Pertamina: PIMD Bukan untuk Gantikan Petral

PIMD merupakan trading arm untuk menjual produk Pertamina dan pihak ketiga.

09/10/2019 23:46:00

PIMD merupakan trading arm untuk menjual produk Pertamina dan pihak ketiga.

PIMD merupakan trading arm untuk menjual produk Pertamina dan pihak ketiga.

Baca Juga "Jadi jelas PIMD jangan disamakan dengan Petral, karena PIMD fokus untuk menghasilkan pendapatan tambahan melalui penjualan di luar negeri. Jadi bukan untuk memenuhi kebutuhan domestik," kata Fajriyah Usman, VP Corporate Communication Pertamina di Jakarta, Rabu (9/10).

Mahasiswi Unsri Pelapor Dosen Cabul yang Dicoret Yudisium Sempat Disekap di WC Polisi Sebut Novia Widiyasari Dipaksa Aborsi Dua Kali Polisi Kekasih Korban Bunuh Diri Novia Widyasari Ditangkap

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan minyak mentah maupun produk BBM domestik tetap dilakukan sesuai amanat pemerintah yaitu oleh fungsi di internal Pertamina melalui Integrated Supply Chain atau ISC.“Saat ini, PIMD juga berperan untuk menangkap peluang bisnis pasar Bunker Asia Tenggara terutama di Singapura, dan hal ini adalah bisnis yang sifatnya operasional. Ke depan. Perusahaan ini juga menggarap peluang penjualan produk lainnya langsung ke end customer di pasar internasional dengan membangun bisnis ritel dalam rangka memperkenalkan brand Pertamina secara global,”ujarnya.

Terkait dengan bisnis bunkering, Fajriyah menjelaskan bahwa shipping company di Singapura lebih memilih membeli bunker dari perusahaan Singapura, karena terkait dengan tax refund. Sehingga untuk menjangkau pasar bunker di sana, Pertamina harus membentuk perusahaan di Singapura. headtopics.com

Target yang dipatok untuk penjualan bunker PIMD di tahap awal sekitar 60 ribu metrik ton (MT) per bulan. Dan targetnya akan meningkat terus hingga 200 ribu MT atau sekitar 5 persen dari market share bunker di Singapura yang memang sangat besar.Selain itu, PIMD juga diproyeksikan untuk dapat memasuki pasar penjualan bahan bakar ritel dan LPG di wilayah regional yakni Filipina, Thailand dan Myanmar. “Kalau perusahaan migas lain bisa menggarap pasar kita, kenapa Pertamina tidak?,” ungkapnya.

Perluasan jangkauan bisnis Pertamina melalui PIMD di kawasan Asia tersebut akan semakin menguatkan posisi Pertamina di kancah kompetisi regional. Hal ini juga yang akan menjadi pendorong Pertamina untuk mencapai target berada di peringkat 100 teratas daftar Fortune Global 500, yang pada tahun ini Pertamina berada di posisi 175.

Baca lebih lajut: Republika.co.id »

100 hari Taliban berkuasa: Kemiskinan dan kelaparan menghantui Afghanistan - BBC News Indonesia

Seberapa jauh Afghanistan berubah sejak Taliban menggulingkan pemerintahan yang didukung Barat? Akankah masyarakat Afghanistan mendapatkan kedamaian yang mer...

Petral Baru Bangkit Lagi di Singapura? Ini Kata PertaminaPT Pertamina memastikan perusahaan bernama Pertamina International Marketing and Distribution Pte Ltd (PIMD) berbeda dengan Petral.

Perluas Pasar, Pertamina Bentuk Anak Usaha Baru di SingapuraPT Pertamina (Persero) mendirikan anak usaha baru di bidang pemasaran di Singapura, yakni Pertamina International Marketing and Distribution (PIMD).

Pertamina-Aramco Belum Sepakat Soal Proyek Kilang CilacapPerjanjian joint venture Pertamina dan Saudi Aramco diperpanjang untuk ketiga kalinya Duh gak jadi dapat gusuran...

Pemprov Renovasi Rumah Dinas Gubernur demi Jaga Cagar BudayaRencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk merenovasi rumah dinas gubernur bukan tanpa alasan.

Menunggak Bayar BPJS Dikenai Sanksi, Pengamat: Biar TaatSanksi diyakini dorong ketaatan peserta bukan penerima upah untuk bayar iuran. Pakai ilmu dialektika-mistika aja

Pertamina Kepri Terapkan Kartu Kendali untuk Penyaluran BiosolarMelalui penggunaan kartu kendali ini, Pertamina MOR I Kepri mengatur pembelian biosolar oleh setiap bus pariwisata dibatasi...