Kemenlu, Kemlu Ri, Hong Kong, Veby Mega İndah, Jurnalis

Kemenlu, Kemlu Ri

Jurnalis Ditembak, Indonesia Masih Tunggu Jawaban Hong Kong

Jurnalis Ditembak, Indonesia Masih Tunggu Jawaban Hong Kong

08/10/2019 12:41:00

Jurnalis Ditembak, Indonesia Masih Tunggu Jawaban Hong Kong

Pemerintah Hong Kong belum memberikan penjelasan terkait insiden penembakan yang melukai seorang jurnalis Indonesia, Veby Mega Indah, saat meliput demonstrasi.

, pada akhir September lalu. Saat itu Mega menyatakan anggota kepolisian Hong Kong melepaskan tembakan ke arah jurnalis yang sedang meliput aksi unjuk rasa, dan sebuah proyektil peluru karet mengenai pelipis kanannya."Belum ada respons dari otoritas Hong Kong jadi mungkin masih dalam penyelidikan kepolisian Hong Kong, kami masih tunggu," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (8/10).

Annabelle Katanya Hilang, Ini Kisah Seram di Baliknya Fuad Yakin Dapat Restu Risma Ikut Pilwali Surabaya Hasil SBMPTN Sudah Diumumkan, Ini Dia Prodi yang Paling Diminati di UGM

Lihat juga:Judha menuturkan Indonesia melalui kantornya juga telah mengirimkan nota resmi kepada otoritas Hong Kong untuk meminta penjelasan dan permohonan penyelidikan atas insiden yang menimpa Veby. Namun, Judha menuturkan hingga saat ini Hong Kong belum merespons permintaan itu.

Judha mengatakan Veby sudah menunjuk pengacara untuk menggugat kepolisian Hong Kong."Ibu Veby sudah menunjuk pengacara untuk lakukan gugatan terhadap otoritas Hong Kong," kata Judha.[Gambas:Video CNN]Veby tertembak peluru karet di dekat matanya saat meliput aksi unjuk rasa di kawasan Wan Chai, Hong Kong, pada 29 September lalu.

Menurut informasi yang disampaikan jurnalis AFP, Jerome Taylor, Veby dilaporkan mengalami buta permanen pada mata kanannya sebagai dampak dari benturan peluru karet. Informasi itu didapat Taylor dari pengacara Veby, Michael Vidler, melalui pesan singkat.

Judha menuturkan sampai saat ini dokter masih mengobservasi kondisi mata kanan Veby. Dia mengatakan dokter juga belum memberi kesimpulan terkait kondisi mata Veby tersebut.Lihat juga:"KJRI mengunjungi Veby terakhir pada 7 Oktober kemarin. Kondisi yang bersangkutan sudah stabil dan semakin membaik. Mata kanan Veby masih diobservasi dokter jadi kami terus pantau kondisinya," kata Judha.

Baca lebih lajut: CNN Indonesia »

Dibuka Sabtu Siang Ini, Simak Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 5

Pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang V akan dibuka hari ini, Sabtu 15 Agustus 2020 pukul 12.00 WIB

Seorang Jurnalis Kembali Terluka di Hong KongSeorang jurnalis terkena bom molotov saat sedang meliput unjuk rasa di Hong Kong .

KJRI monitor proses hukum wartawati Indonesia tertembak di Hong KongKonsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong terus memantau proses hukum kasus wartawati Indonesia, Veby Mega Indah, yang tertembak saat ...

Dampak Demo Berkepanjangan, Warga Hong Kong Borong SembakoSaya belum pernah melihat ini dalam hidup saya. Itu seperti masa perang. Saya melihat orang-orang bahkan menimbun kertas...

Ribuan Pedemo Hong Kong Abaikan Hukum Anti-Penutup WajahAturan darurat mengancam pedemo menutupi wajah hukuman penjara setahun.

Ribuan pengunjuk rasa abaikan hukum anti-penutup wajah di Hong KongPuluhan ribu pengunjuk rasa berdemonstrasi melintasi bagian tengah Hong Kong pada Minggu, memakai penutup wajah, menantang kekuatan darurat era kolonial yang ... Apakah Indonesia berikutnya? Di Indonesia malah ada yg bangga menutupi wajah

VIDEO: Polisi Hong Kong Lempar Tong Sampah Ke DemonstranPolisi Hong Kong terekam menembakkan gas air mata dan melempar tong sampah dari atas jembatan ke arah pengunjuk rasa .