Bangkitdaripandemi, 8 Ukasindonews

Bangkitdaripandemi, 8 Ukasindonews

Seniman Indonesia Unjuk Kebolehan di Festival Seni dan Teknologi Terbesar Dunia

Seniman Indonesia Unjuk Kebolehan di Festival Seni dan Teknologi Terbesar Dunia #BangkitdariPandemi #8ukaSindonews

08/09/2020 8:30:00

Seniman Indonesia Unjuk Kebolehan di Festival Seni dan Teknologi Terbesar Dunia BangkitdariPandemi 8ukaSindonews

Sejumlah seniman Indonesia dari latar belakang beragam unjuk gigi dalam salah satu festival seni dan teknologi terbesar...

loading...Karya seniman Indonesia dengan beragam latar belakang yang bakal tampil di festival seni dan teknologi terbesar di dunia, AEF 2020. Foto/Dok.CAPA-BANDUNG- Sejumlah seniman Indonesia dari latar belakang beragam unjuk gigi dalam salah satu festival seni dan teknologi terbesar dunia, Ars Electronica Festival (AEF) 2020.

Jokowi Minta Harga Vaksin COVID-19 Terjangkau Faisal Basri Desak Indonesia Kutuk Presiden Prancis Teten Masduki: Omnibus Law Bermanfaat untuk Koperasi dan UMKM

Mengangkat tema"Kepler's Garden" AEF 2020 digelar 9-13 September 2020 mendatang dengan pusat pameran di Kepler Garden, JKU University Linz, Austria.Kepler's Garden merupakan metafora prinsip AEF dalam situasi global lockdown saat ini, yakni sebuah festival yang mewujudkan serta menghadirkan jaringan baru di 120 lokasi di seluruh dunia secara virtual.

Baca Juga:3 Tunnel Trase Kereta Cepat Jakarta-Bandung Sudah TembusDi edisi ke-41 AEF ini, untuk kedua kalinya, Connected Art Platform (CAP), patform ekosistem seni yang fokus di Asia, Pasifik, dan Eropa ini mendapatkan kehormatan untuk berpartisipasi dalam festival tersebut.

Kali ini, CAP diundang menjadi penyelenggara Ars Electronica Garden Jakarta, melengkapi 120 lokasi yang tersebar di berbagai negara di seluruh dunia untuk bersama-sama membangun jaringan biotopes dan ecosystem sebagai langkah kerja sama membangun masa depan.

Mona Liem selaku kurator CAP mengaku, telah memilih lima seniman Indonesia dari beragam latar belakang, mulai dari arsitek, scanographer, painter, studio motion, creative lab, dan aktiviskemanusiaan.Menurut Mona, kesamaan mereka adalah memadukan seni dengan science atau technology untuk menyampaikan keresahan serta perhatian mereka terhadap tantangan dan keadaan yang ada di sekitar mereka sekaligus mendorong tumbuhnya gagasan-gagasan baru sebagai bagian dari solusi.

"Para seniman mengangkat tema besar"Prisma Garden" yang mengambil inspirasi dari keberagaman alam dan manusia di Indonesia," ujar Mona dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Selasa (8/9/2020).Dia juga mengatakan, tema"Prisma Garden" menunjukkan bahwa dengan adanya keanekaragaman di Indonesia, seni memiliki fungsi tersendiri sebagai jembatan berbagai elemen kehidupan di masyarakat.

Karya pertama, yakni Prison Art Programs (PAPs) yang dimotori oleh Angki Purbandono yang mengingatkan kita untuk menghormati keberagaman manusia yang direfleksikan melalui rangkaian berbagai daun dalam karya bertajuk"Atas Nama Daun".Menurut Angki, ide ini ditemukan saat dia berada di penjara dikarenakan daun ganja. Seni-lah yang menyelamatkan hari-hari Angki dan dia menularkannya kepada teman-temannya, sehingga terbentuklah pergerakan seni karya kolaboratif yang menggunakan basis artistik 'kenangan penjara'.

Conor McGregor Pernah Lontarkan Hinaan Sadis untuk Istri Khabib Kader Senior Dukung Machfud Arifin, PDIP Bakal Tindak Tegas Libur Panjang Pekan Ini, FX Rudy Imbau Perantau Tak Pulang ke Solo

"Platform ini memberi orang ruang, hak, dan kebebasan tertentu tidak hanya selama mereka di penjara, tetapi juga setelah dibebaskan," katanya.Selain itu, ada dua orang seniman yang merasa resah dengan tantangan di perkotaan. Pertama, yakni Naufal Abshar, seniman lukis asal Jakarta merasa resah atas tumbuhnya hutan beton di kotanya.

Naufal dengan gaya satirnya bereksplorasi dan bereksperimen bagaimana seharusnya kota yang hijau dan ideal.Kali pertama terlibat dalam festival berskala internasional seperti ini, Naufal membebaskan imajinasinya dengan taman ciptaannya yang tersebar di berbagai tempat di Jakarta.

Dia bahkan berkreasi dengan tablet-tablet yang difungsikan menjadi tanaman pada karyanya I bet U love my garden.Seniman lainnya yang resah dengan tantangan di perkotaan itu, yakni Rubi Roesli, seorang arsitek yang mengeksplorasi ruang dan komposisi melalui karyanya String Composition Serie 6 yang merupakan intervensi seorang arsitek pada suatu ruang.

Rubi bermain dengan garis untuk merepresentasikan material fisik, bukan merepresentasikan bangunan yang berinteraksi langsung dengan ruang nyata. Instalasi ini merupakan responterhadap ruang terbuka yang ada di Jakarta. Baca lebih lajut: SINDOnews »

Streaming TRAILER BERANI BERUBAH: Kisah Sukses Si “Guide” Lokal

Nonton Online di Vidio Yuk, ikuti kisah ini maupun yang lainnya dalam Program Berani Berubah, hasil kolaborasi antara SCTV, Indosiar bersama media digital Liputan6.com dan Merdeka.com.

Refleksikan 6 Bulan Pandemi, NUGallery Gelar Lomba Lukis  |Republika OnlineNUGallery menggelar lomba lukis merefleksikan pandemi di Indonesia dan dunia.

Innalillahi, Seniman Senior Agil Kaliki Meninggal DuniaSeorang seniman tari dan musik serta juga dikenal sebagai pelatih Pramuka, Agil Kaliki (59) ditemukan meninggal dunia di rumahnya. Innalillahi

UI Jadi Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia Versi THEDalam pemeringkatan tersebut, Universitas Indonesia (UI) berada dalam kelompok peringkat 801-1000 dunia dan menjadi perguruan tinggi terbaik di Indonesia kurang ngerti, dr total 1500 univ. dpt ranking 801-1000 bagus ?

Manjakan Pahlawan Devisa, AP II Siapkan 5 Fasilitas Khusus di Bandara SoettaFasilitas khusus tersedia di Bandara Soetta yang merupakan titik terbesar untuk keberangkatan dan kepulangan pekerja migran Indonesia.

Potensi Masjid Masih Belum Diperhatikan |Republika OnlineIndonesia memiliki masjid terbanyak di dunia. 1001 masjid. 1 jumlahmya 😁 Muslim terbesar di dunia ya wajar n kuduu lah

Serangan Ransomware di Indonesia Menyasar Sektor EnterpriseSerangan ransomware telah menjadi tantangan besar bagi banyak organisasi di dunia termasuk Indonesia.