Karawang, Covid-19, Virus Corona

Karawang, Covid-19

Pasien Positif Covid-19 Terakhir di Karawang Sembuh

Pasien Positif Covid-19 Terakhir di Karawang Sembuh

23/05/2020 19:43:00

Pasien Positif Covid-19 Terakhir di Karawang Sembuh

Pasien positif Covid-19 terakhir di Kabupaten Karawang dinyatakan sembuh pada malam takbiran jelang Idul Fitri 1441 H.

SARS-CoV-2 di daerah itu dinyatakan sembuh.Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang Fitra Hergyana di Karawang, mengatakan semua pasien positif terjangkit virus corona jenis baru yang berjumlah 20 orang, saat ini sudah dinyatakan sembuh.

Dikritik soal Utang, Luhut: Jangan Lewat Media Sosial Saja Korban Cabut Laporan, Ferdian Paleka Bebas dari Tahanan Ilmuwan Belanda Sebut Kecil Kemungkinan Anak-Anak Sebarkan Virus Corona

"Alhamdulilah 100 persen sudah sembuh yang positif Covid," tuturnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Sabtu (23/5) malam.Lewat akun Facebook, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana juga mengungkap syukur atas kesembuhan pasien Covid-19 terakhir di Kabupaten Karawang.

Lihat juga:"Pejuang Covid-19 yang terakhir di Karawang dinyatakan sembuh. Ikut bahagia sekali rasanya, sungguh terharu. Sama seperti sangat bahagianya saya saat dulu dinyatakan sembuh," tulisnya lewat unggahan di Facebook.Meski demikian, ia tetap mengimbau masyarakat tetap mematuhi anjuran pemerintah dalam upaya pencegahan penularan Covid-19.

Sebab menurutnya, tidak menutup kemungkinan akan bertambah jika perilaku masyarakat tidak peduli terkait dengan anjuran pemerintah dalam pencegahan virus corona."Sekarang masyarakat disiplin kurang. Pada saat awal masih pada disiplin, jelang lebaran banyak yang pada keluar. Tapi, yang pasti kita sosialisai terus," tuturnya.

Lihat juga:Sebab, menurut Fitra keberhasilan pemberantaasan Covid-19 bukan hanya menjadi tanggung jawab gugus tugas. Tapi, jadi kewajiban seluruh masyarakat."Kalau disiplin cepat, kalau ngga disiplin sulit," terangnya.Tidak adanya pasien positif corona di Karawang menurut Fitra tidak berarti kawasan itu sudah bebas dari virus corona. Sebab, setiap hari masih terjadi penambahan pasien dari reaktif tes cepat, pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), serta orang tanpa gejala (OTG), seperti dikutip dari Antara.

Saat ini, jumlah orang reaktif tes cepat mencapai 245 orang, terdiri atas 30 orang masih dalam observasi, 193 orang sembuh, dan 22 orang meninggal dunia.Lihat juga:Tren Bertambah, Transmisi Lokal Corona Ada di 91 DaerahTotal jumlah PDP 343 orang terdiri atas 36 orang masih dalam pengawasan, 282 dinyatakan sembuh, dan 25 orang meninggal dunia.

Jumlah ODP 4.778 orang terdiri atas 1.028 orang masih dalam pemantauan, 3.747 orang selesai pemantauan, dan tiga orang meninggal dunia. Jumlah OTG 778 orang terdiri atas 599 orang selesai pemantauan dan 179 orang masih dalam pemantauan.Lebih lanjut, Fitra menyebut saat ini Karawang sudah memiliki alat tes PCR sendiri di RS Baru Jatisari. Kebaradaan alat ini mempercepat diagnosis pasien positif Covid-19 dan proses penyembuhan.

Anies Klaim Angka Penularan Corona di Jakarta Turun Drastis Sebelum PSBB Anies Terapkan Skema Ganjil-Genap di Kios Pasar Ratusan Orang Bawa Senjata Tajam, Ambil Paksa Jenazah PDP, Rumah Sakit: Apa Mau Diperbuat?

