Kasus DID Tabanan, KPK Periksa 4 Manajer Hotel sebagai Saksi

24/01/2022 11:46:00

KPK hari ini memeriksa empat manajer hotel di Jakarta terkait korupsi pengurusan Dana Insentif Daerah (DID) di Kabupaten Tabanan, Bali.

Kasus Dıd Tabanan, Dana Insentif Daerah

KPK memeriksa empat manajer hotel di Jakarta terkait korupsi pengurusan Dana Insentif Daerah di Kabupaten Tabanan , Bali. Selengkapnya: 👇 KPK

KPK hari ini memeriksa empat manajer hotel di Jakarta terkait korupsi pengurusan Dana Insentif Daerah (DID) di Kabupaten Tabanan , Bali.

Front Office ManagerHotel Oakwood Kuningan), Marionaldfo (Manager Hotel Le Grandeur Mangga Dua)."Perkara ini sudah masuk pada tahap penyidikan, namun demikian saat ini kami belum dapat sampaikan kontruksi perkara ini secara utuh dan lengkap," kata Ali.

Ali menegaskan KPK akan mengumumkan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidikan dianggap cukup. Selain itu, KPK juga akan mengungkapkan pasal-pasal yang disangkakan kepada mereka.BACA JUGAEmpat OTT di Awal 2022, DPR: Bukti Tingginya Semangat KPK

Baca lebih lajut: BeritaSatu »

Komnas HAM panggil Ferdy Sambo pada Kamis 11 Agustus - ANTARA News

ANTARA - Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik pada Selasa (9/8) di Kantor Komnas HAM menyampaikan bahwa pihaknya akan memanggil Irjen Pol Ferdy ... Baca lebih lajut >>

KPK

Empat OTT di Awal 2022, DPR: Bukti Tingginya Semangat KPK4 OTT di awal tahun 2022 membuktikan tingginya semangat KPK dalam memberantas kasus korupsi di Indonesia. Selengkapnya: 👇 KPK

KPK Setor Rp 848 Juta ke Negara dari 3 Kasus Korupsi |Republika OnlineDana ratusan juta itu berasal dari penyitaan uang hingga lelang barang hasil korupsi Kalah sama kejaksaan KPK_RI berapa yang dikeluarkan negara untuk KPK ? jika cuma dapat sedikit lebih baik di bubarkan saja kecuali jika korupsi bisa hilang

Besok, Ratusan Aktivis 98 Geruduk KPK Tuntut Anak Presiden Jokowi DiperiksaRatusan orang yang tergabung dalam Aliansi aktivis 98 akan menggeruduk Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menuntut agar KPK_RI masa mesti digeruduk dulu, heran! Joman kudu keluarkan pasukan juga. Pasukan ecek2 dong. Tergusur deh Jokowi. Amin.

Gunduli Kepala, Warga Bekasi Dukung KPK Bongkar Aliran Suap Rahmat EffendiRatusan warga Bekasi Utara dari berbagai profesi secara sukarela menggunduli kepalanya. Penggundulan itu sebagai bentuk apresiasi kepada KPK terkait OTT Wali Kota...

Unjuk rasa tangkap Ketua KPK Malaysia berlangsung di Kuala LumpurSekitar 150 orang dari sejumlah organisasi dan aktifis partai politik melakukan unjuk rasa di Kuala Lumpur, Sabtu, meminta Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ...

Selain itu ada Tie Aswan ( Front Office Manager Hotel Oakwood Kuningan), Marionaldfo (Manager Hotel Le Grandeur Mangga Dua).Wayan Sudirta saat dihubungi, Minggu (23/1/2022).REPUBLIKA.OTT KPK Jadi Bukti Mafia Peradilan dan Jual Beli Hukum Itu Nyata Koordinasi aliansi, Bilung mengatakan, aktivis 98 akan melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Senin (24/1) sekitar pukul 11.

"Perkara ini sudah masuk pada tahap penyidikan, namun demikian saat ini kami belum dapat sampaikan kontruksi perkara ini secara utuh dan lengkap," kata Ali. Ali menegaskan KPK akan mengumumkan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidikan dianggap cukup. Hanya saja, dia berpesan agar KPK tidak hanya berfokus pada aspek penindakan saja. Selain itu, KPK juga akan mengungkapkan pasal-pasal yang disangkakan kepada mereka. Dana ratusan juta itu berasal dari pembayaran uang pengganti, penyitaan uang serta hasil lelang barang rampasan perkara korupsi. BACA JUGA Empat OTT di Awal 2022, DPR: Bukti Tingginya Semangat KPK Diberitakan sebelumnya, KPK terus mengusut kasus dugaan suap pengurusan DID Tabanan untuk tahun anggaran 2018. Menurutnya, KPK juga harus mengungkapkan kepada publik soal berbagai capaian positif yang telah KPK raih dalam aspek pencegahan dan supervisi. Hal ini salah satunya dilakukan tim penyidik dengan memeriksa mantan bupati Tabanan dua periode Ni Putu Eka Wiryastuti beberapa waktu lalu. "Meminta KPK memanggil Gibran dan Kaesang atas dugaan melakukan praktik KKN," tegas Bilung.

"Yang bersangkutan hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan persetujuan saksi dalam pengurusan dana DID untuk Kabupaten Tabanan Tahun 2018," kata Ali dalam keterangannya, Jumat (12/11/2021) silam. BACA JUGA Ini Daftar 18 OTT KPK Era Firli Bahuri Cs “Sekarang bagaimana mencegah persepsi masyarakat yang mengatakan bahwa itu penindakan banyak jangan-jangan pencegahannya belum berhasil. KPK telah menyetorkan uang rampasan Rp 486. Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV .