Kebut Normal Baru demi Ekonomi - Berita Utama - koran.tempo.co

  • 📰 korantempo
  • ⏱ Reading Time:
  • 50 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 51%

Indonesia Berita utama Berita

Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama

Kebut Normal Baru demi Ekonomi

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan serangkaian kebijakan untuk melancarkan kembali aktivitas masyarakat. Tindakan yang mengarah pada kondisi “normal baru” itu dirancang untuk menggenjot kegiatan ekonomi.

Jokowi mengatakan aparat bakal bersiaga di 1.800 titik keramaian untuk mengawasi pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar. Personel TNI dan Polri akan mencegah kerumunan orang dan menindak warga yang tak mengenakan masker. Menurut Presiden, kehidupan normal baru harus diterapkan untuk menjaga produktivitas masyarakat.

Kedua, kemampuan dan kapasitas sistem kesehatan daerah. Suharso mengemukakan, daerah dianggap sudah dapat mengendalikan wabah jika tingkat keterisian ranjang di fasilitas kesehatannya tak melebihi 60 persen dari kapasitas. ”Misalnya rumah sakit punya 100 tempat tidur, maka maksimum 60 persen untuk pasien Covid-19.”

Kementerian Kesehatan juga menerbitkan protokol pencegahan penularan virus dalam lingkungan perkantoran dan industri. Panduan ini memuat acuan teknis beraktivitas di tempat kerja. Direktur Jenderal Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Achmad Yurianto mengemukakan protokol tersebut disusun supaya aktivitas ekonomi dapat berjalan.

 

Terima kasih atas komentar Anda. Komentar Anda akan dipublikasikan setelah ditinjau.
Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

 /  🏆 38. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Normal Baru, Pengalaman Baru Masyarakat Baru – Kompas.idPandemi Covid-19 mengubah banyak hal. Tantangannya bagaimana memanfaatkan hadirnya era masa depan itu saat ini. Lembaga McKinsey memberi nasihat kepada perusahaan cara menjadi lebih kuat setelah krisis Covid-19. Apanya yang baru min... Yang ngomong masih orang lama
Sumber: hariankompas - 🏆 8. / 70 Baca lebih lajut »

Ragu Menjelang Normal Baru - Cover Story - koran.tempo.coPemerintah terus mengkampanyekan rencana kebijakan normal baru dengan alasan menyelamatkan perekonomian. Karena banyak syarat yang belum terpenuhi, para ahli ragu akan keampuhan strategi hidup berdampingan dengan wabah itu.⁠ Kalo mau berdampingan gitu, ya harus nerapin gaya hidup sehat new normal = abnormal Ragu boleh tapi pasrah jangn..
Sumber: korantempo - 🏆 38. / 51 Baca lebih lajut »

Normal Baru Covid-19 - Editorial - koran.tempo.coPersiapan kebijakan normal baru harus benar-benar matang. Pengerahan polisi dan tentara bisa mubazir jika warga sulit berdisiplin menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
Sumber: korantempo - 🏆 38. / 51 Baca lebih lajut »

Mahfud MD: New Normal Baru Wacana, Belum Keputusan PemerintahMenko Polhukam Mahfud MD menegaskan penerapan new normal menghadapi virus corona masih jadi wacana, belum diputuskan pemerintah. ismailfahmi Tapi si MarikaRahman_ bilangnya Herd Immunity, sedangkan WHO tidak mendukung sama sekali dan mengecam negara yang memakai Herd Immunity sebagai salah satu metode penanganan penyebaran covid-19. Nanti kyak save an skripsi.. new normal fix, sampe new normal fix siip fix banget.. newnya new normal.. pokokny mirip gtu lh Menyengsarraakakan raktat
Sumber: CNN Indonesia - 🏆 27. / 53 Baca lebih lajut »

Di Era Normal Baru, Cara Karyawan Gunakan Kantor akan BerubahPara CEO perseroan sedang menguji kembali strategi dan mungkin mempertimbangkan kalibrasi ulang jumlah ruang.
Sumber: mediaindonesia - 🏆 2. / 92 Baca lebih lajut »

Ini Indikator Penentu Sebuah Daerah Siap Lakukan Aktivitas Sosial Ekonomi Saat 'New Normal'Suatu daerah diizinkan melakukan aktivitas sosial ekonomi jika kasus positif Covid-19 turun 50 persen selama dua pekan berturut-turut. validasi data penurunannya gimana? parno euy kalau pakai data palsu, +62 gitu loh... Ini artinya sekolah daring tetep lanjut ya YusufNusantara1 Iya in aja deh
Sumber: kompascom - 🏆 9. / 68 Baca lebih lajut »