Pakar SARS Sebut Konflik Amerika-Cina Ganggu Investigasi Corona

  • 📰 tempodotco
  • ⏱ Reading Time:
  • 22 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 12%
  • Publisher: 63%

Indonesia Berita utama Berita

Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama

Pakar penyakit pernafasan, Zhong Nansan, menuding konflik Amerika - Cina soal asal usul virus Corona mengganggu upaya penelusuran sesungguhnya

TEMPO.CO, Jakarta - Pakar penyakit gangguan pernafasan Zhong Nansan, menuding konflik Amerika - Cina sebagai dalang lambannya penelitian asal usul Corona . Sebab di saat peneliti Amerika dan Cina seharusnya bekerjasama, kedua negara malah ribut sendiri atas agenda politik mereka.Padahal, klaim Nansan, dirinya sudah mendapat tawaran dari pakar-pakar Amerika untuk bekerjasama meneliti virus Corona.

Namun, setelah diinvestigasi, Ia mengklaim tidak ada bukti yang menunjukkan Corona berasal dari sana. Secara logika sendiri, kata Nansan, hal itu sulit terjadi karena dibutuhkan biaya dan teknologi sangat tinggi untuk bisa membuat virus sekelas Corona. Untuk saat ini, kata Nansan, virus sudah dipastikan berasal dari hewan liar. Namun, soal bagaimana dari hewan liar bisa menular ke manusia, itu yang belum ditemukan.

 

Terima kasih atas komentar Anda. Komentar Anda akan dipublikasikan setelah ditinjau.

Suruh bu siti fadilah aja yg menginvestigasi covid19 ini

Cari aja dulu obatnya, investasi bisa belakangan

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

 /  🏆 12. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Pakar: Potensi Penularan Corona Jatim 'Kalahkan' DKI JakartaPotensi penularan Covid-19 di Provinsi Jatim disebut pakar epidemiologi Universitas Airlangga, Windhu Purnomo, sudah mengalahkan DKI. Jatim keras bos 😭 Dwhyudii stay safe Ngeri 😥😥😥
Sumber: CNN Indonesia - 🏆 27. / 53 Baca lebih lajut »

'New normal' untuk perkantoran disambut pengusaha namun dipertanyakan pakar epidemiologiPakar epidemiologi mengatakan aturan normal baru 'tidak tepat jika itu diterapkan di Jakarta'. Seorang pekerja swasta di Jakarta mengatakan tetap terjadi penularan virus corona di kantornya walau telah diterapkan protokol jaga jarak dan pakai masker. Dengar tuh pak jokowi setkabgoid KemensetnegRI KemenkesRI kemenhub151 DPR_RI DPDRI Dengarkan itu semuanya... JANGAN berlagak BEGO 🤭🤭🤭 Protokol cuma jaga jarak dan masker. Apakah sampai saat ini pemerintah gak aware sama penularan lewat benda2 sekitarnya? Karyawan yg brangkat kerja naik transportasi umum, yakin ditempat yg dia duduki gk ada virusnya? Yakin dia gak pegang2 benda2 di luar?
Sumber: BBCIndonesia - 🏆 42. / 50 Baca lebih lajut »

Faktor Usia dan Keahlian, Pakar Hukum: Siti Fadilah Layak Terima AsimilasiTindakan Ditjen PAS Kemenkumham yang kembali membawa Siti Fadilah Supari ke Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta... Bebaskan aja Tapi korupsi?
Sumber: SINDOnews - 🏆 40. / 51 Baca lebih lajut »

Yang Perlu Dilakukan Masyarakat di Era New Normal Menurut PakarPandemi Covid-19 akan mempengaruhi budaya dan laku hidup manusia. Pemerintah dan segenap elemen masyarakat mesti menyesuaikan diri dengan baik dan buruknya kehidupan yang disebut new normal atau kenormalan baru ini. *DI MONARKI SUDAH BIASA HIDUP SELALU MEMBAWA SAPU TANGAN UNTUK TUTUP HIDUNG MULUT DAN MENYAPU DEBU KOTORAN DSB! BERSIKAP SELALU MENJAGA JARAK BERJAUHAN! PEMIMPIN INDONESIA SAJA KONYOL, HIDUP TAK TAHU ATURAN! SEKALINYA BIKIN ATURAN, BESOK DIGANTI HAHAHA PUNYAK PENYOK DILARANGHIDUP
Sumber: tempodotco - 🏆 12. / 63 Baca lebih lajut »

Pakar Imbau Perbanyak Asupan Makanan saat Makan SiangRamadan telah berlalu dan umat Islam bisa kembali makan tiga waktu dari yang sebelumnya dua, sahur dan berbuka puasa. Masih ada syawalan
Sumber: tempodotco - 🏆 12. / 63 Baca lebih lajut »