Himalaya, Virus Corona İndia, Covıd-19, Virus Corona, Corona

Himalaya, Virus Corona İndia

Polusi Menurun karena Corona, Himalaya Kembali Terlihat dari India Setelah 30 Tahun

Polusi Menurun karena Corona, Himalaya Kembali Terlihat dari India Setelah 30 Tahun

09/04/2020 10:14:00

Polusi Menurun karena Corona , Himalaya Kembali Terlihat dari India Setelah 30 Tahun

Polusi udara yang berkurang selama pandemi virus Corona membuat Himalaya kembali terlihat dari India setelah 30 tahun

Baca JugaSebagaimana diketahui, India adalah salah satu dari sekian banyak negara yang memberlakukan aturan lockdown untuk memutus rantai penyebaran virus Corona. Aturan itu diberlakukan pada 24 Maret lalu oleh Perdana Menteri Narendra Modi.Warga India dari distrik Jalandhar di Punjab, yang berjarak 201 kilometer dari Himalaya, berbondong-bondong mengunggah penampakan pegunungan yang tertutup salju di media sosial. Netizen mengatakan bahwa fenomena tersebut merupakan indikasi jelas dampak pencemaran terhadap alam dan bagaimana Bumi menjadi lebih bersih selama pandemi virus Corona.

Apa strategi Kerala, negara bagian India yang dipimpin Partai Komunis, yang 'sukses tekan' wabah virus corona Mark Zuckerberg Pernah Ditawari Urus Franchise McDonald's Senyum Ayu Ting Ting yang Masih Jomblo

2 dari 8 halamanSelanjutnyaMelansir dari Mail Online, India memiliki populasi sekitar 1,4 miliar penduduk dan tahun lalu New Delhi, ibukota India menduduki peringkat teratas sebagai kota dengan polusi udara terparah menurut World Air Quality Index (AQI) Ranking. Menariknya, pemberlakuan lockdown ketat 21 hari telah membuat tingkat polusi di negara itu merosot.

Laporan dari India Today Data Intelligence Unit memaparkan bahwa rata-rata kota di India memiliki AQI 115 antara 16-24 Maret (sebelum diberlakukan lockdown). Kemudian, kualitas udara mulai menunjukkan peningkatan dari hari pertama lockdown. Rata-rata AQI turun menjadi 75 dalam tiga hari pertama pemberlakuan lockdown.

Untuk diketahui, AQI yang baik berada di angka 50. Sementara antara 51-100 dianggap sedang.Berikut ini beberapa gambar tangkapan kamera warga yang menunjukkan Pegunungan Himalaya terlihat di kejauhan. Baca lebih lajut: Liputan6.com »

Sisi positif dari wabah. Banyak hal tak biasa terjadi, sprti langit biru, pelangi ada 2 dsbnya. Dan alam menyeimbangkan dgn caranya, Tuhan tunjukan kuasa_Nya, itulah jawaban atas musibah ini krn ulah manusia. Brarti selama ini polusi di india parah bgt, smpe selama 30thn himalaya kaga keliatan rencana Allah tak terduga

Hal baiknya :) 😇 sedang mengatur keseimbangan alam,

Corona Membuat Himalaya Terlihat dari India Pertama Kali dalam 30 TahunLockdown nasional membuat tingkat polusi udara India turun tajam sehingga barisan Gunung Himalaya terlihat sangat indah....

Risiko Kematian Pasien Corona di Polusi Buruk Lebih Tinggi |Republika OnlineNegara yang memiliki banyak polusi udara akan mengalami risiko kematian tinggi.

Update Corona Solo : Dinas Kesehatan Surakarta Mengonfirmasi Ada 9 Orang Positif Corona, 2 Meninggal - Tribunnewswiki.comPasien positif terkonfirmasi Covid-19 di Surakarta sebanyak 9 orang, 112 dinyatakan sebagai PDP dan 557 orang berstatus ODP.

Terinfeksi Corona, Menlu Titipkan Jamaah Tabligh Indonesia ke Pemerintah IndiaMenteri Luar Negeri (Menlu), Retno Lestari Priansari Marsudi mengungkapkan jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) peserta jamaah... Biarkan aja selamanya disana gpp

Kejahatan Siber Melonjak di India Seiring Merebaknya CoronaSeiring meningkatnya kasus virus corona , kasus kejahatan online juga melonjak di India. Kementerian Dalam Negeri India mengungkapkan, Selasa (7/4), kasus kejahatan siber meningkat 86 persen dalam empa

Warga Kena Karantina Corona di India Dicap TangannyaIndia karantina puluhan ribu orang di rumah mereka Karena Corona .