Sederet Kontroversi Arteria Dahlan: Bahasa Sunda Hingga Cekcok di Bandara | Kabar24 - Bisnis.com

Sederet Kontroversi Arteria Dahlan: Bahasa Sunda Hingga Cekcok di Bandara

Deretan Kontroversi Arteria Dahlan, Sederet Kontroversi Arteria Dahlan

23/01/2022 11:45:00

Sederet Kontroversi Arteria Dahlan : Bahasa Sunda Hingga Cekcok di Bandara

Politikus PDIP Arteria Dahlan seringkali menjadi sorotan publik karena beberapa pernyataannya mengundang polemik.

Arteria mengaku khawatir, apabila menggunakan bahasa daerah dalam rapat, dapat menghambat komunikasi. Untuk itu Arteria meminta ST Burhanuddin malakukan penindakan.Buntut dari pernyataan itu, Arteria Dahlan dikenakan sanksi oleh DPP PDIP karena dinilai melanggar etik dan disiplin partai, meskipun sudah menyampaikan permintaan maaf secara resmi.

Lebih lanjut, Komaruddin menegaskan, bahwa apa yang disampaikan Arteria Dahlan dari sisi organisasi di partai melanggar etik dan disiplin organisasi.Menurut dia ketiga aparat penegak hukum tersebut adalah simbol negara, sehingga tidak boleh jadi objek OTT.

Baca lebih lajut: Bisnis.com »

VIDEO: Penertiban PKL di Pasar Lereng Bukitinggi Ricuh, 2 Petugas Satpol PP Terluka - SINDOnews Video

Video Penertiban PKL di Pasar Lereng, Kawasan Pasar Ateh, Kota Bukitinggi, Sumatera Barat berakhir ricuh. Penertiban PKL di Pasar Lereng, Kawasan Pasar Ateh, Kota Bukitinggi, Sumatera Barat... Baca lebih lajut >>

1 Mobil Arteria Dahlan Ternyata Nunggak Pajak Rp 10,8 JutaSehingga total pajak kendaraan Nissan tahun 2018 itu, harus membayar sebesar Rp 10.815.300. Omg Jir mun enya ngahutang pajak, asa kacida nya, sakitu loba duit ti 'geutih rahayat' Geleuh

Tuntut Arteria Dahlan Dipecat, Ratusan Massa Demo DPRD KarawangRatusan orang yang tergabung dalam Aliansi Sunda Karawang mendatangi kantor DPRD Karawang. Mereka menuntut Arteria Dahlan dipecat sebagai anggota DPR RI. Aksi demo...

Satu Mobil Arteria Dahlan yang Terparkir di Basement Gedung DPR Ternyata Nunggak Pajak - Tribunnews.comLima mobil mewah milik Arteria itu adalah Mitsubishi Grandis, Toyota Fortuner, Toyota Vellfire, Nissan X-Trail, dan Mitsubishi Pajero. Memalukan. Padahal gaya sombong hahahah Para sulthan senayan maah kelakuannya bebas .. Suka2 aja. Negara milik mereka 🤣🤣🤣

Demo Arteria Dahlan di Kantor Bupati Subang Berakhir Ricuh, Pintu Kacah Pecah - Tribunnews.comDPD PDIP Jawa Barat telah mengajukan surat kepada DPP mengenai permohonan pengenaan sanksi kepada Arteria Dahlan . Jgn hnya demo tenggelamkn pdip dr bumi pasundan Begini mental Pejabat Negara yang harus kita ikuti ? Dimana Sri Mulyani KemenkeuRI Pantaslah APBN Defisit terus ! Beginilah Hasil Pemilu Curang itu, Rakyat akan selalu dikorbankan. Cc. OmbudsmanRI137 antikorupsi KPK_RI DPR_RI PDIP janganlah pelihara mafia. Secepatnya PAW kan, biar diproses hukum. Jangan seperti Harun Masiku lagi....

IPW minta Polri usut pelanggaran hukum pelat nomor Arteria DahlanIndonesia Police Watch (IPW) meminta Polri untuk mengusut pelanggaran hukum dalam penggunaan pelat khusus polisi pada sejumlah kendaraan milik Arteria ... brani? hebat... Kl tdk ada aksi berarti siapa dibalik org tsb sehingga begitu arogannya dlm setiap pembicaraan

Nomor Sama Pelat Nomor Arteria Dahlan, IPW: Usut Tuntas!Sugeng menyebutkan pelat nomor setiap kendaraan harus ada pembeda, nomor bisa sama tapi ada pembeda pada huruf atau yang lain. BAGAIMANA BISA JADI ANGGOTA DEWAN JIKA TIDAK FAHAM PERATURAN

