Rupiah Menguat ke Level Rp13.935 per Dolar AS

Rupiah, Dolar As, Nilai Tukar Rupiah, Virus Corona

Rupiah Menguat ke Level Rp13.935 per Dolar AS

Rupiah, Dolar As

2/27/2020

Rupiah Menguat ke Level Rp13.935 per Dolar AS

Rupiah menguat 0,04 persen ke level Rp13.935 per dolar AS pada perdagangan Kamis (27/2).

dolar AS atau sebesar 0,04 persen pada perdagangan pasar spot, Kamis (27/2) pagi. Sebelumnya, posisi rupiah berada di Rp13.940 per dolar AS pada penutupan pasar, Rabu (26/2). Pagi ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS. Terpantau, ringgit Malaysia menguat 0,20 persen, peso Filipina 0,19 persen, dan dolar Taiwan 0,17 persen. Selanjutnya, yen Jepang menguat 0,17 persen, won Korea 0,05 persen, diikuti dolar Singapura 0,04 persen, dan baht Thailand 0,03 persen. Di sisi lain, pelemahan hanya terjadi pada lira Turki sebesar 0,06 persen, sementara dolar Hong Kong di posisi stagnan terhadap dolar AS. Kemudian di negara maju, mayoritas nilai tukar juga menguat terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris dan euro menguat dengan nilai masing-masing 0,12 persen dan 0,17 persen, dolar Australia menguat 0,14 persen, dan dolar Kanada menguat tipis 0,01 persen terhadap dolar AS. Lihat juga: Jokowi Beri Pertamina Rp265 M Agar Bisa Jual Avtur Murah Kendati menguat, Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menilai rupiah kemungkinan akan kembali melemah disebabkan oleh sentimen negatif dari kekhawatiran pasar atas menyebarnya wabah virus corona. "Sentimen masih belum berubah, masih kekhawatiran meluasnya infeksi virus corona ke negara di luar China," kata Ariston saat dihubungi CNNIndonesia.com , Kamis (27/2). Menurut Ariston, kekhawatiran tersebut ditunjukkan dengan pelemahan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun ke level terendah sepanjang masa di kisaran 1,29 persen. "Ini artinya banyak pelaku pasar membeli obligasi tersebut," tuturnya. Lihat juga: Pemerintah akan Tambah Bandara di Ibu Kota Baru Sebelumnya, diketahui WHO telah memberikan peringatan kemungkinan wabah virus corona dapat berubah dari epidemi menjadi pandemi. Ariston menyebut peringatan itu meningkatkan kemungkinan masalah virus corona membesar, sehingga menambah kekhawatiran pasar. Lebih lanjut, Ariston berpendapat rupiah akan bergerak di kisaran Rp13.900 hingga Rp14.000 per dolar AS pada hari ini. Baca lebih lajut: CNN Indonesia

Takut Wabah Corona, Rupiah Melemah ke Rp13.905 per Dolar ASPeringatan WHO atas penyebaran virus corona menekan rupiah ke Rp13.905 per dolar AS pada Rabu (26/2) pagi.

AS Waspada Corona, Rupiah Keok ke Rp13.940 per Dolar Rupiah terperosok ke Rp13.940 per dolar AS pada Rabu (25/2) sore tertekan peningkatan penyebaran wabah virus Corona. Ayo naik terus aku senang Teruskan! Jangan buang air seni ke belakang atau sembarangan lagi donk. Nanti kena virus.

Bayang-bayang Corona Bikin Dolar AS Tekan Rupiah ke Rp 13.900Duh, bayang-bayang corona bikin dolar AS tekan rupiah. Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) tercatat bergerak ke level Rp 13.910. VirusCorona via detikfinance detikfinance Bulan April bayar utang jadi naik dong...😭 detikfinance Sejak kapan rupiah bisa menguat thdp dolar? detikfinance Bunga hutang aja hitung kalau $ naik 😀😃😄

Virus Corona Terus Meluas, Rupiah Melemah Dekati 14.000 per Dolar ASSejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 13.885 per dolar AS hingga 13.910 per dolar AS.

