Pandemi Corona Dapat Meningkatkan Kemiskinan Global |Republika Online

Skenario ekstrem menunjukkan hampir 922 juta orang akan hidup dalam kemiskinan

09/04/2020 10:49:00

Skenario ekstrem menunjukkan hampir 922 juta orang akan hidup dalam kemiskinan

Skenario ekstrem menunjukkan hampir 922 juta orang akan hidup dalam kemiskinan

"Krisis ekonomi akan lebih dalam dari krisis keuangan global 2008. Perkiraan menunjukkan bahwa kemiskinan global dapat meningkat untuk pertama kalinya sejak 1990," ujar Oxfam dalam sebuah pernyataan.Dalam laporannya, Oxfam memperkirakan berbagai macam skenario, dengan mempertimbangkan berbagai garis kemiskinan dari Bank Dunia. Mulai dari kemiskinan ekstrem yang didefinisikan sebagai hidup dengan 1,90 dolar AS sehari atau kurang, hingga garis kemiskinan yang lebih tinggi dengan penghasilan kurang dari 5,50 dolar AS sehari.

Sopir Ambulans Positif Corona Usai Angkat Peti Jenazah PDP Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal Pemerintah Diminta tak Perlu Libatkan TNI di New Normal

Di bawah skenario paling serius, jumlah orang yang hidup dalam kemiskinan ekstrem akan meningkat 434 juta orang menjadi 922 juta di seluruh dunia. Skenario yang sama diperkirakan bahwa jumlah orang yang hidup di bawah ambang batas 5,50 dolar AS per hari naik dari 548 juta orang menjadi hampir empat miliar.

Perempuan lebih berisiko hidup dalam kemiskinan ketimbang laki-laki karena mereka cenderung bekerja di sektor informal. Sementara lebih dari dua miliar pekerja sektor informal di seluruh dunia tidak memiliki akses asuransi kesehatan jika mereka sakit.

"Dalam hidup sehari-hari, orang-orang termiskin tidak memiliki kemampuan untuk mengambil cuti kerja atau untuk menimbun persediaan makanan," ujar laporan Oxfam.Untuk membantu mengurangi dampak kemiskinan global akibat pandemi virus corona, Oxfam mengusulkan sejumlah tindakan di antaranya memberikan bantuan tunai kepada orang-orang yang membutuhkan. Selain itu, Oxfam menyerukan keringanan utang bagi negara-negara miskin serta mendorong IMF untuk memberikan bantuan. Penghasilan pajak dapat digunakan untuk meningkatkan anggaran yang dibutuhkan.

Oxfam menyatakan, pada saat krisis virus corona negara-negara kaya dapat menggelontorkan dana hingga triliunan dolar untuk mendukung ekonomi mereka secara mandiri. Sementara, krisis kesehatan di negara berkembang dapat berdampak pada kerugian ekonomi yang lebih besar.

"Negara berkembang mampu memerangi dampak kesehatan dan ekonomi. Namun krisis akan terus berlanjut dan menimbulkan kerugian yang lebih besar dari negara kaya," kata pernyataan laporan Oxfam. Baca lebih lajut: Republika.co.id »

Saran Bagi Pelaku Pariwisata agar Dapat Bertahan di Tengah Krisis Pandemi Virus CoronaFounder dan Chairman MarkPlus Tourism Hermawan Kartajaya memberi saran bagi pelaku pariwisata untuk bertahan dan bersiap saat pandemi virus corona.

Kemdikbud Bahas Guru PAUD Tak Dapat Honor Saat Pandemi CoronaSelama masa belajar dari rumah akibat pandemi virus corona atau Covid-19, para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tak mendapatkan honor. Ya udah biasa Tapi pejabat dan anggota DPR tetap dapat honor dan tunjangan dri negara saat pandemi corona virus asal china ini Jangankan Guru Honor PAUD, Guru Seluruh Jenjang pendidikan yang berstatus Honor apalagi sekolah swasta juga ttp sama, ntah kapan dibayar belum 😭

Pandemi Corona COVID-19 dan Prediksi Perubahan Kebiasaan Makan Orang Asia Secara PermanenPandemi corona COVID-19, bahkan setelah berlalu, disebutkan dalam sebuah studi masih bisa memengaruhi kebiasaan makan orang Asia.

Arti Busana yang Dipakai Ratu Elizabeth Saat Pidato Pandemi CoronaKetika tampil dalam video yang disiarkan di televisi, Ratu Elizabeth tampak anggun dengan dress hijau yang ternyata menyimpan arti. APa itu? RatuElizabeth via wolipop

Tips Olahraga di Rumah saat Pandemi Corona Ala Kapten PersibMenurut Supardi, tetap berlatih dan berolahraga meski tim sedang libur sangat penting untuk menjaga kebugaran.

Pandemi corona, robot gantikan siswa Jepang saat kelulusanUpacara kelulusan musim semi di Jepang telah dibatalkan karena pandemi coronavirus, tetapi siswa di satu sekolah dapat menghadiri upacara kelulusan dari jarak ...