Peti Mati, Soppeng, Peti Mati Hanyut

Peti Mati, Soppeng

Misteri Peti Mayat Warna Merah yang Hanyut di Sungai, Dibuang karena Tak Dipakai Sejak Tahun 2017

Warga takut mengevakuasi peti mati warna merah itu. Selain karena arus sungai yang cukup deras, warga juga khawatir peti mati tersebut berisi mayat.

02/06/2020 8:46:00

Warga takut mengevakuasi peti mati warna merah itu. Selain karena arus sungai yang cukup deras, warga juga khawatir peti mati tersebut berisi mayat.

Warga takut mengevakuasi peti mati warna merah itu. Selain karena arus sungai yang cukup deras, warga juga khawatir peti mati tersebut berisi mayat.

Hari itu hujan turun sangat deras.Peti matiyang tetutup rapat hanyut dan terseret arus sungai hingga berhenti di tumpukan sampah.Warga di sekitar takut mengevakuasi peti mati berukuran 1 x 2 meter tersebut. Selain karena arus sungai yang cukup deras, warga juga khawatir peti mati tersebut berisi mayat.

Update Corona 11 Juli: 74.018 Positif dan 34.719 Sembuh Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi Rencana Bioskop Dibuka 29 Juli, Ini Kata Epidemiolog hingga Gugus Tugas

Baca juga:Ini Alasan Pemilik Buang Peti Mati di SungaiSetelah menerima laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana Soppeng langsung turun tangan mengevakuasi peti mati.Petugas tak langsung membuka peti mati warna merah tersebut. Namun peti mati warna merah tersebut segera dievakuasi ke rumah sakit.

Setelah dibawa ke rumah sakit, peti mati tersebut dibuka dihadapan petugas kepolisian dan koramil. Ternyata peti mati tersebut kosong."Saat ditemukan langsung dibawa ke rs untuk dibuka karena kami tidak punya hak untuk buka. Saat di rs ada kepolisian dan koramil. Saat dibuka ternyata isinya kosong," ujar Kepala BPBD Soppeng Shahrani, Senin (1/6/2020).

Baca juga:Dibuang karena tak dipakai sejak tahun 2017 laluTak butuh waktu lama, polisi berhasil menemukan pemilik peti mati merah tersebut.Pemilik adalah salah satu warga di Kecamatan Ganra. Kepada polisi, pemilik mengaku sengaja membuang peti mayat tersebut karena sudah tak terpakai sejak tahun 2017 lalu.

"Orangnya (mayat) sudah dikuburkan terus karena (pemilik) bingung mau dibuang makanya dihanyutkan. Tidak ada motivasi lain kok," kata Kapolres Soppeng AKBP Puji Saputro saat dihubungi Baca lebih lajut: Kompas.com »

Jangan2 isinye vampir..

Geger Peti Mati Hanyut di Sungai, Tim Reaksi Cepat sampai Turun TanganWarga di Desa Belo, Kecamatan Ganra, Soppeng digegerkan dengan peti mati yang hanyut di sungai Belo, Minggu (31/5/2020). Prank y

Peti Mati yang Hanyut di Sungai Belo Ternyata KosongSaat ditemukan peti tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Latemammala Soppeng untuk dibuka, dan ternyata isinya kosong.

Cerita di Balik Peti Mati Hanyut di Sungai, Warga Ketakutan dan Ternyata KosongWarga Desa Belo di Makassar heboh saat ada sebuah peti mati hanyut di sungai. Warga takut dan memilih petugas BPBD datang untuk mengambil peti itu. Di kota mana ada desa. Yg nulis berita ga tau bedain kota makassar dan provinsi sulsel

Sopir Ambulans Positif Corona Usai Angkat Peti Jenazah PDPSeorang sopir ambulans di Batam, MR, terkonfirmasi positif corona usai mengangkat peti jenazah seorang pasien dalam pengawasan. :( ☹️☹️ 🤦🏽‍♂️semoga lekas pulih/sehat..

Geger Peti Mati Hanyut di Sungai, Ternyata Sengaja DibuangIdentitas pemilik peti mati yang ditemukan hanyut di sungai Belo, Kecamatan Ganra, Soppeng , Sulawesi Selatan, akhirnya terkuak.

Ini Alasan Pemilik Buang Peti Mati di SungaiSaat ini, peti mati tersebut sudah diamankan polisi setelah dibawa ke Rumah Sakit Latemmamala Soppeng .