Timnas İndonesia, Timnas İndonesia U-23, Sea Games

Timnas İndonesia, Timnas İndonesia U-23

Reaksi Shin Tae Yong Usai Timnas Indonesia U-23 Batal Tanding

Reaksi Shin Tae Yong Usai Timnas Indonesia U-23 Batal Tanding

03/03/2021 23:43:00

Reaksi Shin Tae Yong Usai Timnas Indonesia U-23 Batal Tanding

Shin Tae Yong berharap Timnas Indonesia U-23 masih bisa mendapatkan kesempatan uji coba usai laga lawan PS Tira batal.

Setelah pembatalan itu, Shin Tae Yong berharap masih ada kesempatan melakoni uji coba sebelum pelatnas dibubarkan."Saya harap ini hanya ditunda. Tim ini butuh uji coba. Apalagi target PSSI ialah merebut medali emas di SEA Games 2021 di Vietnam," ucap Shin Tae Yong dikutip dari

Wiku: Vaksin Nusantara Dikembangkan di AS, Uji Coba di RI Paspampres Ungkap Alasan Larang Wartawan Wawancara Bobby Berstatus WNA, Orient dan Thobias Didiskualifikasi MK dari Pilbup Sabu Raijua

.Ilustrasi latihan Timnas Indonesia. ( ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)Selain laga lawan PS Tira yang batal, duel Timnas Indonesia U-23 vs Bali United yang sedianya dijadwalkan berlangsung pada Jumat (5/3) juga dipastikan batal.Bali United memastikan mereka tidak akan terbang ke Jakarta pada Kamis (4/3) nanti.

Shin Tae Yong sendiri memikul beban berat sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia di berbagai kelompok umur. Sebelumnya, Shin Tae Yong bertanggung jawab atas performa Timnas Indonesia di Piala Dunia U-20 2021 namun ajang itu dibatalkan.Lihat juga:Kini, tugas Shin Tae Yong adalah menyusun tim U-23 untuk berlaga di SEA Games mendatang. Indonesia terakhir kali meraih medali emas SEA Games pada 1991 dan sejak saat itu tak lagi mampu meraih prestasi tertinggi. headtopics.com

Baca lebih lajut: CNN Indonesia »

Teori Konspirasi dan Vaksinasi Covid-19 Besar-besaran di AS - April 13, 2021

Listen to this episode from BTS Gedung Putih - Voice of America | Bahasa Indonesia on Spotify. Seluruh penduduk dewasa AS sudah bisa divaksinasi Covid-19 mulai 19 April 2021! Meski suplai vaksin melimpah, sebagian orang enggan divaksin karena berbagai alasan, dari mosi tidak percaya terhadap pemerintah hingga teori konspirasi bahwa vaksin bisa mengendalikan pikiran manusia.

Apart from Myanmar, cruelties and killings in a structured, strategic and massive manner and indiscriminately for indigenous Papuans were also committed by the Indonesian government. these are the facts: