Myanmar, Pbb, Uni Eropa, Demo Anti Kudeta Myanmar, Junta Militer Myanmar

Myanmar, Pbb

PBB Sebut Protes Anti-Kudeta Myanmar Telan 38 Korban Tewas

PBB Sebut Protes Anti-Kudeta Myanmar Telan 38 Korban Tewas

03/03/2021 21:43:00

PBB Sebut Protes Anti-Kudeta Myanmar Telan 38 Korban Tewas

PBB menyebut hari ini sebagai hari paling berdarah dengan 38 orang tewas di tengah protes anti-kudeta di Myanmar . Lebih 50 orang tewas sejak kudeta 1 Februari.

Sementara seorang juru bicara dewan militer yang tengah berkuasa tidak menjawab panggilan telepon ketika dimintai klarifikasi soal kondisi tersebut.Di Yangon, saksi mata mengungkapkan sedikitnya delapan orang tewas. Seorang di antaranya meninggal pada pagi hari dan tujuh orang lainnya tewas ketika pasukan keamanan memberondong tembakan di sebuah kawasan di utara kota pada sore harinya.

Sudah Tinggalkan RI Sejak 2018, Bareskrim Tetap Buru Jozeph Paul Zhang Muncul Danau Baru di Kota Kupang Usai Badai Seroja Kasus Penganiayaan Perawat RS Siloam Tetap Jalan Meski Jason Minta Maaf

"Saya mendengar begitu banyak tembakan terus-menerus. Saya berbaring di tanah, mereka begitu banyak mengeluarkan tembakan," tutur salah satu pengunjuk rasa, Kaung Pyae Sone Tun.Para pendemo anti-kudeta di Myanmar harus berhadapan dengan gas air mata dan gas pemadam kebakaran dengan tameng pelindung seadanya, 3 Maret 2021. (Foto: REUTERS/STRINGER)

Korban dengan jumlah besar juga tercatat di pusat kota Monywa, di mana enam orang tewas. Diikuti kemudian korban terbesar kedua yakni di Kota Mandalay.Save the Children dalam sebuah pernyataan tertulis mengungkapkan, para korban yang tewas itu termasuk empat di antaranya anak-anak. Seorang bocah lelaki usia 14 dilaporkan ditembak mati oleh seorang tentara dalam konvoi truk militer. headtopics.com

Infografis Mereka yang Menentang Kudeta Myanmar. (CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi)Lihat juga:LaporanReutersmenulis, sedikitnya ada 40 orang yang tewas sejak kudeta terjadi bulan lalu. Paus Fransiskus mengungkapkan rasa duka atas kekerasan yang menimpa rakyat Myanmar melalui cuitan di Twitter.

"Berita sedih tentang bentrokan berdarah dan hilangnya nyawa ... Saya memohon kepada pihak berwenang yang terlibat bahwa berdialog akan lebih baik dibanding penindasan," tulis Pemimpin Katolik tersebut.Sementara Uni Eropa menegaskan bahwa penembakan warga sipil tak bersenjata dan pekerja medis jelas melanggar hukum internasional. Penindasan junta militer terhadap media dan penangkapan jurnalis juga tercatat melonjak.

"Harus ada pertanggungjawaban yang akuntabel dan mengembalikan demokrasi di Myanmar," demikian pernyataan Uni Eropa. Baca lebih lajut: CNN Indonesia »

VIDEO: Situasi Evakuasi Korban Banjir Bandang NTT

Evakuasi korban banjir bandang NTT masih berlangsung. Bencana yang disebabkan oleh Siklon Seroja ini berdampak ke 10 kabupaten dan 1 kota di NTT.

Ini kekejaman di Indonesia