Tak penuhi target program anti-doping, Indonesia dijatuhi sanksi WADA, mengapa bisa terjadi? - BBC News Indonesia

Seorang mantan atlet nasional mengaku tidak pernah diminta mengikuti tes doping yang digelar pemerintah. Apakah program anti-doping terganjal anggaran?

18/10/2021 15:43:00

Seorang mantan atlet nasional mengaku tidak pernah diminta mengikuti tes doping yang digelar pemerintah. Apakah program anti-doping terganjal anggaran?

Seorang mantan atlet nasional mengaku tidak pernah diminta mengikuti tes doping yang digelar pemerintah. Apakah program anti-doping terganjal anggaran?

Cerita mantan atletMantan karateka Sandy Wirawan mengatakan belum pernah menjalani tes doping, termasuk saat dia menjalani program pelatihan nasional selama beberapa tahun.Sandy berkata, pemerintah juga tidak memintanya menjalani tes doping saat hendak berkompetisi di kejuaraan setingkat pekan olahraga nasional maupun kejuaraan dunia.

Semeru Erupsi, Wabup Lumajang Sebut 10 Warga Belum Bisa Dievakuasi BNPB Catat 13 Orang Meninggal Akibat Erupsi Gunung Semeru Viral U-Turn Depan MOI Jakut Disebut Menyulitkan Pengguna Jalan Kini Ditutup

"Secara reguler tes doping itu tidak ada," ujar Sandy saat dihubungi, Senin (18/10)."Yang mengadakan biasanya Komite Olimpiade Indonesia. Mereka bilang ada target tes yang harus dicapai dan anggarannya lumayan besar."Sewaktu saya ikut PON tahun 2012, atlet yang ikut tes doping ditentukan dengan cara diundi karena mungkin ongkosnya tinggi.

"Saya tidak pernah ikut tes doping, walau saya memang tidak menggunakan doping. Untuk ajang internasional pun, jarang dites. Dari induk organisasi karate juga tidak melakukan tes secara berkesinambungan," kata Sandy.Dalam kondisi itu, Sandy berinisiatif mempelajari nutrisi dan jenis-jenis suplemen atau obat-obatan. Saat menjalani pelatnas, Sandy juga selalu mengonsumsi makanan yang disediakan ahli gizi. headtopics.com

Dengan cara itu, Sandy yakin tidak akan terganjal urusan doping."Saya jarang mengonsumsi vitamin atau suplemen. Saya percaya tim ahli gizi di pelatnas membei makanan yang tidak mengandung doping."Jadi sebenarnya usaha preventif sudah dilakukan karena mungkin otoritas tahu mereka tidak bisa menjalankan tes doping secara berkala dan besar-besaran," ujar Sandy.

Sumber gambar,ANTARA FOTO/FAUZANKeterangan gambar,Lembaga Anti-Doping Indonesia menyebut berencana mengirim ratusan sampel uji doping atlet yang mengikuti PON 2021 kepada WADA.Mengapa Indonesia terganjal doping?pernyataan tanggal 7 Oktoberlalu, mereka menyatakan Indonesia gagal memenuhi target jumlah tes doping tahunan.

Pelaksana program anti-doping di Indonesia adalah Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI). Lembaga yang berada di bawah Kementerian Pemuda dan Olahraga ini bertugas memastikan Indonesia memenuhi seluruh regulasi anti-doping internasional.Karena LADI gagal memenuhi target jumlah tes doping, WADA menjatuhkan sejumlah hukuman untuk Indonesia.

Sanksi itu berupa larangan menjadi tuan rumah kejuaraan olahraga tingkat regional, kontinental, dan internasional.Setidaknya terdapat enam ajang olahraga internasional yang dijadwalkan digelar di Indonesia dalam satu tahun ke depan. Tiga di antaranya adalah kejuaraan bulutangkis Indonesia Masters, Indonesia Open, dan BWF World Tour Finals. headtopics.com

Deretan CEO dan Potensi India Jadi Episentrum Teknologi Dunia Tak Ada Tanda-tanda Semeru Meletus, Korban Selamat: Seperti Kiamat 13 Warga Meninggal Dunia Akibat Erupsi Gunung Semeru

Tiga lainnya adalah Kejuaraan Basket Asia, Piala Asia Sepak Bola Putri U-17, dan balap motor World Superbike.Meski begitu, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menyatakan tiga ajang internasional mereka tetap akan berlangsung, meski tanpa kehadiran penonton.

Sementara itu, sanksi lain akibat jumlah tes doping yang tidak sesuai target adalah larangan mengibarkan bendera Merah Putih pada ajang olahraga yang melibatkan WADA, kecuali Olimpiade dan Paralimpiade.Sumber gambar,AFP/KIRILL KUDRYAVTSEVKeterangan gambar,

Sansi terkait program anti-doping juga sempat dijatuhkan kepada Rusia. Pada Olimpiade 2020, mereka dilarang menggunakan bendera resmi negara.Salah satu pejabat LADI, Arie Sutopo, menyebut WADA kerap meminta setiap negara meningkatkan jumlah tes doping setiap tahun.

