CEO Moderna Tepis Keragu-raguan akan Uji Vaksin Covid-19

  • 📰 Beritasatu
  • ⏱ Reading Time:
  • 64 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 29%
  • Publisher: 59%

Indonesia Berita utama Berita

Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama

Perusahaan bioteknologi Moderna mengatakan pihaknya tidak akan mengumumkan hasil penelitian vaksin virus corona (Covid-19) yang tidak sesuai dengan realita.

CNBC

, Rabu menanggapi artikel STAT News, mengutip sejumlah pakar vaksin, yang meragukan hasil uji vaksin Covid-19 yang dikembangkan Moderna bersama Institut Nasional untuk Alergi dan Penyakit Menular . "Kami melakukan pekerjaan kami dengan serius. Kami tidak akan mengumumkan data yang tidak sesuai dengan kenyataan," kata Afeyan. Dia juga mengatakan kemungkinan keragu-raguan pakar karena mereka hanya bisa menduga-duga hasil penelitian.

Moderna melaporkan tahap pertama pengujian vaksin Covid-19 berjalan sukses. Moderna mengatakan bahwa setelah dua dosis, semua 45 partisipan uji coba berhasil mengembangkan antibodi dengan tingkat-tingkat tertentu, mulai dari level antibodi seperti orang yang baru sembuh dari Covid-19 hingga memiliki antibodi penetralisir. Antibodi netralisir, yang ditemukan pada delapan partisipan, merupakan faktor penting bagi perlindungan tubuh terhadap Covid-19.

Laporan terkait antibodi penetralisir virus juga diragukan. Moderna mengatakan bahwa temuan antibodi penetralisir dalam delapan pasien berasal dari sampel darah yang diambil dua minggu setelah pemberian dosis kedua. Menurut Anna Durbin, peneliti vaksin dari Johns Hopkins University, dua minggu masih terlalu dini untuk memastikan ketahanan antibodi.

 

Terima kasih atas komentar Anda. Komentar Anda akan dipublikasikan setelah ditinjau.
Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

 /  🏆 26. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Sebaran Pasien Positif Covid-19 di 34 Provinsi Per 19 Mei 2020Kenaikan pasien positif di Ibu Kota berdasarkan data sebelumnya ditambah kasus baru sebanyak 98 orang. Sementara total penambahan untuk seluruh wilayah Indonesia ada 486 kasus. ini virus gokil emang , kok bisa dari wuhan bisa nyebar begitu masif ke seluruh dunia , dari jakarta bisa menyebar begitu cepat sampai ke aceh ke papua semua gak ada yg gak kena , .
Sumber: liputan6dotcom - 🏆 4. / 83 Baca lebih lajut »

Data Pergerakan Harian Covid-19 sampai 19 Mei 2020Infografis.
Sumber: Beritasatu - 🏆 26. / 59 Baca lebih lajut »

Update Covid-19 di Indonesia 19 Mei: 18.496 Positif Corona, 1.221 Meninggal, 4.467 Sembuh - Tribunnews.comPemerintah melaporkan total kasus positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia naik menjadi 18.496 orang hingga Selasa (19/5/2020) pukul 12.00
Sumber: tribunnews - 🏆 37. / 51 Baca lebih lajut »

UPDATE 19 Mei: Depok Tambah 4 Kasus Positif Covid-19, Salah Satunya dari JakartaPada Selasa, terdapat tambahan 4 kasus positif sehingga total pasien positif Covid-19 di Depok kini 431 orang. 😩
Sumber: kompascom - 🏆 9. / 68 Baca lebih lajut »

UPDATE 19 Mei: Pemerintah Pantau 45.300 ODP dan 11.891 PDP Covid-19Jumlah ODP yang dipantau kini sebanyak 45.300 orang. Sementara, PDP berjumlah 11.891 orang.\n\n
Sumber: kompascom - 🏆 9. / 68 Baca lebih lajut »

Data Kematian Covid-19 sampai 19 Mei 2020Infografis.
Sumber: Beritasatu - 🏆 26. / 59 Baca lebih lajut »