Ui

Ui

Epidemiolog UI Ingatkan Pasien Corona Harus Diawasi Ketat

Epidemiolog UI Ingatkan Pasien Corona Harus Diawasi Ketat

07/08/2020 0:20:00

Epidemiolog UI Ingatkan Pasien Corona Harus Diawasi Ketat

Pakar epidemiologi UI Tri Yunis Miko Wahyono mengingatkan pasien positif corona harus diawasi ketat agar tidak menjadi sumber penularan baru.

yang menjalani isolasi mandiri di rumah diawasi dengan ketat. Hal itu dilakukan sehingga tidak menjadi sumber penularan baru."Pasien positif covid-19 yang menjalani isolasi mandiri ini harus benar-benar diawasi, harus diam di rumah. Kalau mereka butuh bantuan, diberi bantuan," kata Tri saat bertemu Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Bogor seperti dikutip

Aparat Rusia Tangkap Lelaki Mengaku Titisan Yesus Dicopot dari Panglima Akibat Nobar Film PKI, Gatot jadi Trending Alasan Mengapa Waktu Cepat Berlalu Saat Merasa Bahagia

Antara,Jumat (7/8).Berdasarkan catatan Tri, hingga Senin (3/8), terdapat 40 pasien positif corona yang menjalani isolasi mandiri di Kota Bogor.Lihat juga:Kepala Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat UI ini menambahkan, selain pengawasan, GTPP COVID-19 dan Dinas Kesehatan Kota Bogor juga penting memberikan pemahaman terhadap pasien positif

coronabagaimana menjalani isolasi mandiri di rumah.Tri yang mencermati data penyebaran virus corona di Kota Bogor pada 10 Maret hingga 3 Agustus 2020 mengaku kaget karena penularan corona dari luar kota sangat tinggi dibandingkan faktor penularan lainnya. Tercatat, penularan covid-19 dari luar Kota ada sebanyak 111 kasus.

"Dari data klaster luar kota, ternyata warga Kota Bogor yang keluar kota menggunakan kendaraan pribadi dan tertular Covid-19 ada 80 persen. Jadi, harus dievaluasi lagi, sebetulnya penularannya di mana," katanya.Tri menyarankan jika Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerapkan pembatasan sosial berskala besar praadaptasi kebiasaan baru (PSBB Pra-AKB), pasien positif covid-19 yang saat ini ada 86 kasus, baik yang diisolasi mandiri di rumah maupun diisolasi di rumah sakit, harus diawasi dengan baik.

Lihat juga:Sementara itu, Ketua GTPP Covid-19 Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan Pemkot Bogor telah melakukan berbagai upaya secara intensif dan sistematis untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Bogor.Namun, pergerakan warga Kota Bogor, termasuk aktivitas ke luar kota tidak bisa dibatasi sepenuhnya.

"Banyak warga Kota Bogor yang bekerja di Jakarta, sehingga harus pergi ke Jakarta dan pulang kembali ke Bogor setiap hari," katanya.Menurut Tri, salah satu upaya pencegahan penyebaran, Pemkot Bogor harus terus melakukan kampanye penerapan protokol kesehatan dan penggunaan masker secara intensif.

Baca lebih lajut: CNN Indonesia »

Airlangga: 143 Perusahaan Asing Mau Investasi ke RI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut ada 143 perusahaan asing yang berencana merelokasi bisnis ke Indonesia. Perusahaan-perusahaan itu diprediksi bisa menyerap hingga 300 ribu tenaga kerja.

Epidemiolog UI Sebut Wajar Penambahan Kasus Corona Capai 1.000 per HariPakar Epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI) Syahrizal Syarif mengatakan, wajar saja jika angka kasus baru pasien...

ILUNI UI: Ego Sektoral Hambat Penanganan Covid-19Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) mengeluarkan pernyataan sikap merespons kondisi nasional di tengah pandemi...

Samsung Umumkan Uji Coba Beta One UI 3.0Samsung baru saja mengumumkan uji coba beta tertutup One UI 3.0 berbasis Android 11 untuk para pengembang.

Ujian Online SIMAK UI Gelombang Dua Diikuti 64.250 Peserta Dalam dan Luar NegeriSIMAK UI gelombang ini menggunakan web browser yang menyimpan cache, sehingga jawaban soal masih tersimpan saat jaringan tak stabil.

Pemkot Tidore Kepulauan Gandeng UI Tingkatkan SDMPemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) dan Universitas Indonesia (UI) menjalin kerjasama peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). PemkotTidoreKepulauan

Pengumuman Hasil SIMAK UI Kelas Internasional Diundur Jadi 7 AgustusPengumuman hasil Seleksi Masuk Universitas Indonesia atau SIMAK UI kelas internasional yang awalnya akan diumumkan hari ini, Rabu 5 Agustus 2020 diundur. UI SIMAKUI