Kapolres Yalimo: Pelaku pembakaran di Elelim terkait PSU

23/01/2022 11:02:00
Kapolres Yalimo: Pelaku pembakaran di Elelim terkait PSU

Kapolres Yalimo: Pelaku pembakaran di Elelim terkait PSU

Kapolres Yalimo: Pelaku pembakaran di Elelim terkait PSU

Kapolres Yalimo AKBP Herman Napitupulu mengaku, pelaku pembakaran yang terjadi di Elelim, Sabtu (22/1) diduga karena menolak pelaksanaan pemungutan suara ...

Salah satu perumahan pemda yang dibakar di Elelim menjelang PSU, Sabtu (22/1) (ANTARA/HO/Polres Yalimo)Jayapura (ANTARA) - Kapolres Yalimo AKBP Herman Napitupulu mengaku, pelaku pembakaran yang terjadi di Elelim, Sabtu (22/1) diduga karena menolak pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU).

"Memang ada indikasi para pelaku melakukan pembakaran karena menolak pelaksanaan PSU yang dijadwalkan Rabu (26/1) mendatang. Anggota masih melakukan penyelidikan guna mengungkap secara pasti penyebab pembakaran tersebut," kata AKBP Napitupulu saat dihubungi ANTARA dari Jayapura, Minggu.

Baca lebih lajut: antaranews.com »

Pesan Luhut Binsar Pandjaitan untuk Segera Vaksin agar Siap Hadapi Varian Baru Covid-19

Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa varian covid omicron terbaru bisa ditangkal dengan vaksin 'booster', penggunaan masker di... Baca lebih lajut >>

Berdasarkan fakta-fakta yang telah terjadi dampak negatif Pemilukada secara langsung ditanah air, sudah perlu di pikirkan kembali agar Pilkepda diserahkan melalui DPR/DPRD?

Situasi Memanas Jelang PSU Pilkada Yalimo, Sekelompok Orang Bakar Rumah WargaSituasi memanas menjelang PSU Pilkada Yalimo yang akan digelar Rabu (26/1). Ada aksi bakar rumah warga pembakaran

Sekelompok Warga Bakar 2 Rumah di Yalimo Papua, Polisi SelidikiSekelompok warga membakar 2 rumah di Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua. Peristiwa itu terjadi menjelang pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di Yalimo.

Sekelompok Warga Lakukan Aksi Pembakaran di Elelim Jelang PSUSekelompok masyarakat melakukan aksi pembakaran di Elelim menjelang pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Yalimo, Papua, Sabtu (22.1.2022) Sekelompok...

Sekelompok Warga Bakar 2 Rumah di Yalimo Papua, Polisi SelidikiSekelompok warga membakar 2 rumah di Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua. Peristiwa itu terjadi menjelang pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di Yalimo.

Polisi Sebut Dua Terbakar di Elelim, Diduga Dilakukan Sekelompok Orang | merdeka.comPeristiwa terjadi jelang pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Yalimo, Papua. Pelaku masih diselidiki.

Situasi Memanas Jelang PSU Pilkada Yalimo, Sekelompok Orang Bakar Rumah WargaSituasi memanas menjelang PSU Pilkada Yalimo yang akan digelar Rabu (26/1). Ada aksi bakar rumah warga pembakaran

Minggu, 23 Januari 2022 14:58 WIB Salah satu perumahan pemda yang dibakar di Elelim menjelang PSU, Sabtu (22/1) (ANTARA/HO/Polres Yalimo) Jayapura (ANTARA) - Kapolres Yalimo AKBP Herman Napitupulu mengaku, pelaku pembakaran yang terjadi di Elelim, Sabtu (22/1) diduga karena menolak pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU).Sabtu, 22 Januari 2022 – 19:30 WIB Pembakaran perkantoran di Elelim, Kabupaten Yalimo, pada 29 Juni 2021 setelah pembacaan keputusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa pilkada.Papua .aksi pembakaran di Elelim menjelang pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Yalimo, Papua, Sabtu (22/1/2022) "Memang benar ada kasus pembakaran dua rumah yang masing-masing memiliki empat pintu," kata Kapolres Yalimo AKBP Hesman Napitupulu, Sabtu malam.

"Memang ada indikasi para pelaku melakukan pembakaran karena menolak pelaksanaan PSU yang dijadwalkan Rabu (26/1) mendatang. Anggota masih melakukan penyelidikan guna mengungkap secara pasti penyebab pembakaran tersebut," kata AKBP Napitupulu saat dihubungi ANTARA dari Jayapura, Minggu. Foto: Ilustrasi/ANTARA/HO/Dokumen Pribadi jpnn. Napitupulu mengaku anggotanya sudah berupaya semaksimal mungkin melakukan pengamanan. Aksi pembakaran rumah itu terjadi pada Sabtu (22/1), sekitar pukul 13. Tercatat dua rumah yang dibakar dan masing-masing memiliki empat kamar hingga yang terbakar seluruhnya delapan pintu, jelas Kapolres Yalimo AKBP Napitupulu. Sebelumnya pada 29 Juni 2021, sesaat setelah pengumuman dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa pilkada yang memutuskan dilaksanakannya PSU dan mengugurkan calon bupati Er Dabi sehingga tidak dapat mengikuti PSU sekelompok warga melakukan aksi pembakaran perkantoran dan rumah warga. Sebelumnya pada 29 Juni 2021 sesaat setelah pengumuman Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa pilkada yang memutuskan dilaksanakannya PSU dan menggugurkan calon Bupati Er Dabi sehingga tidak dapat mengikuti PSU, sekelompok warga melakukan aksi pembakaran perkantoran dan rumah warga.

Akibatnya 1. Baca juga: Paguyuban Yalimo Minta Erdi Dabi dan John Wilil Dilantik Jadi Bupati-Wabup Hesman menyebut tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.137 orang mengungsi dan kerugian mencapai Rp 324 miliar. Baca juga: .