Komisi II DPR Setuju Pilkada 2020 Digelar 9 Desember |Republika Online

  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 50 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 63%

Indonesia Berita utama Berita

Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama

Seluruh tahapan Pilkada harus dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi II DPR telah menggelar rapat kerja dengan penyelenggara pemilihan umum, untuk membahas pelaksanaan pemilihan kepala daerah 2020. Salah satu hasilnya, mereka setuju bahwa tahapannya dapat dilanjutkan mulai 15 Juni mendatang.

"Maka Komisi II DPR RI bersama Mendagri RI dan KPU RI setuju pemungutan suara serentak dilaksanakan pada 9 Desember 2020," ujar Doli. Terakhir, Komisi II .eminta kepada KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk mengajukan usulan tambahan anggaran terkait Pilkada di Provinsi/Kabupaten/Kota."Secara lebih untuk selanjutnya dapat dibahas oleh Pemerintah dan DPR RI," ujar Doli. Baca Juga Ketua KPU RI Arief Budiman mengatakan, tidak mungkin lembaganya memundurkan jadwal tahapan lanjutan Pilkada Serentak 2020 dari bulan Juni menjadi Juli. Apabila, pelaksanaan pemungutan suaranya dilaksanakan pada 9 Desember mendatang.

"Kalau mau mengurangi masa kampanye maka penetapan pasangan calon dimundurkan, dan kalau itu dilakukan, ada dua hal yang tidak memungkinkan yaitu pertama, memproduksi logistik karena beberapa logistik bisa diproduksi setelah paslon ditetapkan seperti surat suara dan formulir sehingga kalau waktunya mepet maka tidak memungkinkan," ujarnya.

 

Terima kasih atas komentar Anda. Komentar Anda akan dipublikasikan setelah ditinjau.
Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

 /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Komisi II DPR Gelar Raker Bahas Pilkada SerentakRaker dilakukan untuk merespons tentang program dan penjadwalan pilkada serentak pada 9 Desember 2020.
Sumber: Beritasatu - 🏆 26. / 59 Baca lebih lajut »

Komisi II DPR Setuju Pilkada Serentak Digelar 9 DesemberSeluruh tahapan Pilkada harus dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan, berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19. Maksa amat sihh 🤮
Sumber: Beritasatu - 🏆 26. / 59 Baca lebih lajut »

Wakil Ketua Komisi II Ragu Pilkada Dapat Digelar Desember'Saya masih meragukan kesiapan kita, bukan pemerintah ya, bukan KPU saja, tapi kita semua,' ujar Arwani. harusnya mencontoh malaysia singapur aja dulu tp klo mau irit mencontoh amerika dalam pelaksanaan pemilu perlu gk ada kpu bawaslu dan produk sejenisnya,perasaan waktu jaman pa harto,gk begini amatbanyak pemborosananggaran yg harusnya buat bangun sekola rumah sakit fasilitas umum kan kerjanya harusnya mereka cuma paling 2 sampe 3 bulan,,klo kerjanya bertahun tahun ngapain aja tuh heheheheh
Sumber: kompascom - 🏆 9. / 68 Baca lebih lajut »

Selamatkan Ekonomi, Komisi XI DPR RI Dukung Era New NormalKomisi XI DPR mendukung langkah pemerintah untuk menerapkan tatanan baru (new normal) di tengah pandemik Covid-19 agar kondisi ekonomi segera pulih. NewNormal PKB doang keleus 😂
Sumber: jpnncom - 🏆 25. / 59 Baca lebih lajut »

Anggota Komisi III DPR: Kita Tidak Bisa Hidup Berdampingan dengan Covid-19Pasalnya, Covid-19 dapat menyerang siapa saja, dari berbagai kelas sosial, jabatan, dan usia. Solusinya ngawang pak. Di awang2... Gw juga bisa ngemeng gitu. Selama belum ada vaksin atau obatnya, kita terpaksa harus hidup dengan virus ini. Suka atau tidak. Seperti penyakit2 yg lain. Terserah mau berdamai atau berperang. Yg pasti yg kuat akan hidup. d cerna dulu pak...baru komentar...jgn berpikir seperti anak kecil.. bapak udh menjadi wakli rakyat...hrs berpikir maju lah...haadeewww Mudah2 an mulut2 busuk.. hati yang kotor itu bisa berintrospeksi diri dengan adanya covid. Sukur2 covid itu menyerang mulut dan hati orang2 busuk
Sumber: kompascom - 🏆 9. / 68 Baca lebih lajut »

Lyon Gugat Ligue 1 ke Komisi NegaraLyon yang sukses mencapai 16 besar Liga Champions terpuruk di peringkat tujuh klasemen dan gagal meraih tiket ke kompetisi Eropa saat Ligue 1 dihentikan.
Sumber: mediaindonesia - 🏆 2. / 92 Baca lebih lajut »