Singapura, Kondominium Strata, Corona, Covid 19, Singapura, Kondominium, Kondominium

Singapura, Kondominium Strata

Serapan Kondominium di Singapura Melonjak 72 Persen

Berbanding terbalik dengan segmen menengah, volume penjualan residensial non-landed di Wilayah Tengah (RCR) menyusut hingga 18,3 persen perkuartal.

07/05/2020 3:53:00

Berbanding terbalik dengan segmen menengah, volume penjualan residensial non-landed di Wilayah Tengah (RCR) menyusut hingga 18,3 persen perkuartal.

Berbanding terbalik dengan segmen menengah, volume penjualan residensial non-landed di Wilayah Tengah (RCR) menyusut hingga 18,3 persen perkuartal.

Lonjakan penjualan ini dipicu proyek kondominium baru The M hingga 387 unit.Berdasarkan laporan Private Residential Market dari OrangeTee & Tie, angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan total pencapaian pada periode yang sama tahun 2019 lalu yang hanya mencapai 561 unit. 

Habib Rizieq Tidak Boleh Dijenguk, Termasuk Oleh FPI Akhir Pelarian Stafsus Menteri KKP Tersangka KPK dengan Serahkan Diri Menerka Pengganti Edhy Prabowo di Kursi Menteri Usai Dijerat KPK

Sementara, secara triwulanan pertumbuhan tersebut tumbuh 7,1 persen lebih tinggi ketimbang Kuartal IV-2019 yang terjual 901 unit.Baca juga:Survei: Jakarta Masih Menjadi Favorit Pencari RumahSecara keseluruhan, harga rata-rata rumah mewah non-landed di pasar sekunder relatif stabil, yakni sekitar 2.020 dollar Singapura per kaki persegi atau Rp 21,53 juta per kaki persegi.

Sementara, rumah non-landed baru di Core Central Region (CCR) dijual dengan harga 2.540 dollar Singapura per kaki persegi atau Rp 27 juta per kaki persegi.Penyerapan pasar yang kuat pada segmen rumah mewah ini berbanding terbalik dengan keadaan pasar properti di Singapura yang melemah.

Namun, berbanding terbalik dengan segmen menengah, volume penjualan residensial non-landed di Wilayah Tengah (RCR) menyusut hingga 18,3 persen perkuartal.Pada Kuartal I-2020, volume penjualan residensial non-landed hanya terjual mencapai 1.196 unit dibandingkan pada kuartal keempat tahun lalu yang dapat terjual mencapai 1.464 unit.

Harga rata-rata kondominium baru pun turun 1 persen secara kuartal menjadi rata-rata Rp 19,7 juta per kaki persegi sedangkan Kuartal IV-2019 mencapai Rp 19,5 juta per kaki persegi.Harga residensialdi pasar sekunder juga turun 2,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Tahun ini hanya mencapai Rp 14,6 juta per kaki persegi dari harga residensialnon-landedtahun lalu yang mencapai senilai Rp 15 juta per kaki persegi.“Meskipun harga turun, proporsi residensialnon-landedtetap sama dengan Kuartal IV-2019. yang mencapai 532 unit atau 44,4 persen dari penjualan rumah

non-landeddi wilayah RCR yang luasnya bawah 800 kaki persegi,” ujar Sun dikutip Baca lebih lajut: Kompas.com »

Edhy Prabowo Resmi Mundur Dari Menteri & Partai

Live streaming 24 jam: https://www.cnnindonesia.com/tv Ketua harian Dpp partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menegaskan, pihaknya telah menerima surat pengundu...

Bursa Asia Terkoreksi Jelang Survei Layanan TiongkokDi Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,58 persen, sementara indeks Topix melemah 0,64 persen.

Rencana Pelonggaran Lockdown Terbangkan Harga MinyakHarga minyak dunia melonjak 13,86 persen lebih terdorong oleh rencana pelonggaran lockdown yang dilakukan sejumlah negara. Harga minyak dimari tetap aja tuh Dan pengaruhnya untuk Indonesia, apakah itu? Alhamdulillah tanda2 roda ekonomi mulai jalan 🙏

Angka Pengangguran di Banten Tertinggi di IndonesiaAngka pengangguran di Provinsi Banten tertinggi di Indonesia mencapai 8,01 persen atau sebanyak 489.216 orang.

Ekonomi Hanya Tumbuh 2,97 Persen, BI: karena Pengaruh Covid-19Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2020 hanya tumbuh 2,97 persen, atau di bawah kebiasaan di angka 4-5 persen.

Minyak Turun di Bawah US$ 30 Seiring Meningkatnya PasokanMinyak mentah acuan global Brent ditutup turun US$ 1,25, atau 4 persen mencapai US$ 29,72 per barel.

Siang Ini Bursa Tokyo Melemah, Hong Kong dan Shanghai NaikKospi di Korea Selatan naik 23,4 (1,23 persen) mencapai 1.918.