Covid-19, Makam, Pandemi

Covid-19, Makam

Lahan Tempat Pemakaman Semakin Menipis Akibat Keganasan COVID-19

Lahan Tempat Pemakaman Semakin Menipis Akibat Keganasan COVID-19

22/01/2021 12:16:00

Lahan Tempat Pemakaman Semakin Menipis Akibat Keganasan COVID-19

Lahan makam baru itu berada di TPU Srengseng Sawah, TPU Wulung (Bambu Apus), TPU Dukuh, TPU Semper dan TPU Joglo.

ShareVIVA -Lahan pemakaman di DKI Jakarta kini semakin berkurang seiring terus meningkatnya kasus kematian akibat virus COVID-19. Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemprov DKI membeli lahanmakambaru.Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mengatakan berdasarkan informasi dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, lahan baru itu berada di TPU Srengseng Sawah, TPU Wulung (Bambu Apus), TPU Dukuh, TPU Semper dan TPU Joglo.

Perpres Investasi Miras: Cerita Bahlil dan Kagetnya Wapres |Republika Online PAN Minta Anies Tegas Seperti Jokowi Terkait Jual Saham Bir Serius Siapkan Bima Arya untuk Pilkada DKI, PAN: Kader Terbaik Kami

"(Lahan pemakaman yang baru dibeli) ada lima lokasi," kata Ida saat dikonfirmasi awak media, Jumat, 22 Januari 2021.Baca juga:TPU Srengseng Sawah Hanya Tersisa 15 Petak Makam LagiMenurut Ida, pembelian lahan baru tersebut akan diprioritaskan untuk memakamkan jenazah pasien COVID-19. Tentunya dalam memakamkan jenazah pasien COVID-19 memiliki protap yang berbeda dengan jenazah non-COVID.

"Kondisi saat ini iya (prioritas untuk makam jenazah pasien COVID-19). Karena angka pelayanan pemakaman meningkat karena protap (pemakaman) COVID-19. Ini alokasi untuk petak makam baru," ujar Ida.Bagi jenazah COVID-19 yang ingin dikuburkan di TPU lain, lanjut dia, dapat dimakamkan dengan cara ditumpang. Tentunya hal tersebut harus mendapatkan persetujuan dari keluarga jenazah yang bersangkutan. headtopics.com

Baca lebih lajut: VIVAcoid »

Penampungan Anjing Difabel di Thailand

Salah satu tempat penampungan anjing di Chonburi, Thailand, tak hanya menampung anjing liar, tapi juga anjing difabel. Pemilik penampungan ini adalah warga Swedia yang pindah ke Chonburi pada 2002, di mana saat itu ia tak tega melihat anjing-anjing terlantar.

Makanya pada patuh pemerintah, Patuh Pada Agama, taat pada Allooh dan RosulNya, biar Allooh tdk mngirim musibah,hidup pada semaunya si .. Giliran di kasih musibah pada ngeluh .dasar manusia yg tdk ada sukur nya.NIKMAT APA LAGI YG KAMU DUSTAKAN? surat Arrokhmaan.