Menag Minta Camat Beri Rekomendasi Buka Rumah Ibadah Saat New Normal

  • 📰 detikcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 69 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 31%
  • Publisher: 51%

Indonesia Berita utama Berita

Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama

Fachrul mengusulkan camat mempelajari validitas soal buka/tidaknya rumah ibadah di wilayah tersebut. Kemudian, camat konsultasi kepada bupati atau wali kota. Kemenag RumahIbadah

di tengah pandemi virus Corona . Alasannya, camat dianggap lebih spesifik mengetahui situasi di wilayahnya.

"Itu hanya boleh di rumah ibadah yang relatif aman dari COVID-19 dan direkomendasi oleh camat atau bupati/wali kota sesuai level rumah ibadah tersebut. Kenapa kami katakan di camat yang bisa rekomendasi? Karena kalau gubernur terlalu jauh di atas, sehingga kadang-kadang ada tempat yang aman tapi oleh mereka digeneralisasikan belum aman," ujar Fachrul seusai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, Rabu .

Fachrul mengusulkan camat mempelajari validitas soal buka-tidaknya rumah ibadah di wilayah tersebut. Kemudian, camat konsultasi kepada bupati atau wali kota."Kewenangan itu kami imbau diambil tingkat kecamatan saja. Jadi forum komunikasi pimpinan kecamatan yang mempelajari validitas dari yang dianjurkan kepala desa. dilihat, kalau bisa, kemudian memang ancaman COVID-19 nya rendah, setelah ditinjau oke, camat mengeluarkan izin dengan konsultasi dulu kepada bupati," ujar Fachrul.

Syarat yang harus dipenuhi lainnya adalah rumah ibadah tersebut berada di zona hijau virus Corona. Rumah ibadah ini berlaku untuk semua agama. "Izin ini akan direvisi setiap bulan, bisa jumlahnya bertambah atau berkurang. Ternyata setelah dikasih izin, penularan COVID meningkat ya dicabut. jadi betul-betul kita buat sangatsekali. Kalau tidak memenuhi syarat tidak dibolehkan. Dan ini berlaku untuk semua agama," kata Fachrul.

 

Terima kasih atas komentar Anda. Komentar Anda akan dipublikasikan setelah ditinjau.

Kelar ramadhan tidak ada pembatasan ibadah.

Intruksi saja dari atas sbgmna kmaren mngintruksikn jg jrak pake masker.. Lockdown

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

 /  🏆 29. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Mahfud Md Minta KSAL Beri Perhatian Khusus NatunaMahfud Md menilai KSAL dan KSAU yang baru sangat tepat menempati kedudukan masing-masing.
Sumber: tempodotco - 🏆 12. / 63 Baca lebih lajut »

Era New Normal, PKB Minta Pemerintah Beri Perhatian Khusus ke PesantrenAda lebih dari 28.000 pesantren dengan 18 juta santri dan 1,5 juta pengajar serta jutaan masyarakat yang menggantungkan kehidupan ekonominya pada pesantren.
Sumber: Beritasatu - 🏆 26. / 59 Baca lebih lajut »

Temukan Harga Gula Mahal, Mendag Minta Masyarakat Laporkan Lewat WAMenteri Perdagangan meminta masyarakat melaporkan jika menemukan harga gula pasir yang dijual mahal atau di atas HET lewat WhatsApp atau WA. Hrga gula dipasaran sekilo 20rb di cibitung pak Halo Kemendag, di surabaya sulit cari gulapasir. Dan ga bisa lapor, karena nomer yg tersebut di artikel ga bisa dikirimi whatsapp. 👎 No nya nomor bohong'an, lapor aja ke RI 1, pecat menteri nya, model menteri begini, cuma omong doang
Sumber: kompascom - 🏆 9. / 68 Baca lebih lajut »

Koalisi Masyarakat Buat Petisi Minta Pilkada Digelar 2021 |Republika OnlineAda risiko politisasi bansos oleh pejawat jika pilkada digelar tahun ini.
Sumber: republikaonline - 🏆 16. / 63 Baca lebih lajut »

MUI Minta Polisi Tangkap Pembuat Surat Palsu soal Rapid TestSurat itu dianggap merusak nama organisasi MUI, dan berupaya menghalangi program pemerintah bersama masyarakat mengatasi wabah Covid-19.
Sumber: tempodotco - 🏆 12. / 63 Baca lebih lajut »

Pengusaha Kafe di Surabaya Minta Diizinkan Beroperasi Meski PSBBPengusaha kafe dan restoran mengeluh tak boleh beroperasi selama PSBB Surabaya.
Sumber: tempodotco - 🏆 12. / 63 Baca lebih lajut »