BI Musnahkan 50.000 Lembar Rupiah PalsuBank Indonesia (BI) dan Bareskrim Polri hari ini memusnahkan 50.087 lembar uang rupiah palsu. Begini data dan faktanya: UangPalsu via detikfinance detikfinance Tega

Ini Cara Bedakan Rupiah Palsu dan AsliPenting nih! Bank Indonesia memusnahkan 50 ribu lembar uang palsu berbagai nominal yang sempat beredar luas. Begini cara membedakan uang asli dan palsu ini. UangPalsu via detikfinance detikfinance kalo bedain cinta palsu gmn min? detikfinance Kalau disimpan di depan rumah hilang berarti uang Asli kl tidak berarti palsu



Semua Pasien Positif Corona di Magetan Sembuh

Update Corona 3 April: 1.986 Kasus, 181 Meninggal, 134 Sembuh

KSP Bantah Pernyataan Ngabalin Soal Staf yang Positif Corona |Republika Online

Soal Pesta Nikah Kompol Fahrul, DPR: Dia Harus Minta Maaf ke Publik

PBNU: Salat Idul Fitri di Rumah Demi Cegah Corona

Saat Anies dan Ridwan Kamil Satu Suara Soal Data Corona |Republika Online

Ini Daftar Koruptor Lansia yang Diusulkan Bebas Gegara Corona Versi ICW

Tulis Komentar

Thank you for your comment.
Please try again later.

Berita Terbaru

Berita

27 Februari 2020, Kamis Berita

Berita sebelumnya

Kemenhan Terima Hibah 14 Drone dari AS untuk Patroli Maritim

Berita selanjutnya

Ayah Jadi Korban Tabrak Lari, Jessica Iskandar Akan Lapor Polisi?
DPR Kritik Keras Pemerintah soal harga Masker Tembus Rp 400.000 Klaster Asrama Haji Surabaya Bertambah, 19 Positif Covid-19 Apple Disebut Segera Buka Inden iPhone 'Murah' RK Keluarkan Instruksi soal Pemakaman Jenazah Pasien Corona Ngaku Khilaf, PNS Dinkes Cilegon Jual Masker Curian Rp 30 Ribu/Boks Tips Menyiasati Anjing dan Kucing yang Ikut Bosan Token Listrik Gratis Sempat Susah Diakses, PLN Minta Maaf Bakal Ada Alat Tes Corona 'Massal', Ini Kemampuannya Jika tak Tegas, Mudik Bisa Bikin Indonesia ke 5 Besar Corona |Republika Online Bahaya Demam Berdarah Intai Indonesia di Tengah Pandemi Corona Surya Anta Cs Dituntut Penjara 1 Tahun 5 Bulan Terkait Makar PSSI Belum Bahas Gaji Tim Pelatih Timnas Indonesia
Semua Pasien Positif Corona di Magetan Sembuh Update Corona 3 April: 1.986 Kasus, 181 Meninggal, 134 Sembuh KSP Bantah Pernyataan Ngabalin Soal Staf yang Positif Corona |Republika Online Soal Pesta Nikah Kompol Fahrul, DPR: Dia Harus Minta Maaf ke Publik PBNU: Salat Idul Fitri di Rumah Demi Cegah Corona Saat Anies dan Ridwan Kamil Satu Suara Soal Data Corona |Republika Online Ini Daftar Koruptor Lansia yang Diusulkan Bebas Gegara Corona Versi ICW Corona Meroket Hari Ini, Kasus Positif Hampir Tembus 2 Ribu Nasib mahasiswa rantau di tengah Covid-19, 'Makan sekarang makin teratur, teratur sehari sekali' Ngabalin: Satu Pegawai Kantor Staf Presiden Positif Corona |Republika Online Dampak Corona, 3.611 Pekerja di DKI Jakarta Kena PHK Syarat Agar Pandemi Virus Corona Selesai Akhir Mei