Corona Di İndia, Corona, Covid-19, Virus Corona, İndia

Corona Di İndia, Corona

Krisis Corona di India Memburuk, Warga 'Kelabakan' Tak Kebagian Bed di RS

Corona di India ngegas gila-gilaan. Jumlah bed untuk kota di India berpenduduk 20 juta orang tersisa kurang dari 100.

19/04/2021 6:41:00

Corona di India ngegas gila-gilaan. Jumlah bed untuk kota di India berpenduduk 20 juta orang tersisa kurang dari 100.

Mencetak rekor 260 ribu kasus per hari, krisis Corona di India terus memburuk. Jumlah bed untuk kota di India berpenduduk 20 juta orang tersisa kurang dari 100.

Ibu kota India, New Delhi, mencatat 25.500 kasusvirus Coronadalam 24 jam terakhir. Kota yang paling parah terdampak COVID-19 di India ini bahkan hanya memiliki tempat tidur kurang dari 100, di seluruh RS untuk warganya yang lebih dari 20 juta orang.Hal ini diungkapkan Kepala Menteri Arvind Kejriwal, saat media sosial dibanjiri dengan keluhan warga India soal kurangnya tempat tidur RS, tabung oksigen, hingga obat-obatan.

Bela Palestina, Lusa Ribuan Buruh Turun ke Jalan Serentak di 24 Provinsi KSPI Protes Kedatangan TKA China Saat Warga Dilarang Mudik Wanita yang Marahi Petugas di Pos Penyekatan Mengaku ke Anyer Mau Melayat Neneknya, Tapi..

"Kekhawatiran yang lebih besar adalah bahwa dalam 24 jam terakhir angka positivity rate meningkat menjadi sekitar 30 persen dari sebelumnya 24 persen. Kasus-kasus meningkat sangat cepat. Tempat tidurnya cepat terisi," kata Kejriwal dalam jumpa pers.

Baca juga:Masih Ribut-ribut Vaksin Nusantara? Saran Menkes, Debatnya di Jurnal SajaNew Delhi lockdownNew Delhi, yang memberlakukan jam malam akhir pekan, adalah salah satu kota yang paling parah terkena dampak lonjakan COVID-19 di India. Gelombang besar kedua Corona membebani infrastruktur kesehatan. headtopics.com

Ketika kasus-kasus meningkat di seluruh India, kritik keras dilontarkan soal bagaimana pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi bersikap menangani krisis kesehatan khususnyaCOVID-19. Sebab, festival keagamaan dan demonstrasi pemilihan umum yang dihadiri oleh ribuan orang terus berlanjut.

Pemerintah India sebelumnya melonggarkan kebijakan lockdown pada awal 2021, meskipun beberapa wilayah termasuk New Delhi dan negara bagian Maharashtra, tetap melakukan pembatasan lokal. New Delhi telah mengizinkan ruang bioskop beroperasi dengan kapasitas 30 persen dan orang-orang bebas bergerak selama hari kerja.

Namun, kini New Delhi kembali menerapkanlockdownselama dua pekan ke depan."Tidak ada pilihan selain New Delhi lockdown selama 1-2 minggu," kata Dr Ambrish Mithal, dokter endokrinologi dan diabetes terkemuka di operator rumah sakit Max Healthcare, menambahkan bahwa kebijakan jam malam akhir pekan tidak akan berhasil.

"(Situasi) saat ini tidak dapat diatur," katanya di Twitter.Di tengah laporan kekurangan pasokan oksigen dan obat-obatan penting seperti obat antivirus Remdesivir, Modi pada hari Sabtu meminta pihak berwenang untuk mendorong semua upaya meningkatkan produksi vaksin COVID-19 dan meminta timnya untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah. headtopics.com

270 Pemudik Dites Antigen di Bekasi, 4 Positif Covid-19 Kebun Binatang Bandung Ramai, 2 Calon Wisatawan Positif Covid VIDEO: Hari Ketujuh Militer Israel Bombardir Gaza Baca lebih lajut: detikcom »

Kasus Baru Covid-19 di India Sebabkan Berbagai Kekacauan, Tembus 400 Ribu dalam Sehari - Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Kondisi pandemi Covid-19 yang…

NabilaKudo dolly😟 OTGnya ikutan rebutan masuk RS..... Sengklek.. friend and fun