KPK Pastikan Tindaklanjuti Laporan Dugaan Korupsi Impor Bawang Putih

07/07/2022 05.43.00

KPK Pastikan Tindaklanjuti Laporan Dugaan Korupsi Impor Bawang Putih

KPK Pastikan Tindaklanjuti Laporan Dugaan Korupsi Impor Bawang Putih

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan terkait laporan Maki terkait dugaan korupsi impor bawang putih tersebut dan telah diterima bagian pengaduan masyarakat di KPK

MASYARAKAT Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) melaporkan dugaan korupsi impor bawang putih ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Iman Firdaus JAKARTA, KOMPAS.pada 2012 dan 2013 di Jawa Barat ke tahap penyidikan.Lili Pintauli Siregar absen dalam sidang etik di Dewan Pengawas (Dewas) KPK karena mengikuti putaran kedua G20 Anti Corruption Working Group (ACWG) 2022 di Bali.

Laporan tersebut merupakan kasus dugaan korupsi impor bawang putih tahun 2020-2021 dan telah dilayangkan melalui surat elektronik dan telah diterima KPK, Kamis (30/6)."KPK mengapresiasi pihak-pihak yang terus gigih berperan dalam upaya pemberantasan korupsi," kata Ali Fikri kepada media di Jakarta, Rabu (6/7).Karena sebab itu, sidang terhadap Lili kemudian ditunda.Ali Fikri menegaskan, KPK memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dengan lebih dahulu melakukan verifikasi dan telaah terhadap data laporan tersebut.LPDB-KUMKM berada di bawah koordinasi Kementerian Koperasi dan UKM.Baca juga: MAKI Laporkan Dugaan Korupsi Impor Bawang Putih Senilai Rp900 Miliar "Verifikasi dan telaahan penting agar diketahui apakah pengaduan tsb sesuai ketentuan UU yang berlaku masuk ranah tindak pidana korupsi dan menjadi kewenangan KPK," ungkapnya.Baca Juga: "Majelis telah menunda sidang untuk dilanjutkan kembali hari Senin, 11 Juli 2022 pukul 10.Sementara itu, Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan pihaknya masih menunggu tindak lanjut laporannya tersebut.Masuk G20 anda harus benar dulu.

"Sampai saat ini KPK belum lakukan kroscek lagi kepada saya kecuali komunikasi melalui email, jadi saya menunggu saja, tapi nanti bisa saja saya datang ke KPK untuk menambah data sekaligus berusaha ketemu tim analisisnya," katanya kepada media.Tumpak mengatakan Dewas telah menerima surat dari pimpinan KPK yang mengungkapkan alasan ketidakhadiran Lili dalam persidangan tersebut.Kegiatan fiktif itu diduga merugikan keuangan negara ratusan miliar.Terkait dugaan korupsi dan detil kasus, lanjut Boyamin, pihaknya belum bisa membuka ke publik, menurutnya proses tahapan kasus masih jauh, oleh karenanya, pihaknya menyerahkan penuh ke KPK untuk bisa ditindaklanjuti."Saya kan tidak bisa memaksa, ini pasti jadi kasus korupsi, karena itu saya menyerahkan sepenuhnya pada KPK untuk diproses masuk ranah korupsi atau tidaknya," lanjut Boyamin."Melaksanakan tugas mengikuti pertemuan G20 di Bali," ujar Tumpak.Terkait dengan laporan MAKI, apakah berasal dari oknum-oknum di kementerian karena dinilai Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian yang mengeluarkan izin, Lanjut Boyamin, pihaknya belum bisa membuka dan menyebutkannya."Berkaitan dengan oknum-oknum ya saya juga belum bisa nyebut nama atau instansinya, ya semua bisa aja diduga oknum itu berdasarkan dari kementerian-kementerian yang memang ada kaitannya dengan impor bawang," jelasnya.Sidang etik tersebut, kata dia, akan digelar di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi (ACLC) KPK, Jakarta.Menurutnya, Lili harus menghadiri sidang etik bukan ikut acara G20 ACWG di Bali.

Namun, jika KPK mengabaikan laporannya tersebut, kata Boyamin, pihaknya akan membawa ke penegak hukum yang lainnya."Kalau nanti KPK mengabaikan bisa saja saya bawa ke penegak hukum yang lain, misalnya Kejaksaan Agung, karena Kejaksaan Agung kan juga sudah melakukan banyak penanganan korupsi dari yang berhubungan dengan ekspor impor," katanya.Hal tersebut, kata dia, sebagaimana Peraturan Dewas KPK Nomor 03 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pemeriksaan dan Persidangan Pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK.(RO/OL-09).

Baca lebih lajut:
Media Indonesia »
Loading news...
Failed to load news.

Ketika Dewas KPK Gagal Sidangkan Lili Pintauli karena Disebut Tugas ke Bali, KPK Membiarkan?Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gagal menyidangkan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar Masihkah klian percaya dg kinerja KPK_RI skrg ini? Tampaknya Ngr ini sdg krisis Kejujuran, hampir di smua lini, smakin byk nian Org2 tdk jujur, smuanya hny demi uang, melindungi kjahatan, kpentingan pribadi&golongan dll Kapankah Ngr ini bsa minimalisir ketdk jujuran&kemunafikan? Mantapp KPK mulai konyol krn ulah para atasan

KPK Telusuri Penarikan Uang di Rekening Kopanti Jabar untuk Pihak Kasus Korupsi LPDB-KUMKM - Tribunnews.com12 saksi diperiksa KPK terkait dugaan korupsi penyaluran dana bergulir fiktif oleh LPDB-KUMKM tahun 2012-2013.

Eks Pimpinan KPK Sindir Lili Bicara Integritas di G20: Harusnya Sehat DuluLili Pintauli absen dalam sidang etik karena mengikuti putaran kedua G20 ACWG 2022 di Bali. Absennya Lili di sidang etik disindir oleh Eks Wakil Ketua KPK Saut.

Robohnya Supremasi Moral KPKWibawa KPK sedang terpuruk ke titik nadir. Aroma pembusukan integritas menyeruak dari dalam. Mulai level pimpinan hingga beberapa personelnya.

Lili Pintauli Pilih ke Bali daripada Hadiri Sidang Etik, Ini Penjelasan KPKWakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar mangkir alias tidak menghadiri sidang etik Dewan Pengawas (Dewas) karena sedang ada kegiatan dinas di Bali. Wakil Ketua Komisi...

KPK Mulai Telisik Keluarga eks Petinggi MA Penikmat Uang RasuahKPK mulai memeriksa saksi dari kalangan swasta untuk menelusuri aliran uang rasuah Nurhadi. KPK