Komnas HAM Tolak Hukuman Mati Herry Wirawan, Begini Respon Kejati Jabar

15/01/2022 10:20:00

Ini respon Kejati Jabar soal komentar Komnas HAM yang tidak setuju dengan tuntutan hukuman mati kepada terdakwa pemerkosa belasan santriwati, Herry Wirawan.

Herrywiryawan, Herry Wiryawan

Ini respon Kejati Jabar soal komentar Komnas HAM yang tidak setuju dengan tuntutan hukuman mati kepada terdakwa pemerkosa belasan santriwati, Herry Wirawan. herrywiryawan

Ini respon Kejati Jabar soal komentar Komnas HAM yang tidak setuju dengan tuntutan hukuman mati kepada terdakwa pemerkosa belasan santriwati, Herry Wirawan.

Baca lebih lajut: JPNN.com »

Polri: ACT diduga menyelewengkan dana Boeing sebesar Rp 107,3 miliar - ANTARA News

ANTARA -Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol. Nurul Azizah pada Senin (8/8) menyatakan aliran dana kecelakaan Boeing yayasan Aksi Cepat ... Baca lebih lajut >>

Komnas HAM jelaskan alasan tolak kebiri kimia terdakwa Herry WirawanKomisioner Pemantauan/Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Mohammad Choirul Anam menjelaskan alasan Komnas HAM menolak hukuman kebiri kimia terhadap ... mungkin harusny anda yg menjadi ayah atau keluarga koban. jadi bisa merasakan tututan keadilan dari korban. coba sedikit ber empati... harkat martabat dan masa depan mereka telah di injak, di hancurkan ... saya 'SETUJU', jangan di hukum mati, disiksa hingga enggan untuk hidup👍👍 suntik racun kobra aja kan biologi bukan kimia masuknya..

Hukuman Mati Herry Wirawan Dinilai Keberatan, Komnas HAM: Kami Berharap Ada Perubahan Kebijakan - Pikiran-Rakyat.comKomnas HAM mengaku keberatan dengan tuntutan hukuman mati oleh JPU kepada Herry Wirawan terkait kasus pemerkosaan 13 orang di Bandung. Anggota KomnasHAM tidak memiliki anak/saudara perempuan atau ibu yang diperkosa. Jangan pandang bulu, kalau di islam wajib dipancung! Biar jera. Dimana mana orang berdosa itu berani berbuat berani bertanggungjawab. Maka laksanakanlah hukuman mati! Hukum 100 tahun di penjara, biar tau kalau yg cabul di penjara kaya apa.

Komnas HAM Tolak Hukuman Mati Herry Wirawan, Dedi Mulyadi: Lihat Sisi KorbanDedi Mulyadi meminta agar Komnas HAM jangan hanya melihat dari sisi pelaku saja. Tetapi, juga harus melihat dari sisi korban secara holistik. Suruh menafkahi anak dan ibu bayi se umur hidupnya.... HAM berlaku buat manusia, tapi dia BUKAN MANUSIA pak. Makanya Tagar.. BUBARKANKOMNASHAM lebih aktif kita serukan

Tolak Hukuman Mati Herry Wirawan, Bagaimana Sikap Komnas HAM Soal Para Korban? Ini KomentarnyaKomnas HAM mengomentari soal para korban kejahatan seksual Hery Wirawan setelah menolak hukuman mati untuk pelaku. Eh.. Bonyok.. 🤭 SavedOneClick Kl anak dari Komnas ham diperkosa bagaimana? Apa masih bilang itu melanggar HAM?

BRIN Sarankan Komnas HAM Sampaikan Keberatan Peleburan Unit Riset ke Kemenpan RB'Apabila ada keberatan, itu bukan kewenangan kami untuk memutuskan. Sebaiknya Komnas HAM menyampaikan ke Menpan-RB,' ujar Laksana.

jabar.Kamis, 13 Januari 2022 19:53 WIB Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Mohammad Choirul Anam.PIKIRAN RAKYAT - Hukuman yang diberikan kepada terdakwa Herry Wirawan hingga kini masih menuai kontroversi.Anggota Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi (Foto: istimewa) Purwakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menolak tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut hukuman mati dan kebiri kimia bagi Herry Wirawan, terdakwa kasus pemerkosaan 13 santriwati di Bandung.

jpnn.com, KOTA BANDUNG - Tuntutan hukuman mati yang diajukan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar) terhadap pemerkosa 13 santriwati, Herry Wirawan dinilai Komnas HAM bertentangan dengan prinsip HAM. "Ini (kebiri kimia) tidak sesuai dengan prinsip HAM dan semangat perubahan hukum di kita," kata Choirul Anam saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis. Selain dikenakan hukuman mati, Herry Wirawan juga dituntut tambahan hukuman kebiri kimia. Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga menuntut Herry Wirawan dengan pidana tambahan yaitu hukuman kebiri kimia.  Menanggapi hal tersebut, Kepala Kejati Jabar Asep N Mulyana melalui Kasinpenkum Kejati Jabar Dodi Gazali Emil enggan berkomentar banyak. Baca juga: Komnas HAM: Indonesia jadi sorotan dunia jika terapkan hukuman mati "Untuk setiap ancaman hukuman mati, Komnas HAM selalu bersikap menolak," tegasnya. Baca Juga: Pihaknya kini fokus untuk menyelesaikan perkara tersebut dan menegakkan hukum sebagaimana telah menjadi tugas dari kejaksaan. Tetapi, juga harus melihat dari sisi korban secara holistik.

  "Ya jadi kami fokus saja pada penyelesaian perkara ini dan melakukan penegakan hukum karena itu adalah tugas kami sebagai penegak hukum. Namun demikian, tidak dalam bentuk hukuman mati. Menurut Komisioner Pemantauan/Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Mohammad Choirul Anam hukuman kebiri tidak sesuai dengan prinsip HAM. Kami fokus ke situ saja. Kami tidak mengomentari hal-hal di luar itu," kata Dodi dihubungi, Sabtu (15/1). Baca juga: "Kami berharap ada perubahan kebijakan," kata Choirul.  Lebih lanjut, Dodi menuturkan, Kejati Jabar juga tengah fokus untuk memberi masa depan yang lebih baik kepada para korban dan anak-anaknya. Baca Juga: "Kami fokus juga bagaimana memberikan masa depan yang lebih baik kepada korban dan anak-anaknya yang dilahirkan dari perkara ini. Herry juga dituntut untuk diberi hukuman kebiri kimia serta hukuman untuk membayar denda dan membayar restitusi untuk korban. Dedi pun sepakat dengan tuntutan JPU yang tak hanya menuntut hukuman mati, tetapi juga dilakukannya kebiri kimia terhadap Herry Wirawan.

Kami fokus memberikan perlindungan kepada para korban dan memberikan masa depan yang lebih baik untuk mereka," jelasnya.  Sebelumnya, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menyatakan ketidaksetujuannya dengan tuntutan berat jaksa kepada terdakwa pemerkosa santriwati, Herry Wirawan. Pewarta: Anita Permata Dewi. .