Dugaan PMK pada 10 Ternak, Semua Pasar Hewan di Magelang Ditutup

24/05/2022 12:47:00

Sebanyak 10 hewan ternak di Kabupaten Magelang diduga terpapar PMK. Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut, semua pasar hewan di Kabupaten Magelang ditutup selama dua minggu.

Nusantara

Sebanyak 10 hewan ternak di Kabupaten Magelang diduga terpapar PMK. Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut, semua pasar hewan di Kabupaten Magelang ditutup selama dua minggu. Nusantara AdadiKompas

Sebanyak 10 hewan ternak di Kabupaten Magelang diduga terpapar PMK. Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut, semua pasar hewan di Kabupaten Magelang ditutup selama dua minggu.

Pasar Hewan Muntilan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ditutup mulai Selasa (24/5/2022) hingga Senin (6/6/2022).MAGELANG, KOMPAS — Sebanyak 10 ternak sapi dan kerbau di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, diduga terpapar penyakit mulut dan kuku atau PMK. Mengantisipasi penyebaran penyakit, mulai Selasa (24/5/2022), pemerintah setempat langsung menutup semua pasar hewan di Kabupaten Magelang.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang Joni Indarto mengatakan, berdasarkan keterangan para pemilik ternak, hewan-hewan yang sakit tersebut baru saja dibeli dari pasar hewan. ”Ada hewan yang sakit setelah lima hari lalu. Bahkan ada pula yang langsung menunjukkan gejala selang dua hari setelah dibeli dari pasar hewan,” ujarnya, Selasa (24/5/2022).

Baca lebih lajut: Harian Kompas »

Momen Prabowo Subianto Balas Sindiran 3 Kali Kalah di Pilpres

“Ada yang bertanya, mungkin nyindir-nyindir, sudah sekian kali kalah kok mau maju lagi? Mungkin mereka tidak mengerti arti pejuang,” Baca lebih lajut >>

Pasar Hewan Tanah Laut Kembali Dibuka Khusus Sapi LokalSEMPAT ditutup lebih dari sepekan guna mencegah penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), pasar hewan di Kabupaten Tanah Laut, Kalsel kembali dibuka.

Cegah Wabah PMK, Hewan Ternak Masuk Jaksel Harus KarantinaSudin KPKP Jaksel menyusun SOP untuk antisipasi masuknya ternak terjangkit PMK. Salah satu SOP itu mengharuskan hewan ternak masuk ke Jaksel harus dikarantina.

Mentan: Jumlah Hewan Ternak Suspek Positif PMK Mulai TurunMenteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan saat ini jumlah hewan ternak yang suspek positif PMK mulai menurun

Antisipasi PMK, Tingkatkan Pengawasan Hewan TernakAntisipasi PMK Menjelang Iduladha

Kabar Gembira dari Mentan: Alhamdulillah, Banyak Hewan Ternak Sembuh dari PMK - Pikiran-Rakyat.comMentan Syahrul Yasin Limpo menyampaikan kabar gembira terkait hewan ternak yang terjangkit wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Pemkot Bandung Klaim Masih Nihil Kasus PMK Hewan Ternak |Republika OnlinePeternak di kota Bandung telah menyetok hewan ternak sejak Februari lalu

KOMPAS/REGINA RUKMORINI Pasar Hewan Muntilan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ditutup mulai Selasa (24/5/2022) hingga Senin (6/6/2022).SEMPAT ditutup lebih dari sepekan guna mencegah penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), pasar hewan di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan kembali dibuka.Ilustrasi wabah PMK (Foto: Dok Dinas Peternakan Sidoarjo) Jakarta - Suku Dinas (Sudin) Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kota Jakarta Selatan (Jaksel), telah menyusun standar operasional prosedur (SOP) untuk mengantisipasi masuknya ternak terjangkit Penyakit Mulut dan Kuk u (PMK).TEMPO.

MAGELANG, KOMPAS — Sebanyak 10 ternak sapi dan kerbau di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, diduga terpapar penyakit mulut dan kuku atau PMK. Mengantisipasi penyebaran penyakit, mulai Selasa (24/5/2022), pemerintah setempat langsung menutup semua pasar hewan di Kabupaten Magelang. "Pasar ternak sapi dan kambing kembali kita buka. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang Joni Indarto mengatakan, berdasarkan keterangan para pemilik ternak, hewan-hewan yang sakit tersebut baru saja dibeli dari pasar hewan. Baca juga: Pedagang Keluhkan Harga Sapi Anjlok di Bangkalan Dampak PMK Hasudungan mengatakan pemilik hewan ternak dari luar Jaksel harus membawa bukti ternaknya tak terjangkit PMK. ”Ada hewan yang sakit setelah lima hari lalu. Sejauh ini, jelas Sukamta, tidak ditemukan kasus PMK di wilayahnya, meski sempat muncul kasus suspect PMK sebelumnya. Bahkan ada pula yang langsung menunjukkan gejala selang dua hari setelah dibeli dari pasar hewan,” ujarnya, Selasa (24/5/2022). Kementan mencatat di Tulang Bawang, jumlah ternak yang suspek sebanyak 23 ekor, terkonfirmasi positif enam ekor dan sudah sembuh.

Editor: . Populasi sapi di wilayah ini mencapai 60 persen dari total populasi sapi di Kalsel sebanyak 150 ribu ekor. Selain itu, dia menyebut para pemilik ternak di Jaksel wajib membersihkan kandang dengan menyemprotkan cairan desinfektan.