Rekor Leprid, Wali Kota Semarang, Wali Kota, Semarang, Umkm

Rekor Leprid, Wali Kota Semarang

Leprid Anugerahi Wali Kota Semarang Pembina UMKM Berizin Terbanyak

Leprid Anugerahi Wali Kota Semarang Pembina UMKM Berizin Terbanyak

25.8.2019

Leprid Anugerahi Wali Kota Semarang Pembina UMKM Berizin Terbanyak

Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) menganugerahkan penghargaan kepada Wali Kota Semarang , Hendrar Prihadi sebagai Pembina UMKM Berizin Terbanyak 16.597 sejak tahun 2015.

Penghargaan diberikan oleh Ketua Umum dan Pendiri Leprid, Paulus Pangka kepada Wali Kota Hendrar Prihadi dan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang pada acara penutupan event Semarang Introducting Market 2019 di Jalan Bojong Salaman, Banjir Kanal Barat (BKB), Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (24/8/2019) malam. Menurut Paulus Pangka, penghargaan diberikan karena Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sejak dibawah kepemimpinan Hendrar Prihadi telah berhasil membina pemberdayaan UMKM di Kota Semarang. Baca Juga: Wali Kota Dorong Percepatan Proyek Gedung Parkir Pandanaran “Itu semua dilakukan beliau guna ingin melakukan percepatan pembangunan di bidang ekonomi. Dan kita telah lihat dari tahun 2015 hingga sekarang UMKM Semarang mengalami pertumbuhan yang pesat,” kata Paulus Pangka. “Salah satu program yang dicanangkan beliau adalah iJus Melon yang telah mendapatkan penghargaan dari Presiden Joko Widodo sebagai 40 inovasi terbaik di Indonesia tahun 2017,” sebutnya. Inovasi tersebut merupakan singkatan dari Ijin Usaha Mikro Melalui Online (iJus Melon). “Ini merupakan program pencatatan ijin usaha mikro dan kecil yang memberikan kemanfaatan bagi UMKM yang terdaftar usahanya. Berkat program ini, Wali Kota Semarang berhasil membina 16.597 UMKM dan pastinya akan terus berkembang,” ujarnya. Dalam beberapa kesempatan, Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini menyampaikan bahwa program iJus Melon ini bisa memicu total omzet pelaku usaha kecil di Kota Semarang dan juga berpengaruh pada penyerapan jumlah tenaga kerja. "Penghargaan ini tentu saja menjadi penyemangat sedulur-sedulur di Pemerintah Kota Semarang untuk bekerja lebih baik, karena kalau kerja baik diapresiasi maka pasti bekerjanya akan lebih semangat lagi," kata Hendi. Menurutnya, dengan inovasi aplikasi iJus Melon, pelaku usaha mikro di Kota Semarang bisa cepat mendapatkan legalitas usaha, hanya 4 menit. “Legalitas itu bisa menjembatani pengusaha kecil mendapatkan instrumen bantuan seperti modal dan pendampingan. Cepatnya pengurusan legalitas karena adanya pemangkasan jalur birokrasi karena sistemnya online,” ujarnya. ( Baca lebih lajut: SINDOnews

Wali Kota Semarang Upayakan Gedung Parkir Pandanaran Segera Rampung Wali Kota Semarang , Hendrar Prihadi terus berupaya mengawal pembangunan gedung parkir kawasan oleh-oleh Pandanaran.

Wali Kota Probolinggo menari Sajojo bersama pelajar Papua Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin dan Wakil Wali Kota Probolinggo Mochammad Soufis Subri menari Sajojo bersama pelajar asal Papua yang mengenyam ...

Wali Kota Solo Jamin Keamanan Warga PapuaRudyatmo mengatakan Solo tidak boleh dipecah belah oleh siapapun dan dengan berbagai cara apapun.

