Foto-foto Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin, Diduga Perbudakan

24/01/2022 12:13:00
Foto-foto Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin, Diduga Perbudakan

Ada sejumlah luka akibat pukulan pada pekerja yang menghuni kerangkeng tersebut. Soal makan, para pekerja hanya diberikan dua kali dalam sehari.

Kerangkeng Manusia Di Rumah Bupati Langkat, Anis Hidayat

Ada sejumlah luka akibat pukulan pada pekerja yang menghuni kerangkeng tersebut. Soal makan, para pekerja hanya diberikan dua kali dalam sehari.

Ada sejumlah luka akibat pukulan pada pekerja yang menghuni kerangkeng tersebut. Soal makan, para pekerja hanya diberikan dua kali dalam sehari.

Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayat, pelaporan tersebut dilakukan karena kerangkeng manusia tersebut kuat diduga sebagai alat penyiksaan serta perbudakan. Ia mengatakan, Migrant Care mendapatkan foto-foto bukti kerangkeng manusia di rumah sang bupati dari masyarakat. 

Diduga, kata dia, kerangkeng itu digunakan sebagai tempat bagi para pekerja kelapa sawit milik Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin.Baca Juga: Migrant Care Lapor ke Komnas HAM: Ada Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin

Baca lebih lajut: suaradotcom »

Komnas HAM: Ada Percakapan Terkait Tewasnya Yoshua

Terakhir, Komnas HAM telah memeriksa 10 dari 15 telepon seluler yang dikumpulkan tim siber polri. Baca lebih lajut >>

Ada Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Diduga Terkait Perbudakan Modern Migrant Care menerima laporan adanya kerangkeng manusia di rumah Bupati nonaktif Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin . Selengkapnya: 👇 TerbitRencanaPeranginAngin

Pengguna Vaksin Sinovac Ada Kabar Baru Soal Omicron Buat AndaSinovac sedang mengembangkan vaksin untuk melawan Covid-19 varian Omicron. Jika berhasil vaksin ini akan dirilis pada akhir Februari.

Yang Pakai Sinovac Jangan Sedih Ya, Ada Bawa Kabar Tak Enak soal Omicron

Yang Pakai Sinovac Jangan Sedih Ya, Ada Bawa Kabar Tak Enak soal OmicronRiset baru bawa kabar kurang enak untuk pengguna vaksin Sinovac. Peneliti Hong Kong baru saja merilis riset tentang vaksin booster, dan ini hasilnya. bodoamat Halahh opo meneh... nanti klo ada varian baru lagi harus vaksin lagi begitu seterusnya.. emang strategi penjualan ya gitu nyenyenyenye...

PSG Vs Reims, Ada Kabar Bagus soal Lionel MessiJelang laga PSG vs Reims, Mauricio Pochettino menyampaikan kabar bagus mengenai Lionel Messi.

Saran HNW soal Penghapusan Ditjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos

Saran HNW soal Penghapusan Ditjen Penanganan Fakir Miskin KemensosPolitisi yang akrab disapa HNW ini mengingatkan Ditjen PFM di tahun 2022 mengelola anggaran sebesar Rp 45 triliun untuk dua program bansos utama Kemensos. Jadi kemensos tugasnye skrg bukan urusin fakir miskin lg n gx ada misi perbaikan warga, tapi kalo ade hak waris duit selawatan anak yatim piatu di atas 1M bisa di sita, BANGKE.

Soal Pelat Nomor Khusus Polisi di Mobil Arteria Dahlan, Kombes Sambodo Bereaksi Begini, TegasKombes Sambodo tegas membantah pernyataan pimpinan DPR yang menyebut Arteria Dahlan mendapatkan pelat nomor kendaraan dinas Polri dari Ditlantas ArteriaDahlan

Suara.OTT Bupati Langkat, KPK Tegaskan Tidak Sedang Incar Golkar "Berdasarkan laporan yang diterima Migrant Care, di lahan belakang rumah bupati tersebut, ditemukan kerangkeng manusia yang dipekerjakan di kebun kelapa sawitnya mengalami eksploitasi yang diduga kuat merupakan praktik perbudakan modern," kata Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care Anis Hidayah dalam keterangannya, Senin (24/1/2022).Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia 24 January 2022 09:55 Foto: Infografis/ Vaksin Booster/ Edward Ricardo Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah Omicron menyebar di banyak negara, ada sejumlah penelitian yang dilakukan terkait efikasi vaksin yang ada saat ini.Vaksin COVID-19 (Foto: Grandyos Zafna) Jakarta - Pengguna Sinovac diterpa kabar tak enak soal Omicron.

com - Kerangkeng berisi manusia ditemukan di rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin. Temuan itu telah dilaporkan Migrant Care ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Senin (24/1/2022). Kasus suap yang menjerat Terbit ini membuka kotak pandora atas dugaan kejahatan lain. Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayat, pelaporan tersebut dilakukan karena kerangkeng manusia tersebut kuat diduga sebagai alat penyiksaan serta perbudakan. Ini diungkapkan oleh penelitian dari University of Hong Kong dan Chinese University of Hong Kong, dikutip dari Reuters, Senin (24/1/2022). Ia mengatakan, Migrant Care mendapatkan foto-foto bukti kerangkeng manusia di rumah sang bupati dari masyarakat. BACA JUGA Bupati Langkat Sempat Kabur Saat OTT KPK Anis menyatakan, pihaknya akan melaporkan temuan kerangkeng manusia dan dugaan perbudakan tersebut kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) pada hari ini.  Diduga, kata dia, kerangkeng itu digunakan sebagai tempat bagi para pekerja kelapa sawit milik Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin. Sembari menunggu jenis vaksin COVID-19 yang lebih ampuh mengatasi varian Omicron, belakangan Sinovac juga berencana membuat vaksin khusus melawan varian ini.

Baca Juga: Migrant Care Lapor ke Komnas HAM: Ada Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin "Kerangkeng itu dibangun untuk pekerja kebun sawit si bupati, semacam penjara di rumah. Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV. Namun tidak jelaskan perbedaan antibodi Sinovac dan Pfizer-BioNTech. Kerangkeng itu untuk menampung para pekerja setelah mereka bekerja," kata Anis. Selain itu, kata Anis, para pekerja diduga disiksa hingga tidak diberi makan. Tak hanya itu, para pekerja juga tidak diizinkan mengakses alat komunikasi. Prediksi kami, kemampuan mereka untuk mencegah [penyakit] parah, rawat inap dan kematian akan dipertahankan," katanya seperti dikutip dari South China Morning Post, Senin (24/1/2022). "Bahkan, dilaporkan juga mereka tidak pernah digaji selama bekerja," kata Anis. Baca juga:.

"Kepala daerah seharusnya melindungi warga, tapi justru melakukan kejahatan, melanggar prinsip HAM," tegasnya. Baca Juga: Soal Temuan Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat, Buruh Dorong Polisi Usut Tuntas Rehabilitasi narkoba ." Sistem tubuh manusia memiliki sistem pertahanan yang berlapis.