Partai Demokrat Pecat Marzuki Alie dan Jhoni Allen |Republika Online

Partai Demokrat memecat kader yang diduga terlibat upaya mengkudeta AHY.

26/02/2021 15:35:00

Partai Demokrat memecat kader yang diduga terlibat upaya mengkudeta AHY.

Partai Demokrat memecat kader yang diduga terlibat upaya mengkudeta AHY.

"Partai Demokrat memutuskan untuk memberikan sanksi pemberhentian tetap dengan tidak hormat sebagai anggota Partai Demokrat terhadap nama-nama berikut, Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, dan Ahmad Yahya," ujar Kepala Badan Komunikasi Strategis Demokrat Herzaky Mahendra Putra lewat keterangan resminya, Jumat (26/2).

Paspampres Ungkap Alasan Larang Wartawan Wawancara Bobby Serang Larang Warung Makan Buka Siang Hari, Kemenag: Berlebihan Ratusan Wartawan Demo Bobby soal Liputan Dihalangi Paspampres

Adapun Marzuki, dipecat karena dinilai melanggar etika. Ia dinilai terbukti bersalah ketika pernyataannya di media, yang seakan menunjukkan adanya permusuhan di internal Partai Demokrat.Baca Juga "Sanksi pemberhentian tetap dengan tidak hormat sebagai anggota Partai Demokrat kepada Marzuki Alie karena terbukti melakukan pelanggaran etika Partai Demokrat," ujar Herzaky.

Demokrat menilai, Marzuki telah melakukan tindakan dan perbuatan yang bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), pakta integritas, dan kode etik partai. Tindakannya dinilai sangat melukai perasaan para pimpinan, pengurus, dan kader Partai Demokrat di seluruh tanah air.  headtopics.com

"Hal ini dibuktikan dengan adanya desakan yang sangat kuat dari para pimpinan dan pengurus serta para kader di tingkat DPP, DPD, DPC dan organisasi sayap, termasuk para senior partai, untuk memecat Marzuki Alie," ujar Herzaky.Berkaca pada kasus Marzuki, pengurus Demokrat menyampaikan kepada seluruh kader untuk menghormati dan menghargai para senior partai. Serta memberikan dukungan kepada para pemimpin dan pengurus partai.

"Yang saat ini tengah menjalankan amanah dari seluruh kader dan konstituen Partai Demokrat. Bukan yang sebaliknya," ujar Herzaky.  Baca lebih lajut: Republika.co.id »

Blak-blakan Ali Imron: Jadi Teroris Itu Cuma Butuh Dua Jam

Mantan pelaku kasus Bom Bali I ini mengaku mampu mendoktrin seseorang untuk melakukan aksi teror hingga rela mati bunuh diri cuma dalam dua jam. Tapi….

Buat saja partai tandingan demokrat... pasti habis itu cikeas.. Klw cebi komen emang ga lernah pakai otak, PDIP udah 20 thn ketua umumnya mak banteng DPP anaknya 🤣🤣🤣 terus itu partai apa klw bukan partai keluarga Tinggal buat lagi PD Perjuangan Klo sdh hati mendua , mending sikat ajj. Syukur alhamdulillah...

Wajah PENJILAT...!!! Mestinya sdh lama HARUS diBUANG!!!👍👍👍 Lanjut Emang pdi bukan partai keluarga Ya ialah Pecat para penghianat Waduh