Wali Kota Surakarta jamin keamanan warga Papua Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menjamin keamanan warga Papua yang tinggal di Kota Solo, Jawa Tengah, setelah  setelah ketegangan mahasiswa Papua di ...

Wali Kota Surakarta Jamin Keamanan Mahasiswa Papua Pasca-muncul Vandalisme Berbau ProvokatifJaminan keamanan itu diberikan pasca ditemukannya vandalisme berbau provokatif tentang Papua, di Solo.

Wali Kota Yogyakarta enggan komentari temuan uang di rumah Kabid SDA Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti memilih tidak memberikan komentar terkait temuan uang sekitar Rp130 juta saat Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan ...



Kata Jokowi Calon Ibu Kota Baru Tidak Ada Banjir, Tapi Buktinya? - VIVA

3 WNI Kru Kapal Pesiar Jepang Positif Terinfeksi Virus Corona

Arahan Jokowi, BPIP Pakai Tiktok untuk Sosialisasi Pancasila

Tiga WNI positif mengidap penyakit virus corona di kapal pesiar Diamond Princess

Draf RUU Ketahanan Keluarga: Istri Wajib Mengurus Rumah Tangga

Mahfud: Kesalahan Ketik Omnibus Law di Kemenko Perekonomian

Pemerintah Tolak Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Tulis Komentar

Thank you for your comment.
Please try again later.

Berita Terbaru

Berita

25 Agustus 2019, Minggu Berita

Berita sebelumnya

Jurgen Klopp Puji Perfoma Liverpool Usai Bekuk Arsenal

Berita selanjutnya

Dikalahkan Madura United 3-0, PSIS Tak Beranjak di Peringkat 12
Sebut Rezim Komunis, Alfian Tanjung Kembali Dipolisikan Final Piala Gubernur Jatim: Persebaya Vs Persija di Gelora Bung Tomo Sri Mulyani: Disuntik, BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp15,5 T Partai Demokrat: Suami Idaman Adalah Yang Main Tik Tok Seperti AHY Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo Jadi Komisaris Utama BRI Tangis BCL Pecah saat Ayah Ashraf Sinclair Sampaikan: Bunga, Terima Kasih Telah Mencintai Anak Kami - Tribun Ambon Sampai Diatur RUU Ketahanan Keluarga, Kenapa Muncul Perilaku Seks BDSM? Isak Tangis BCL Dapat Pesan dari Ayah Ashraf Sinclair: Bunga, Terima Kasih Telah Mencintai Anak Saya - Tribun Kaltim Viral Ojol-Debt Collector Ribut di Rawamangun, Polisi Turun Tangan FOTO: Kapal Pesiar MS Westerdam Terpapar Virus Corona Ashraf Sinclair Punya Sertifikat Trainer Crossfit, Tak Ngeluh Saat Latihan Mahasiswa Beri Rapor Merah untuk Ganjar
Kata Jokowi Calon Ibu Kota Baru Tidak Ada Banjir, Tapi Buktinya? - VIVA 3 WNI Kru Kapal Pesiar Jepang Positif Terinfeksi Virus Corona Arahan Jokowi, BPIP Pakai Tiktok untuk Sosialisasi Pancasila Tiga WNI positif mengidap penyakit virus corona di kapal pesiar Diamond Princess Draf RUU Ketahanan Keluarga: Istri Wajib Mengurus Rumah Tangga Mahfud: Kesalahan Ketik Omnibus Law di Kemenko Perekonomian Pemerintah Tolak Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Pengakuan Siswi SMA Pembuang Bayi: Lakukan Hubungan Terlarang dengan Adik yang Masih SD Saat Ibu ke Sawah Data Bocor Ungkap China Tahan Uighur dengan Alasan Agama Menkeu: BPJS Defisit Rp15,5 Triliun Jenazah Ashraf Sinclair Tiba di San Diego Hills, BCL Setia Mendampingi Cara Mencegah Serangan Jantung di Usia Muda Seperti Ashraf