Ini Indikator Penentu Sebuah Daerah Siap Lakukan Aktivitas Sosial Ekonomi Saat 'New Normal'

  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 56 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 26%
  • Publisher: 68%

Indonesia Berita utama Berita

Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama

Suatu daerah diizinkan melakukan aktivitas sosial ekonomi jika kasus positif Covid-19 turun 50 persen selama dua pekan berturut-turut.

Hal tersebut merupakan salah satu poin dari gambaran epidemiologi dari indikator kesehatan masyarakat untuk menentukan kondisi daerah dari Covid-19.

"Indikator epidemiologi, kita harus lihat penurunan jumlah kasus positif selama dua minggu sejak puncak terakhir," ujar Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers BNPB, Selasa . "Setiap daerah pasti gambarannya beda, bagus apabila selama dua minggu sejak puncak terakhir penurunannya 50 persen," lanjut dia.Jika penurunannya tidak mencapai 50 persen selama dua pekan, maka keadaan daerah itu belum bisa dianggap baik.Jika hal tersebut dilakukan, kata dia, maka sudah dipastikan jumlah kasus Covid-19 akan turun dengan sendirinya.

"Jumlah positif yang dirawat di rumah sakit juga harus turun. Kalau itu turun, kenaikan jumlah kasus turun, maka otomatis bisa dikatakan bahwa daerah itu indikator epidemiologinya bagus," kata dia.Selain penurunan kasus positif, jumlah pasien dalam pemantauan dan orang dalam pemantauan juga harus turun selama dua pekan sejak puncak terakhir.

Oleh karena itu, prestasi penurunan kasus baik positif, PDP, ataupun ODP harus dimiliki setiap daerah, bukan justru prestasi naik-turunnya kasus.

 

Terima kasih atas komentar Anda. Komentar Anda akan dipublikasikan setelah ditinjau.

YusufNusantara1 Iya in aja deh

Ini artinya sekolah daring tetep lanjut ya

validasi data penurunannya gimana? parno euy kalau pakai data palsu, +62 gitu loh...

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

 /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

4 dari 5 Anggota Sebuah Keluarga di Ponorogo Positif Corona, Ini PenyebabnyaAda satu kasus positif Corona baru di Ponorogo. Kini totalnya menjadi 24 kasus. Kandanane angel
Sumber: detikcom - 🏆 29. / 51 Baca lebih lajut »

Mudik ke Rumah Nenek, Keluarga dari Jakarta Ini Justru 3 Hari Telantar di Tasikmalaya, Ini CeritanyaNiat untuk mudik ke rumah nenek, DW, pemudik dari Jakarta, justru terkatung-katung di Kota Tasikmalaya. Pasalnya, rumah sang nenek sudah dijual. maap mau ketawa 🤭 Eh naha atuh teu nelpon heula ? Iki piye... nenek e pindah kok ra eruh, kebacut
Sumber: kompascom - 🏆 9. / 68 Baca lebih lajut »

Ini Pertimbangan Arab Saudi Longgarkan |em|Lockdown|/em| Kamis Ini |Republika OnlineArab Saudi melonggarkan lockdown karena pertimbangan tren kasus Covid-19 menurun. Di negeri boneka dong, tren lagi naik2nya malah mw dibebasin😊
Sumber: republikaonline - 🏆 16. / 63 Baca lebih lajut »

Ini Talk Show Pamit Lagi, Ini 4 FaktanyaSule menyebut bahwa Ini Talkshow akan istirahat dari layar kaca dan akan kembali pada waktu yang belum ditentukan. Ini gara2 direcokin sm orang yg sok bela marga tp UUD ya.. Jangan lho....kamu adalah acara favorit aku...karena kamu bikin aku terhibur dgn adanya kamu...lanjutkan.
Sumber: kompascom - 🏆 9. / 68 Baca lebih lajut »

Hypercar Asal AS Ini Dihargai Rp 29,5 Miliar, Ini AlasannyaShelby SuperCars (SSC) membutuhkan waktu hampir satu dekade untuk membangun hypercar SSC Tuatara yang diumumkan 2011. ya 11 - 12 lah sama si gesit….. Ini mobil, Kasih tandatangan pak Jokowi naik 200%
Sumber: tempodotco - 🏆 12. / 63 Baca lebih lajut »

Ayam Ini Punya Telur Langka dan Unik, Kuning Telur Berwarna Hijau, Ternyata Ini PenyebabnyaAyam Ini Punya Telur Langka dan Unik, Kuning Telur Berwarna Hijau, Ternyata Ini Penyebabnya via tribunnewswiki
Sumber: tribunnews - 🏆 37. / 51 Baca lebih lajut »