Kantongplastik, Plastik, Kantong Plastik, Larangan Kantong Plastik, Pergub Larangan Kantong Plastik, Kemasan Yang Bisa Dimakan, Kemaasn Yang Bia Dimasak

Kantongplastik, Plastik

Solusi Sampah Plastik, Kantong Plastik Ini Bisa Dimasak dan Dimakan!

Jakarta melarang penggunaan kantong plastik hari ini. Di luar negeri, ada kantong plastik yang bisa dimakan untuk menekan jumlah sampah plastik. Seperti apa?

01/07/2020 10:22:00

Jakarta melarang penggunaan kantong plastik hari ini. Di luar negeri, ada kantong plastik yang bisa dimakan untuk menekan jumlah sampah plastik. KantongPlastik via detikfood

Jakarta melarang penggunaan kantong plastik hari ini. Di luar negeri, ada kantong plastik yang bisa dimakan untuk menekan jumlah sampah plastik. Seperti apa?

berbahan tepung singkong yang dipadukan minyak nabati. Dilansir dari Telobag (21/9), jika biasanya kantong plastik biasa memakan waktu ratusan tahun untuk terurai, tapi yang menggunakan singkong ini hanya membutuhkan waktu beberapa tahun saja.Ada juga kemasan ramah lingkungan lainnya yang bahkan bisa dimakan. Dilansir dari akun Twitter @mashable (30/6), kemasan yang bisa dimakan ini dibuat oleh Roza Janusz, desainer dari Polandia.

Jubir Covid soal Target Meleset di Jatim: Warga Tak Patuh Kisah Anak Tukang AC Berprestasi tapi Gagal PPDB Tangerang, 'Dipaksa' Cari Sekolah Swasta Data Pribadi Denny Siregar Bocor, PSI Minta DPR Segera Sahkan RUU Perlindungan Data Pribadi - Tribun Jakarta

Kemasan yang Bisa Dimasak dan Dimakan Foto: Twitter @mashableKemasan tersebut terbuat dari kombucha yang difermentasi dengan bakteri. Hasil fermentasi tersebut membentuk beberapa lapisan membran pembungkus.Agar bisa dipakai untuk mengemas makanan, lapisan tersebut harus ditunggu selama 2 minggu terlebih dahulu. Setelah itu bisa jadi pembungkus atau kantong makanan.

Kemasan yang Bisa Dimasak dan Dimakan Foto: Twitter @mashable Baca lebih lajut: detikcom »

detikfood Padahal beberapa oknum tukang gorengan udeh lebih dulu nerapin hal ini, kantong plastik bekas minyak ikutan digoreng untuk mengurangi sampah plastik dan membuat gorengan lebih tahan lama detikfood Di Indonesia dari tahu 2017 juga udah ada, tapi entah kenapa pemerintah, supermarket/mini market ga mau kerja sama sama orang ini

detikfood Wow,, nanti kantong plastik dr bahan kombucha bisa laku dimasa depan,, cukup beli satu pack bisa kenyang 🤪 detikfood mungkin....... plastik bungkus permen susu yg terbuat dari gelatin yang baru aja diumumin klo itu ga halal padahl udh dijual berpuluh-puluh tahun. detikfood Wah kita yg kota kecil di jambi sudah bertahun2 di terapkan walikota nya, indomaret, alfamart dan mall2 gk pake kantong plastik lagi

Adakah Solusi untuk Pengganti Plastik Sekali Pakai?DKI Jakarta mewajibkan penggunaan kantong ramah lingkungan dan melarang plastik sekali pakai mulai 1 Juni. Kira-kira apa solusi penggantinya? SampahPlastik via detikTravel detikTravel typo min, 1 july keles bukan juni detikTravel paper bag detikTravel kantong kain 😉

Solusi Masalah Karhutla Perlu Dilihat dari Beragam Ilmu |Republika OnlinePemerintah kini tengah mencoba skema insentif daerah bagi yang mampu menjaga hutannya

Kahmi Optimistis RUU Cipta Kerja Jadi Solusi Atasi PengangguranKahmi sambut optimistis UMKM diatur bagus dalam RUU Cipta Kerja.

Ini Solusi Kemendikbud Atasi Kisruh PPDB DKI JakartaAda kabar baik dari Kemendikbud soal PPDB DKI Jakarta. Semoga menyelesaikan kekisruhan. Kemendikbud

Menteri Teten Apresiasi Solusi GoFood Membantu UMKM di Tengah PandemiMenkop UKM Teten Masduki mengapresiasi solusi GoFood dalam mempercepat UMKM go-online di tengah pandemi. KemenkopUkm Oòhhhh....Teten tuh mentri yah?.. Dasar aku ini....ga gaul amat.

Kisruh Aturan Usia PPDB DKI Jakarta Berujung Tiga Opsi SolusiKemendikbud membuka opsi menambah kuota siswa sebagai solusi polemik aturan usia dalam PPDB DKI yang menuai gelombang demo para orang tua peserta. Solusinya tambah ruang kelas baru, biar ketampung hhh bingung sm sistem pendidikan sekarang, yang diprioritaskan umur tua sampe sampe ada yang umur 20thn masuk sma, sedangkan lowangan pekerjaan memprioritaskan yang umurnya muda... ga sinkron, nanti ujung ujungnya cuma nambah angka pengangguran Solusi terbaik adalah membangun gedung sekolah baru bukan mengotak atik peraturan yg membuat bingung calon siswa dan ortunya...ujung2nya terjadi kolusi antara pihak sekolah dan calon siswa...jumlah gedung sekolah bisa disesuaikan dgn data calon siswa yg akan lulus...