Kasus Penyekapan di Depok Jalan di Tempat, Kejaksaan Salahkan Polisi

28/01/2022 19:10:00

Kejaksaan belum menerima SPDP atas kasus penyekapan pengusaha konstruksi dan istrinya dari Polres Metropolitan Kota Depok. Sementara kasus sudah setengah tahun.

Kasus Penyekapan Di Depok Jalan Di Tempat, Kejaksaan Salahkan Polisi

'Kami (Penyidik Kejaksaan) sudah mengirimkan surat agar penyidik kepolisian mengirim SPDP para tersangka. Sayangnya, sampai hari ini tak dikirim-kirim juga, ' kata Andi, Jumat (28/1). Sumber:

Kejaksaan belum menerima SPDP atas kasus penyekapan pengusaha konstruksi dan istrinya dari Polres Metropolitan Kota Depok. Sementara kasus sudah setengah tahun.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Depok Andi Rio Rahmat Rahmatu mengatakan harusnya perkara sudah ke penuntutan karena sudah lama yakni setengah tahun. Tetapi karena masih ditangan polisi, sehingga perkara jalan ditempat."Kami (Penyidik Kejaksaan) sudah mengirimkan surat agar penyidik kepolisian mengirim SPDP para tersangka. Sayangnya, sampai hari ini tak dikirim-kirim juga, " kata Andi, Jumat (28/1).

Andi mengaku, polisi pernah mengirimkan SPDP para tersangka penyekakan terhadap pengusaha Handiyana Sihombing dan istrinya. Namun dikembalikan guna dilengkapi formil dan materilnya."Kejaksaan mengembalikan SPDP kasus penyekapan yang menimpa pengusaha asal Depok Handiyana Sihombing dan istrinya lantaran belum lengkap materil dan formilnya, " papar Andi.

Baca lebih lajut: Media Indonesia »

Sri Mulyani: Ekonomi Indonesia tumbuh 5,44% pada kuartal II - ANTARA News

ANTARA- Di tengah perlambatan ekonomi global pada kuartal II-2022 perekonomian Indonesia mampu tumbuh sebesar 5,44% (year-on-year/yoy). Menteri Keuangan Sri ... Baca lebih lajut >>

Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Daftar 21 Rumah Sakit Rujukan di DepokPemerintah Kota Depok telah menetapkan 21 rumah sakit (rujukan) bagi pasien Covid-19 untuk mengantisipasi lonjakan kasus.

Kasus Covid di Depok Naik, Wali Kota Ingatkan Masyarakat Disiplin Prokes | merdeka.comAdapun 5M yang dimaksud yaitu mencuci tangan memakai sabun atau menggunakan penyanitasi tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

Kasus Covid-19 di Depok Melonjak, RS Diminta Siapkan Tambahan Tempat Tidur PerawatanDinas Kesehatan Kota Depok meminta seluruh rumah sakit rujukan untuk menyiapkan tambahan tempat tidur perawatan bagi pasien Covid-19.

Petugas Damkar Depok Berhasil Evakuasi Bocah 4 Tahun yang Terkunci di Dalam MobilPetugas Pemadam Kebakaran berhasil menyelamatkan anak itu dengan memecahkan kaca pintu mobil pada bagian sopir.

Kantor Imigrasi Depok Ingin Pertahankan Predikat Wilayah Bebas KorupsiKantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok ingin mempertahankan penghargaan dan predikat wilayah bebas korupsi pada tahun 2022.

Mengurai Persoalan Sampah di Depok - Metro - koran.tempo.coPemerintah Kota Depok sudah mengantongi izin untuk memanfaatkan TPPAS Lulut-Nambo. Untuk membuang sampah ke TPPAS Lulut-Nambo, Pemerintah Kota Depok harus menyiapkan anggaran sekitar Rp 12 miliar per tahun. KoranTempo Pembangunan fasilitas pembuangan sampah di Desa Lulut dan Desa Nambo sudah rampung. Masih menunggu pengiriman mesin pengolah sampah yang diperkirakan mampu mengolah sekitar 3.000 ton sampah per hari. KoranTempo

PENYIDIK Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok sampai saat ini belum menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) atas kasus penyekapan pengusaha konstruksi dan istrinya dari Polres Metropolitan Kota Depok..Mohammad Idris mengharapkan kepada masyarakat untuk tidak lengah dan mengabaikan protokol kesehatan..