Selain itu, menurutnya pihak gugus tugas dikerahkan hingga ke tingkat RT/RW di Karawang. Selain itu disediakan 218 tempat tidur di empat rumah sakit yang disiapkan untuk menampung pasien Covid-19. Baca lebih lajut: CNN Indonesia »

Kesigapan dari pemerintah dan tim medis yg baik, dan mungkin kabupaten karawang di lindungi tuhan, karna secara logis dan mata telanjang yg terlihat hanya ke hidupan normal seperti biasanya dengan gaya hidup yang baru, tanpa ada raut kecemasan dari warganya. Terimakasih karawang Alhamdulillahhhh Kalaborasi Pemerintah daerah dan Team medis yg baik.. Bekasi kapan? Ayo Bekasi jangan kalah dg Katawang.

Alhamdulillah, semoga kabupaten dan kota lain para pasien Covid19 cepat sembuh juga 🙏 Tegal dan Karawang menjulangkan asa..... Terimakasih tuk warga Tegal dan Karawang yang kooperatif dalam menjaga kesehatan bersama. Kab kota lain? Nah bwt berita gini kek. Gaush yg buat judul panas2 gt Cikampek coba test

Alhamdulillah ikut senang Alhamdulillah YetriuliS Thanks God Puji Tuhan Kerawang 🙏 Alhamdulillah :) Terimakasih Puji Tuhan alhamdulilah semoga secepatnya diseluruh bumi biar cpt ilang JAKARTA AYO DONG CONTOH INI :'( Allhmdulillah.. Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar La illaha ilallahu Allahu Akbar Allahu Akbar Wa Lillah ilhamd Alhamdulillah...

SEOKJIINKU alhamdulillah Alkhamdulillah ya allah Alhamdulillah Madep Karawang mokodino Alhamdulillah.. Alhamdulillah, selamat. sugarpumelegy alhamdulillah 🙏 Belum ada obat nya, tapi sembuh ya, Alhamdulillah, Allahuakbar. Alhamdulilah Awas masyarakat yang bebal, mudik kesitu Kayaknya di surabaya semua ini baru mulai😂🤣

alhamdulillah. selamat karawang !!! 👍 abinnn02 asiknyaa Ada obatnya? alhamdulillah meanwhile bandung : 🤡🤡🤡🤡 Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah

Pasien Positif Covid-19 di Karawang Sisa Satu Orang |Republika OnlineDari 20 positif corona dari uji swab, tinggal satu orang yang masih dirawat. Alhamdulillah...

Kabar Baik, Seluruh Pasien Positif Covid-19 di Karawang SembuhSeluruh pasien positif Covid-19 di Karawang dinyatakan sembuh, Sabtu (23/5/2020). Alhamdulillah

Gugus Tugas: Semua Pasien Covid-19 di Karawang Sembuh |Republika OnlineGugus Tugas mengatakan semua pasien positif Covid-19 di Karawang dinyatakan sembuh. Alhamdulillah Hatur nuhun tim medis Alhamdulillah...

21 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Sumsel, Jubir Gugus Tugas: Masih Batas NormalYusri menyebut, jumlah pasien meninggal di Sumsel masih dalam ambang batas normal. Sebab, terdapat 674 kasus positif Covid-19 di Sumsel.

80% Pasien Covid-19 Meninggal Sebelum Masuk ICUPasien yang ditangani dengan cepat dan sudah berada di ruang ICU dengan ventilator kemungkinan sembuhnya lebih besar.

Warga Padati Mal, Dokter Khawatirkan Lonjakan Covid-19 hingga RS Tak Mampu Tampung Pasien - Tribunnews.comMasyarakat mulai memadati mal di tengah PSBB. Dokter mengkhawatirkan terjadinya lonjakan kasus yang berisiko membuat RS tak mampu menampung pasien. berarti klo begitu bisa jadi ada pembedaan prioritas dong dalam penannganan pasien klo itu terjadi.. Wah.... Kan kasian mereka yg ke mall