Deposito Nasabah Rp 20 M Hilang, Ini Penjelasan Kuasa Hukum |Republika Online

Kuasa hukum menempuh berbagai upaya agar BMS mengembalikan dana deposito.

19/04/2021 14:40:00

Kuasa hukum menempuh berbagai upaya agar BMS mengembalikan dana deposito.

Kuasa hukum menempuh berbagai upaya agar BMS mengembalikan dana deposito.

"PT Bank Mega Syariah (BMS) harus bertanggung jawab atas raibnya dana deposito yang tercatat atas nama salah satu perusahaan asuransi yang dimana merupakan klien saya. Dana deposito sebesar Rp 20 miliar itu sudah ditempatkan di BMS sejak 2012," kata kuasa hukum perusahaan itu Riduan Tambunan melalui keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Senin (19/4).

Dedi Mulyadi Heran Tempat Wisata Boleh Buka Tapi Ziarah Kubur Dilarang Presiden Rusia Vladimir Putin Desak Israel dan Palestina Hentikan Konflik! Israel Dihujani Roket Hamas, Maskapai Ramai Batal Terbang

Deposito tersebut merupakan dana jaminan wajib yang ditempatkan pada bank guna memenuhi ketentuan sejumlah aturan. Diantaranya Pasal 20 UU No.40 Tahun 2014 Tentang Peransuransian Jo. Pasal 35 ayat (1) Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 53/PMK.010/2012 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi yang mengatur Perusahaan Asuransi Wajib Membentuk Dana Jaminan, dalam bentuk dan jumlah yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Baca Juga Ia menambahkan dana sebesar Rp 20 miliar tersebut ditempatkan di BMS dalam bentuk deposito pada 29 Oktober 2012, yang terdiri dari 4 bilyet giro (masing-masing Rp 5 miliar) dengan Nomor Seri 036466, 036465, 036464 dan 036463 dan 4 bilyet giro asli tersebut disimpan di main vault Bank Kustodian PT Bank Mega Tbk. headtopics.com

"Pada 2015, klien kami bermaksud mencairkan dana tersebut beserta bunganya, namun informasi yang diperoleh dari BMS, dana tersebut sudah tidak ada atau telah raib, atas kejadian ini klien kami terkejut, karena merasa tidak pernah mencairkan (memberikan instruksi pencairan) deposito tersebut dan 4 bilyet giro asli masih tersimpan dengan baik di bank Kustodian," kata dia.

Pencairan deposito sebagai dana jaminan wajib, seharusnya tidak dapat begitu saja dipindahkan atau dicairkan, karena harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari OJK (Vide Pasal 20 ayat (4) UU No.40/2014 Tentang Peransuransian).   Baca lebih lajut: Republika.co.id »

Harimau Siberia yang terancam punah bikin takut penduduk di China, dari orang sampai mobil diterkam - BBC News Indonesia

Kucing besar itu juga dikenal sebagai Harimau Amur, dan kini terancam punah, jumlahnya hanya beberapa ratus ekor

Kronologi Raibnya Dana Deposito Nasabah Bank Mega Syariah Senilai Rp 20 MSebuah perusahaan asuransi swasta yang merupakan nasabah PT Bank Mega Syariah dikabarkan kehilangan dana deposito senilai Rp 20 miliar sejak 2015. TempoBisnis

Data Pribadi Munarman Bocor, Ini Tanggapan Tim Kuasa Hukum |Republika OnlinePengacara Munarman masih mengkaji soal bocornya data pribadi Munarman. Banyak buzzer kadrun dan Cendana ternyata bekerja dari luar negeri Pasti yang ngebocorin = Kaya iyanya aja di kaji .... 😂😂😂😂 yang pasti Cctv buatan Tafeeerr

Ini Sosok Kacab Cantik Bank Mega yang Bobol Deposito Nasabah Rp62 MiliarKejari Denpasar segera menyeret tiga tersangka kasus pembobolan dana nasabah Bank Mega Cabang Gatot Subroto Denpasar senilai Rp62 miliar. Salah satu tersangkanya... wow Guys😀.aku perhatikan mimin skrang rada penulisannya?btw Cantik2 pembobol bank..udah kepepet kali min🤣 Kalau tidak cantik, maka tidak akan membobol bank

Menurut Kamil Pasha, Ribuan Massa Hadir Bukan Diundang Habib RizieqKamil Pasha, kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, menanggapi keterangan Agus Ridhallah, berikut ini penjelasannya. HabibRizieq

Kuasa Hukum HRS Minta Pelapor Kasus Petamburan Dihadirkan |Republika OnlineKuasa hukum akan menanyakan beberapa hal soal kasus Petamburan kepada pelapor.