Sementara kasus sudah setengah tahun. Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Depok Andi Rio Rahmat Rahmatu mengatakan harusnya perkara sudah ke penuntutan karena sudah lama yakni setengah tahun. "Ada 21 dengan 88 tempat tidur ICU dan 465 tempat tidur isolasi," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati, dalam keterangannya, Kamis (27/1/2022). Tetapi karena masih ditangan polisi, sehingga perkara jalan ditempat. Serta meningkatkan ibadah dan memperbanyak doa kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa. "Kami (Penyidik Kejaksaan) sudah mengirimkan surat agar penyidik kepolisian mengirim SPDP para tersangka. Kemudian angkanya bertambah 183 kasus pada pekan kedua. Sayangnya, sampai hari ini tak dikirim-kirim juga, " kata Andi, Jumat (28/1). Pada pekan ketiga terjadi lonjakan kasus baru Covid-19 yakni mencapai 700.

Andi mengaku, polisi pernah mengirimkan SPDP para tersangka penyekakan terhadap pengusaha Handiyana Sihombing dan istrinya. Selanjutnya pada pekan keempat tercatat ada penambahan 810 kasus. BACA JUGA: Pada Kamis (27/1), terdapat penambahan sebanyak 406 kasus konfirmasi. Namun dikembalikan guna dilengkapi formil dan materilnya. "Kejaksaan mengembalikan SPDP kasus penyekapan yang menimpa pengusaha asal Depok Handiyana Sihombing dan istrinya lantaran belum lengkap materil dan formilnya, " papar Andi. Dinas juga mencatat ada 1. Baca juga: Modus Pemerkosa di Bawah Umur, Bujuk Rayu Hingga Uang Jajan Alasan pengembalian lainnya, kata dia karena Kejaksaan hingga kini tidak menerima berkas kasus tersebut dan tenggat waktunya juga sudah lewat. Sementara itu, pasien sembuh tidak mengalami penambahan, sehingga totalnya ada 103. SDPD dikembalikan ke penyidik Polres Metropolitan Kota Depok terakhir pada Selasa (21/12). Melihat kondisi itu, Mary meminta seluruh direktur rumah sakit untuk menyiapkan tambahan tempat tidur perawatan pasien Covid-19. Dinkes juga mencatat ada 1.

”Berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) sejak penerbitan P-17 yang kedua itu ada tenggat waktu selama 30 hari. Karena dalam waktu tenggat 30 hari berkas perkara belum datang ke kami untuk diteiti maka SPDP yang telah dikirimkan kami kembalikan,” tegasnya. Baca juga: Berikut ini daftar 19 rumah sakit rujukan bagi pasien Covid-19 di Kota Depok: RS Umum Tugu Ibu. Lalu, suspek aktif 0 kasus, kontak erat aktif bertambah 19 kasus, serta pasien probabel aktif 0 kasus atau tidak ada. Kendati demikian, lanjutnya proses hukumnya tetap berjalan. Namun jika nantinya akan dilanjutkan harus diterbitkan SPDP yang baru. ”Penyidikan masih berlanjut.173 orang. Pemkot Depok kini menyiapkan tempat isolasi terpusat atau tempat karantina bagi pasien Covid-19.

Jika ingin ungkap lagi maka harus mengirim kembali SPDP baru. Bukan berarti kasusnya dipeti es. Kasusnya tetap berjalan sepanjang ada penerbitan SPDP baru,” ucap Andi. Kuasa hukum Handiyana, Fajar Gora mempertanyakan belum dilimpahkannya berkas kasus kliennya. Padahal kasus ini sudah lama.

Lima tersangka sudah ditetapkan namun hingga kini mereka tidak ditahan. Kasusnya juga belum dinyatakan P-21. ”Sebelumnya kita apresiasi kinerja penyelidikan terhadap kasus klienya berjalan baik hingga telah menetapkan lima orang tersangka. Namun sampai saat ini pelimpahan berkas penyelidikan belum diserahkan ke Kejaksaan Negeri Kota Depok,” kata Fajar. Selain itu, katanya pihaknya juga mempertanyakan soal belum ditetapkan aktor utama dalam kasus ini.

Lima orang yang dinyatakan tersangka itu hanya anak buah yang disuruh untuk melakukan penyekapan terhadap Handi dan istrinya dan aktor utama penyekapan belum terungkap. Untuk diketahui, pengusaha Handiyana Sihombing dan istrinya disekap dan dianiaya di Hotel Margo, Jalan Margonda Raya, Beji, Kota Depok. Kasus penyekapan tersebut berlangsung selama tiga hari sejak 25-27 Agustus 2021. (OL-4) .