Bisnis.com, JAKARTA - Nama Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan kembali jadi sorotan karena ucapannya. Kali ini, Arteria jadi bahan perbincangan lantaran meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin mencopot Kejati yang menggunakan bahasa Sunda dalam rapat. Permintaan Politikus PDIP itu disampaikan saat Komisi III DPR RI menggelar rapat dengan Kejagung di Komisi III DPR RI pada Senin (17/1/2022) lalu. "Ada kritik sedikit Pak JA (Jaksa Agung), ada Kajati pak dalam rapat dalam raker itu ngomong pakai bahasa Sunda, ganti pak itu. Kami ini Indonesia pak," kata Arteria, Senin (17/1/2022). Arteria mengaku khawatir, apabila menggunakan bahasa daerah dalam rapat, dapat menghambat komunikasi. Untuk itu Arteria meminta ST Burhanuddin malakukan penindakan. #div-gpt-ad-parallax iframe{height: 600px !important}.li_wrap_flying_carpet{padding: 0 10px!important;margin-right: -15px;margin-left: -15px}.wrap_flying_carpet{text-align: center}.flying_carpet_show{width: 100%;height: 300px;position: relative;overflow: visible}.flying_carpet_show_inner{width: 100%;height: 100%;position: absolute;top: 0;left: 0;clip: rect(auto, auto, auto, auto)}.flying_carpet_show_fix{width: 100%;height: 100%;position: fixed;top: 10%;left: 0;-moz-transform: translateZ(0);-webkit-transform: translateZ(0);-ms-transform: translateZ(0);-o-transform: translateZ(0);transform: translateZ(0);margin: 0 auto}.flying_carpet_show_banner{width: auto;border: none;position: absolute;left: 41%;top: 80px;-moz-transform: translateX(-50%);-webkit-transform: translateX(-50%);-ms-transform: translateX(-50%);-o-transform: translateX(-50%);transform: translateX(-50%);max-width: 790px}.flying_carpet_show_banner img{max-width: 100%;margin: 0}@media only screen and (max-width:991px){.flying_carpet_show_banner{max-width: 440px;top: 25px}}@media only screen and (max-width:767px){.flying_carpet_show_banner, .flying_carpet_show_banner img{width: 100%}.flying_carpet_show_banner{max-width: 100%;top: 50px;left:50%;padding: 0}}.flying_carpet_show_fix{top: 0}.li_wrap_flying_carpet{padding: 0 10px!important}.flying_carpet_show{width: 100%;position: relative;overflow: visible}.flying_carpet_show_inner{margin: 0 } "Nanti orang takut, kalau pakai bahasa Sunda ini orang takut, ngomong apa, sebagainya. Kami mohon yang seperti ini dilakukan tindakan tegas," ujar Arteria. Ucapan itu menuai kontroversi. Bahkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Arteria meminta maaf kepada masyarakat Sunda. Buntut dari pernyataan itu, Arteria Dahlan dikenakan sanksi oleh DPP PDIP karena dinilai melanggar etik dan disiplin partai, meskipun sudah menyampaikan permintaan maaf secara resmi. "Surat sanksi peringatan ditandatangani Pak Sekjen dan saya sebagai Ketua DPP Bidang Kehormatan," kata Komaruddin Watubun, di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, dikutip dari pernyataan resmi, Kamis, (20/1/2022). Menurutnya, sanksi tersebut diberikan DPP Partai setelah menerima berbagai laporan, pemberitaan di media massa, termasuk dari pendukung partai di Jawa Barat yang merasa terusik dan kurang nyaman dengan pernyataan kadernya tersebut. Lebih lanjut, Komaruddin menegaskan, bahwa apa yang disampaikan Arteria Dahlan dari sisi organisasi di partai melanggar etik dan disiplin organisasi. Ini bukan kali pertama ucapan Arteria jadi buah bibir banyak pihak. Tindak tanduk dan ucapan Arteria sudah beberapa kali menjadi sorotan. Berikut ini sederet kontroversi Arteria Dahlan yang dirangkum Bisnis: 1. Minta Penegak Hukum Tak di-OTTPada November 2021 lalu, Arteria menyebut bahwa jaksa, polisi, hingga hakim tidak sepatutnya dijadikan objek operasi tangkap tangan (OTT). Menurut dia ketiga aparat penegak hukum tersebut adalah simbol negara, sehingga tidak boleh jadi objek OTT. "Bukan karena kita pro-koruptor, karena mereka adalah simbol-simbol negara di bidang penegakan hukum," katanya. Ucapan Arteria langsung menuai kritik. Mulai dari aktivis antikorupsi, hingga Komisi III turut mengkritik politikus PDIP tersebut. 