MUI Tepis Keluarkan Surat Peringatan Rapid Test Corona Modus PKI: Hoax!

  • 📰 detikcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 73 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 32%
  • Publisher: 51%

Indonesia Berita utama Berita

Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama

Beredar surat mengatasnamakan Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) pesat tentang peringatan bahaya rapid test Corona terhadap para ulama dan kiai.

MUI melaui situs mui.or.id, seperti dilihat Senin , memberikan klarifikasi tentang pesan tersebut. Surat yang beredar di WhatsApp tersebut memang terlihat menggunakan kop berlogo MUI tertanggal 3 April 2020. Bunyi dari inti suratnya seperti yang ditampilkan di situs mui.or.id yakni:

Kami selaku Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Pusat. Dengan ini menyerukan kepada seluruh MUI Propinsi, Kabupaten, dan Kota. Agar berhati-hati dan Waspada dengan di adakannya Rapid Test Covid - 19 terhadap para Ulama, Kyai, dan Ustadz di seluruh Indonesia. Kami serukan bahwa rencana Test Corona ini adalah modus operandi dari Pki atas perintah Negara Komunis China untuk menghabisi para tokoh agama Islam baik di Indonesia maupun di Negara muslim lain.

"Surat tersebut tidak sesuai dengan Pedoman Penyelenggaraan Organisasi Majelis Ulama Indonesia edisi revisi 2018," tulisMUI dalam situs mereka.Pihak MUI menjelaskan kepala surat yang beredar tersebut tidak sesuai dengan yang resmi milik MUI. Kemudian terkait runutan isi surat juga tidak sesuai. Yang benar seharusnya adalah kepala surat, nomor, lampiran, dan hal surat, alamat dan tujuan surat, isi surat, format margin surat, pembukaan dan penutup surat, nama dan tanda tangan.

"Kepala surat, tidak sesuai dengan Pasal 4 PO MUI yang telah ditentukan, struktur surat juga tidak sesuai dengan standar PO MUI pada Pasal 4," sebut MUI.MUI juga memastikan surat yang beredar di Whatsapp tersebut tidak jelas pengirim dan penanggung jawab suratya. "Setiap surat harus menyebut dengan jelas siapa pengirimnya, penanggung jawab surat adalah Ketua Umum atau Ketua sebelah kiri dan Sekretaris Jenderal atau Sekretaris di sebelah kanan," ujar MUI.

 

Terima kasih atas komentar Anda. Komentar Anda akan dipublikasikan setelah ditinjau.

Padahal usa cenderung proteksi (arah) 'komunis', sementara cina 'kapitalis'. Indon...masih sibuk dg pki.

Heran gua. Masih ajaaa disaat kayak gini.

Soezoelas67 Bisakah MUI dengan serius usut msalah ini.?..☺

Ini penistaan atas MUI ! Berani-beranunya anggap surat MUI itu HOAX

itu yg nyebar via wa kamren orang2 tolol yg bikin dan nyebarin

Lagi pandemi masih dimanfaatkan untuk yg gabener

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

 /  🏆 29. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

MUI Tak Pernah Keluarkan Surat Agar Ulama Tolak Rapid TestMajelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan tak pernah mengeluarkan seruan yang meminta ulama, kiai, dan ustaz di Indonesia untuk menolak rapid test.
Sumber: tempodotco - 🏆 12. / 63 Baca lebih lajut »

MUI tak Pernah Keluarkan Seruan Ulama Lawan Rapid Test Covid |Republika OnlineSekretariat MUI tak keluarkan pemberitahuan soal PKI di balik Rapid Test Covid-19
Sumber: republikaonline - 🏆 16. / 63 Baca lebih lajut »

MUI: Seruan Waspada Tes Corona untuk Ulama HoaksSekjen MUI mengatakan hoaks berupa seruan kepada ulama dan kiai se-Indonesia itu merusak nama baik organisasi MUI, juga bisa berpotensi adu domba. Apakah DivHumas_Polri bisa menangkap siapa pelaku penyebar HOAX ini Selamat Menyaksikan. Ya gak usah dites, gitu aja repot
Sumber: CNN Indonesia - 🏆 27. / 53 Baca lebih lajut »

MUI Minta Polisi Usut Hoaks Seruan agar Ulama Tolak Tes CoronaMUI Pusat membantah menyerukan para ulama, kiai, dan ustaz di seluruh Indonesia untuk berhati-hati dan waspada dengan rapid...
Sumber: SINDOnews - 🏆 40. / 51 Baca lebih lajut »