Pan, Cabul, Pecat

Pan, Cabul

Sekjen: PAN Pecat Tidak Hormat Kader Cabuli Anaknya di NTB

Sekjen: PAN Pecat Tidak Hormat Kader Cabuli Anaknya di NTB

22/01/2021 12:15:00

Sekjen: PAN Pecat Tidak Hormat Kader Cabul i Anaknya di NTB

PAN juga meminta agar pelaku yang berbuat bejat itu, diganjar dengan hukuman yang berat sesuai dengan perbuatannya.

) Eddy Soeparno, mengutuk tindakan bejat mantan kader PAN Nusa Tenggara Barat (NTB), Ali Ahmad yang mencabuli putrinya sendiri ketika istrinya sedang menderita COVID-19.Tak hanya itu, ia meminta aparat penegak hukum di NTB agar mengganjar yang bersangkutan dengan hukuman seberat mungkin.

Netizen Tak Sopan di Medsos Akan Disentil Komite Etik Kominfo 3 Bank Raksasa Ini Mau Terapkan WFH Permanen Kontroversi Pembangunan Mal yang Disorot JK Bikin Kemang Banjir

“Partai Amanat Nasional mengutuk keras tindakan bejat dan amoral dari Ali Ahmad. Kami tegaskan bahwa Ali Ahmad dipecat secara tidak hormat," kata Eddy kepada wartawan, Jumat 22 Januari 2021.Baca juga:Istri Diisolasi karena COVID-19, Eks Anggota DPRD Cabuli Anak Kandung

Anggota DPR RI ini menegaskan, PAN tidak akan mentoleransi semua kader yang berbuat amoral, serta melanggar hukum. Bagi yang melanggar hukum, tetap harus ditindak sesuai dengan perbuatannya."PAN akan bersikap tegas kepada siapa pun yang melanggar hukum dan berbuat asusila. Tidak ada tempat di PAN untuk perilaku bejat dan amoral seperti yang dilakukan Ali Ahmad," tuturnya. headtopics.com

Sebelumnya, oknum mantan anggota DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) berinisial AA, diduga mencabuli anak kandung sendiri. Pelaku mencabuli anaknya saat sang istri tidak berada di rumah karena menjalani isolasi COVID-19.Pria berusia 65 tahun ini diduga mencabuli anaknya pada 18 Januari 2021. Polresta Mataram langsung menetapkan tersangka kepada AA dan melakukan penahanan setelah sang anak melapor.

Dari hasil gelar perkara, pelaku diduga kuat melakukan pencabulan terhadap anaknya yang baru beranjak dewasa dan masih duduk di bangku SMA."Yang bersangkutan langsung kami amankan. Sudah berstatus tersangka," kata Kasatreskrim Polresta Mataram, Komisaris Polisi Kadek Adi Budi Astawa, Rabu, 20 Januari 2021.

Baca lebih lajut: VIVAcoid »

Home of Talent (HOT) - RCTI+

Home of Talent (HOT) - RCTI+

Koyo kewan doyan karo anake...karo anake we doyan ...opomaneh karo duit negara Kader partai Allah yaa.... yakin gak mo dibantu dulu siapkan pengacara untuk mendampingi, siapa tahu silap 😀🤪 Sekekas Kadrun ya bgini lah Mkanya berfikirlah jernih Jngan terlalu mudah menfonis partai lain malu kan klo bgini.