2. Minta Dipanggil yang TermorhatKontroversi kedua yakni terjadi pada 2017 silam dalam rapat Komisi III dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saat itu, Arteria meminta dipanggil dengan sebutan 'Yang Terhormat' oleh pimpinan KPK. Kala itu, Arteria memprotes kelima pimpinan KPK lantaran sejak rapat mulai tidakmemanggil anggota Dewan dengan sebutan 'Yang Terhormat'. "Ini mohon maaf ya, saya kok enggak merasa ada suasana kebangsaan di sini. Sejak tadi saya tidak mendengar kelima pimpinan KPK memanggil anggota DPR dengan sebutan 'Yang Terhormat'," ujar Arteria saat itu. 3. Menyebut Emil Salim SesatArteria pernah berdebat panas dengan Emil Salim terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang terkait Komisi Pemberantasan Korupsi (Perppu KPK) dalam acara Mata Najwa yang ditayangkan Trans7, pada 2019 silam. Arteria bahkan menyebut pemikiran Emil Salim sesat saat melontarkan sebuah argumen bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan laporan pertanggungjawaban setiap tahun. Bahkan Arteria sampai menunjuk-nunjuk wajah Emil Salim seraya menyatakan Emil Salim sesat."Tidak ada Prof. Prof sesat nih," kata Arteria. 4. Cekcok di BandaraArteria terlibat cekcok dengan seorang perempuan bernama Anggiat Pasaribu di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, yang mengaku anak Jenderal TNI bintang 3. Adu mulut yang terjadi diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni melalui akun Instagram miliknya, @ahmadsahroni88, Minggu (21/11/2021). “Sahabat saya Aretria dahlan @arteriadahlan baru Kejadian di bandara seperti terlihat di video. Dan si perempuan memaki maki org tua sahabat saya , bagaimana menurut Kalian ?? Pantas kah Wanita yg di video seperti itu kepada seorang Ibu kita ?? Wahit tersebut pake Mobil dinas TNI warna Hijau... Apakah benar wanitu itu istri dr seorang Pejabat TNI AD ?? Sy posting ini agar bermanfaat buat pra wanita yg ga pantas memaki org tua kaya di video tersebut.. Sombong [email protected] tolong dicari pak mobil dinas tersebut agar diberi pelajaran yang sopan sama ibu kita," kata Sahroni dalam unggahan tersebut. Cekcok Arteria ini bahkan sampai berujung ke laporan polisi. Namun, cekcok itu berakhir damai setelah Anggiat meminta maaf ke Arteria dan ibundanya. 5. Mengumpat ke KemenagArteria sempat jadi sorotan pada 2018 silam saat melontarkan umpatan kasar ke Kementerian Agama (Kemenag) dalam rapat bersama membahas kasus First Travel di Kompleks Parlemen, Jakarta, 28 Maret 2018. Dalam rapat itu, Arteria menyampaikan pandangannya bahwa Kemenag tidak berhasil melakukan pencegahan penipuan oleh biro perjalanan umrah terhadap para jemaah. "Yang dicari jangan kayak tadi Bapak lakukan inventarisasi. Pencegahannya, Pak. Ini Kementerian Agama bang**t, Pak, semuanya, Pak," kata Arteria. Kementerian Agama pun tak terima dengan pernyataan Arteria. Menteri Agama saat itu, Lukman Hakim Saifuddin pun mengadukan Arteria ke MKD DPR. 6. Masalah Pelat Nomor Kendaraan Arteria Dahlan kembali mendapat sorotan dari masyarakat. Pasalnya, mobil miliknya yang terparkir di gedung DPR mempunyai pelat nomor yang sama.  Kelima mobil yang ada stiker arteriadahlanlawyers.co.id itu memiliki pelat berlogo Polri 4196-07.  Adapun kelima mobil yakni Toyota Vellfire, Mitshubishi Grandis, Toyota Fortuner, Nissan Grand Livina dan Toyota Innova. Arteria mengatakan, ada satu mobil yang merupakan miliknya. Dia juga menuturkan bahwa pelat nomor yang terpasang bukan pelat asli. Menurutnya, ketika dipakai jalan, pelat nomor polisi itu akan diganti dengan pelat RF. Meskipun diakui miliknya, 5 mobil tersebut tak dimasukkan dalam catatan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per Desember 2019. Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo membantah pernyataan pimpinan DPR RI yang menyebut anggota Komisi III Arteria Dahlan mendapatkan pelat nomor kendaraan dinas Polri dari Ditlantas. “Tidak benar, Ditlantas Polda Metro Jaya tidak pernah mengeluarkan nomor dinas Polri [untuk Arteria],” kata Sambodo saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (22/1/2022). Sambodo menegaskan Ditlantas hanya meregistrasi dan mengidentifikasi kendaraan pribadi dan kendaraan umum. Simak Video Pilihan di Bawah Ini : Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini : pdip sunda pdi perjuangan Arteria Dahlan Editor : Fitri Sartina Dewi Konten Premium Nikmati Konten Premium Untuk Informasi Yang Lebih Dalam Masuk / Daftar Arah IHSG Pekan Depan setelah Tembus Rekor Tertinggi... Kejatuhan Saham Netflix, Sinyal Berakhirnya Era... Deretan NFT Termahal yang Lampaui Selfie Ghozali... Lihat lainnya ≫ #mc_embed_signup { background: #D5DFEB; clear: left; font: 14px Helvetica, Arial, sans-serif; } /* Add your own Mailchimp form style overrides in your site stylesheet or in this style block. We recommend moving this block and the preceding CSS link to the HEAD of your HTML file. */