senin di Program Liputan 6 Pagi pukul 04.30 WIB, dan akan tayang di Liputan6.com serta Merdeka.com pada pukul 06.00 WIB di hari yang sama.\r\n\r\nIngin tahu cerita lengkap ini, simak dalam video berikut ya.\r\n

sekalian aja pa tangkap semua, katanya DEMOKRASI Yang dibilang perwira pake jaket almamater kena gebuk sabhara, jadi tsk nggak? Kelompok mana yg memperugunakan murid untuk menggulingkan Jokowi dengan demonstrasi? Kalo dah begini coba KomnasHAM KPAI_official KontraS kasih masukan dong, gmn caranya biar anak sekolah nggak ikut2an, jangan cuma suka nyinyir kalo aparat menangkap para perusuh itu.

67 Orang Ditahan Terkait Demo Ricuh UU Omnibus LawPolisi menahan 67 demonstran terkait kericuhan di aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) beberapa waktu lalu. Dari jumlah itu, 31 orang di antaranya merupakan pelajar.

Polisi Masih Tahan 67 Peserta Demo Omnibus Law di JakartaPolda Metro Jaya menahan 67 orang tersangka terkait aksi demo menolak Omnibus Law UU Ciptaker. Sebagian di antaranya masih berstatus pelajar. Demo itu menyuarakan keinginan, pendapat. Kok ditangkepin ya.. Lucunya negeri ini

Anak di Bawah Umur Demo, Psikolog: Kenakalan Remaja |Republika OnlineMereka dalam bertindak tidak memikirkan apa akibatnya. Kalo anak di bawah umr?

Bakal Ada Demo Besar-besaran Jika Jokowi Teken UU Cipta KerjaPresiden Jokowi dikabarkan akan menandatangani berkas final UU Omnibus Law Cipta Kerja pada 28 Oktober 2020. Bila diteken, buruh akan kembali demo besar-besaran! jokowi omnibuslaw Dia yg ngajuin sebagai inisiator masa gak tanda tangan wkwkwk.. Yg kencang demonya ya.. Boleh seru. Udah teken aja , teken engga teken juga bakalan demo

Kronologi Demo Nigeria: Kebrutalan Polisi dan Tuntutan ReformasiKetegangan meningkat setelah pengunjuk rasa yang tidak bersenjata ditembak di kota terbesar negara itu, Lagos, pada Selasa. Di Nigeria ada SJW gak ya? 🏃🏃🏃🏃🏃

Update Virus Corona di Dunia 25 Oktober: 42 Juta Kasus | Demo Anti-lockdown di InggrisBerikut update penyebaran virus corona di dunia 25 Oktober 2020. Tercatat 42 juta kasus infeksi hingga aksi demo anti-lockdown di Inggris. Konon orang hitam lebih tahan virus covig 19?