Jokowi: Agenda Strategis Dilanjutkan Meski Pandemi Covid-19 |Republika Online

  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 32 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 16%
  • Publisher: 63%

Indonesia Berita utama Berita

Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama

Jokowi meminta agenda strategis nasional tetap dilanjutkan meski ada pandemi Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar pelaksanaan agenda-agenda strategis untuk kepentingan nasional tetap dilanjutkan, meskipun di tengah pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan Jokowi saat membuka rapat terbatas evaluasi proyek strategis nasional untuk pemulihan ekonomi nasional dampak Covid-19 melalui video conference di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat .

Jokowi menjelaskan, agenda strategis tersebut tak hanya di bidang ekonomi, namun juga di bidang lainnya seperti pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta di bidang kesehatan."Misalnya di bidang kesehatan kita memiliki agenda besar yaitu menurunkan stunting, pemberantasan TBC, malaria, demam berdarah, HIV AIDS, dan juga berkaitan dengan hidup sehat yang ini harus terus kita," katanya.

Presiden pun menekankan agar agenda prioritas yang memberikan dampak besar bagi masyarakat tersebut tetap dilanjutkan, meskipun pemerintah saat ini tengah fokus menyelesaikan pandemi corona.

 

Terima kasih atas komentar Anda. Komentar Anda akan dipublikasikan setelah ditinjau.

Si oon

Pindah jangan lupa

Maksudnya pindah ibu kota?

agenda strategis paling juga buka Mal,datangkan TKA china, pinjam utangan lgi...itu doang

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

 /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Jokowi-Erdogan ucapkan selamat Idul Fitri dan bahas COVID-19Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Presiden RI Joko Widodo melakukan sambungan telepon dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan belum lama ini ...
Sumber: antaranews - 🏆 6. / 78 Baca lebih lajut »

Jokowi Minta TNI-Polri Ditambah di Daerah yang Angka Covid-19 Tinggi'Tambah bantuan pasukan aparat di sana agar bisa menekan kurvanya agar tidak naik lagi,' ujar Presiden Jokowi. Sekalian DOM Pak, pasti efektif... ! Tapi tolong MALL jgn dibuka.. Iya pak.. Sapa tau Covid-19 nya takut ama tentara & polisi 😂🤣
Sumber: kompascom - 🏆 9. / 68 Baca lebih lajut »

Erdogan-Jokowi Bicarakan Penanganan Covid-19 |Republika OnlineErdogan berbicara dengan Jokowi melalui sambungan telepon membahas Covid-19
Sumber: republikaonline - 🏆 16. / 63 Baca lebih lajut »

Tangani Covid-19, Jokowi Minta Penambahan Pasukan TNI dan Polri di Jatim'Untuk daerah-daerah yang masih tinggi, yang kurvanya masih naik, saya sudah minta...untuk menambah pasukan di Jawa Timur,” kata Presiden Jokowi.
Sumber: Beritasatu - 🏆 26. / 59 Baca lebih lajut »

Jokowi Terapkan New Normal, WHO: Gelombang Pertama Covid-19 Belum BerakhirSaat ini, kita belum berada dalam gelombang kedua. Kita secara global tepat berada di tengah gelombang pertama, kata Direktur...
Sumber: SINDOnews - 🏆 40. / 51 Baca lebih lajut »

UPDATE 27 Mei: 14.313 Spesimen Dites Covid-19, Lampaui Target JokowiJumlah pengujian spesimen sebanyak 14.313 per hari ini menjadi yang tertinggi sejak Indonesia pertama kali mencatat kasus Covid-19 pada 2 Maret 2020. Kalau yg uji PCR secara mandiri dihitung juga ga, yg buat urus persyaratan perjalanan.. kalau misalnya dihitung ya wajar aja jumlahnya naik, secara sebentar lagi ASN masuk kantor, dan persyaratannya harus ada tes bebas covid dulu bagi yg kantornya berada di Jkt ataupun luar pulau Arie_Kriting Ayolah.. Jangan menakuti masyarakat yg keluar untuk menafkahi keluarganya..
Sumber: kompascom - 🏆 9. / 68 Baca lebih lajut »