Hatta Ali, St Burhanuddin, Djoko Tjandra, Jaksa Pinangki, Jaksa Agung, Jaksa Pinangki, Kasus Djoko Tjandra

Hatta Ali, St Burhanuddin

Polemik Nama Jaksa Agung dan Eks Ketua MA di Action Plan Jaksa Pinangki...

'Pak Jaksa Agung tidak pernah menghalang-halangi untuk menyebutkan nama itu,' ucap Ali.

25/09/2020 3:28:00

'Pak Jaksa Agung tidak pernah menghalang-halangi untuk menyebutkan nama itu,' ucap Ali.

'Pak Jaksa Agung tidak pernah menghalang-halangi untuk menyebutkan nama itu,' ucap Ali.

Baca juga:Hal itu terkuak dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan untuk Pinangki di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2020).Dalam surat dakwaan, proposal itu berisi 10 poin rencana Pinangki untuk mendapatkan fatwa di MA melalui Kejagung.

Bos Besar Samsung Meninggal Dunia Menhub Ingin Masyarakat Terbang, tapi Mendagri Anjurkan Tak Jalan-Jalan 16 RT di Jakarta Selatan sempat tergenang banjir

Nama pejabat tersebut muncul pada poin kedua, ketiga, keenam, dan ketujuh."Action yang ketiga adalah BR (Burhanuddin/pejabat Kejagung) mengirimkan surat kepada HA (Hatta Ali/pejabat MA)," ucap jaksa dalam sidang melalui siaran langsung di akun Youtube KompasTV.

Terkonfirmasi Nama Jaksa Agung dan Eks Ketua MADi dalam surat dakwaan, tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai jabatan kedua pejabat yang namanya disebut.Jabatan keduanya dikonfirmasi oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Ali Mukartono saat menjawab pertanyaaan anggota Komisi III DPR dalam rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2020).

Baca juga:Ali membenarkan bahwa nama Burhanuddin dalam proposal Pinangki adalah jaksa agung.Diketahui, jaksa agung yang saat ini menjabat bernama Sanitiar (ST) Burhanuddin."Betul pak nama besar sudah disebutkan dalam surat dakwaan (Jaksa Pinangki) di sana disebutkan bahwa inisial BR adalah Pak Burhanudin itu adalah Pak Jaksa Agung saya. Pak Jaksa Agung tidak pernah menghalang-halangi untuk menyebutkan nama itu," ucap Ali.

Selain itu, nama Hatta Ali yang dimaksud dalam proposal adalah mantan ketua MA periode 2012-2017 dan 2017-2020. Baca lebih lajut: Kompas.com »

Episode 50 feat. Robertus Robet: Siapa Bilang Tempo Cuma Kritik Pemerintahan Jokowi?

Listen to this episode from Apa Kata Tempo on Spotify. Setiap pemimpin akan melalui masa ‘bulan madu’ dengan pendukungnya pada tahun-tahun pertama menjabat. Begitu janji-janji politiknya tidak kunjung terealisasi, tahun-tahun berikutnya akan terisi oleh kritik. Apalagi jika kebijakannya tidak berpihak pada kepentingan publik. Hal ini juga berlaku pada presiden Joko Widodo. Di satu tahun periode kedua pemerintahannya, Presiden Joko Widodo banyak ditempa kritik. Terkait pelemahan KPK, sengkarut penanganan pandemi COVID-19, kisruh omnibus law Cipta Kerja, hingga makin maraknya represi di ranah digital. Tempo mengambil peran untuk aktif mengkritik pemerintah. Hingga beberapa pihak beranggapan Tempo selalu ‘menyerang’ pemerintahan Jokowi. Namun faktanya, berdasarkan arsip, Tempo selalu mengkritik pemerintahan apabila tidak sejalan dengan kepentingan publik -terlepas dari siapapun presidennya. Di episode 50 ini, Arif Zulkifli (Azul) dan Lisa Siregar ditemani oleh Robertus Robet, membedah sejumlah opini yang pernah diangkat Tempo saat mengkritik Susilo Bambang Yudhoyono, Megawati, hingga Gus Dur. Selamat mendengarkan. Tautan arsip opini Tempo yang dibahas: Kapankah Gusdur Berhenti Terbang Jangan Perpanjang Darurat Militer Aceh SBY-JK, Duet atau Duel Rapor yang Tak Mengesankan Audio clips credit: Jokowi Bantah Dinasti Politik, Akui Gibran dan Bobby Susah Cari Partai © 2020 KOMPASTV Harga Masker Mahal, Menkes: Salahmu Sendiri Kok Beli Ya © 2020 KOMPASTV Menkominfo: Kalau Menurut Pemerintah Hoaks, Ya Hoaks (Part 4) | Mata Najwa © 2020 Najwa Shihab Temu Wicara Presiden Soeharto pada Hari Anak Nasional di Istana 13-07-1994 © HM Soeharto

Jampidsus Benarkan Ada Nama Jaksa Agung dalam Dakwaan Jaksa PinangkiDPR meminta Jaksa Agung memberikan klarifikasi. Duh ..

Nama Jaksa Agung Ada di Dakwaan Pinangki, Kejagung: Rencana Itu Tidak TerlaksanaKejaksaan Agung angkat bicara ihwal munculnya nama Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddinyang muncul di dakwaan Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Ini Rencana Aksi Jaksa Pinangki Terhadap Jaksa Agung dan Eks Ketua MANama mantan Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali dan Jaksa Agung ST Burhanuddin muncul dalam dakwaan untuk Jaksa Pinangki .

Sidang Jaksa Pinangki, Pakar Hukum Apresiasi Kinerja Jaksa Agung - Tribunnews.comTerdakwa kasus suap dan gratifikasi, Pinangki Sirna Malasari memasuki babak baru yakni sidang perdana pembacaan dakwaan *NIH AMPLOPNYA, UMUMKAN KEJAKSAAN AGUNG TERBAIK YA, AGAR HILANG DAKWAAN DALANG PENYELAMATAN BURONAN KE JAKSA AGUNG! OK THE BURHAN HAHAHA

Rapat DPR - Jaksa Agung, Bahas Jaksa Pinangki hingga KebakaranDalam rapat kerja virtual DPR dengan Jaksa Agung , dibahas sejumlah isu seperti kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung dan Jaksa Pinangki

Jaksa Agung Tak Larang Namanya Muncul di Kasus Jaksa PinangkiJampidsus Ali Mukartono menyebut Jaksa Agung ST Burhanudin mempersilakan jaksa penuntut umum untuk memasukan namanya dalam surat dakwaan jaksa Pinangki. Kalau dilarang gak akan muncul ya... Hebat banget bisa ngatur spt itu Bisa gitu ya dilarang? 🤭 Intervensi proses hukum dong. Kendali penuh, semoga bukan Strategi yg menyilaukan yg selanjutnya menjadi tidak terlihat/GELAP....