Padahal menurutnya, target tes tahunan semestinya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing negara, baik terkait anggaran maupun teknis pelaksanaan tes."Semakin banyak tes akan semakin baik, itu keinginan WADA. Tapi jumlahnya harus tergantung kapasitas nasional, jangan sampai di luar kemampuan LADI. Itu yang sering jadi masalah," ujar Arie. headtopics.com

Ari dalam kepengurusan LADI sebelumnya menjabat sebagai wakil ketua. Kini dia duduk sebagai pembei menjadi salah satu asesor yang mempertimbangkan pengecualian suplemen atau obat untuk atlet yang menghadapi masalah kesehatan.Arie berkata, setiap awal tahun WADA meminta rencana dan target tes doping LADI. Agar tidak terlilit masalah, LADI membuat target yang mungkin dicapai.

Saat dijatuhi sanksi oleh WADA, Indonesia baru mencapai 72 sampel tes doping. LADI mengklaim akan mengirim ratusan sampel tes susulan dari hasil uji doping atlet di PON 2021.Atlet angkat besi nasional, Eko Yuli, sebelumnya berkata kepada kantor berita

Giliran Coletot, Kudapan Singkong Eratkan Jabar-DI Yogyakarta Barcelona Vs Real Betis: Sempoyongan, Gavi Dibawa ke Rumah Sakit Gunung Semeru Meletus, Puan: Utamakan Penyelamatan Warga

Antarabahwa hanya peraih medali emas yang diminta mengikuti tes doping pada PON 2021. Ia melontarkan kritik, bahwa tes doping seharusnya diterapkan pada seluruh peraih medali.Sumber gambar,Getty Images/Patrik StollarzKeterangan gambar,DPR berencana merevisi regulasi terkait doping dalam UU Sistem Keolahragaan Nasional agar sesuai dengan ketentuan internasional.

Siapa yang harus bertanggung jawab?Merujuk UU 3/2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, setiap induk organisasi olahraga wajib membuat regulasi doping yang memuat ancaman sanksi.Beleid ini mengatur, pengawasan program anti-doping wajib dilakukan pemerintah melalui LADI.

Namun Wakil Ketua Komisi X DPR, Dede Yusuf, menyebut LIDI kerap tidak efektif menjalankan tugas anti-doping. Dede berkata, Indonesia juga sempat diancam sanksi akibat tidak mematuhi regulasi doping global.Dalam waktu dekat Komisi X akan memanggil pemerintah untuk menjelaskan duduk perkara dan solusi atas sanksi ini.

"Tentu semua orang saat ini menyalahkan LADI. Tapi saya harus bertanya ke Kemenpora, apakah ada anggaran untuk melakukan tes dan mengirim sampelnya."Selama pandemi banyak pemotongan anggaran. Kemenpora terpotong hampir 50%. Apakah anggaran LADI juga terpotong? Saya tidak ingin buru-buru menyalahkan LADI saja," kata Dede.

Lebih dari itu, DPR juga berencana merevisi aturan doping dalam UU Sistem Keolahragaan Nasional. Seluruh jenis doping, kata Dede, akan disesuaikan dengan regulasi yang dibuat WADA, organisasi yang disebutnya paling berkuasa terkait isu ini."Kami targetkan revisi akan selesai tahun ini," ucap Dede.

Baca lebih lajut: BBC News Indonesia »

100 hari Taliban berkuasa: Kemiskinan dan kelaparan menghantui Afghanistan - BBC News Indonesia

Seberapa jauh Afghanistan berubah sejak Taliban menggulingkan pemerintahan yang didukung Barat? Akankah masyarakat Afghanistan mendapatkan kedamaian yang mer...

ketika indonesia tdk memenuhi persyaratan badan anti doping dunia, justru berhasil atlitnya berprestasi menjuarai piala thomas...hmm🤔🤨🧐 Duitnya abis buat bayar buzzer. More likely corruption in the Government/sporting body.

Apa Kesalahan Indonesia hingga Dapat Sanksi dari WADA Badan Antidoping Dunia?Badan Antidoping Dunia (WADA) memberi sanksi sehingga bendera Indonesia tak berkibar di Thomas Cup 2020.

Mengenal Kategori Doping dalam OlahragaMenurut laman resmi WADA, terdapat enam jenis kategori zat yang dilarang untuk digunakan dalam dunia olahraga, simak berikut ini. TempoSport

KOI Minta LADI Segera Selesaikan Urusan dengan WADANOC Indonesia meminta Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) segera menyelesaikan tanggung jawabnya kepada Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Selengkapnya: 👇 LADI

KOI Minta LADI Segera Bereskan Persoalan Sanksi Badan Antidoping DuniaKOI Minta Lembaga Anti Doping Indonesia segera bereskan eersoalan sanksi Badan Antidoping Dunia

Kronologi Sanksi WADA yang Berdampak Pahit buat Tim Thomas IndonesiaPadahal, jauh-jauh hari stakeholder Indonesia (Kemenpora, LADI, KONI dan KOI) sudah diperingatkan soal sanksi ini oleh Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Sesal kemudian......akibat 'lambannya' respon memenuhi kewajiban !?!

WADA Pastikan WSBK Indonesia di Mandalika 2021 AmanBadan Anti-Doping Dunia (WADA) mengonfirmasi World Superbike (WSBK) 2021 di Sirkuit Mandalika aman digelar meski sanksi Indonesia tetap berlangsung.