Bukan Mati Kelaparan, Polisi Sebut Belatung di Mayat Satu Keluarga di Kalideres Jadi Petunjuk - Tribunnews.com

17/11/2022 08.20.00

Bukan Mati Kelaparan, Polisi Sebut Belatung di Mayat Satu Keluarga di Kalideres Jadi Petunjuk

Sekeluarga Tewas Di Jakarta Barat, Satu Keluarga

Bukan Mati Kelaparan , Polisi Sebut Belatung di Mayat Satu Keluarga di Kalideres Jadi Petunjuk

Dirkrimum Polda Metro Jaya , Kombes Hengki Haryadi mengungkapkan pihaknya menemukan sejumlah kemajuan penyelidikan kasus tersebut.

Dari temuan tersebut, menurut Hengki, pihaknya akan melibatkan ahli, guna melakukanpemeriksaan terkait kondisi belatung."Jadi gini rekan-rekan, ini kasus yang rumit yang perlu kehati-hatian. Dan ini memang perlu ahli yang nanti akan menjelaskan," tuturnya.

"Dan ini bukan satu ahli. Makanya ada interkolaborasi profesi berbagai ahli dalam rangka scientific crime investigation," sambung Hengki.

Baca lebih lajut:
Tribunnews.com »

Flying fox dan dongeng perut hibur anak-anak terdampak gempa Cianjur - ANTARA News

ANTARA -Wahana hiburan "flying fox" dan seni dongeng hadir di Taman Prawatasari untuk membantu meredakan rasa takut dan stress anak-anak di posko ... Baca lebih lajut >>

Bukan Mati Kelaparan, Satu Keluarga Tewas di Kalideres Sempat Jual Mobil Rp160 JutaBerdasar hasil penyelidikan, mobil tersebut dijual Budianto seharga Rp160 juta.

Polisi Sebut Bukan Kelaparan Penyebab Satu Keluarga di Kalideres MeninggalPolisi terus menggali penyebab kematian satu keluarga di dalam rumah di Perumahan Citra Garden, Kalideres , Jakarta Barat.

Polisi Pastikan Satu Keluarga yang Meninggal di Kalideres Bukan karena KelaparanPolisi memastikan sekeluarga yang meninggal di Perumahan Citra Garden 1, Kalideres , Jakarta Barat, Kamis (10/11/2022) bukan akibat kelaparan. Mblegededess kmaren bikin tweet dngan bgitu pedenya !! Ga bahas pergi haji lg neh coy? Polisinya kok plinplan, kmrn di awal cepet bgt memutuskan. Kompas juga suka ngasal bikin berita gapake etika.

Polisi Pastikan Kematian Satu Keluarga di Kalideres Bukan karena KelaparanPenyebab utama kematian satu keluarga di Perumahan Citra Garden, Kalideres , Jakarta Barat belum bisa diungkapkan ke publik hingga saat ini.

Kasus Kematian Sekeluarga di Kalideres: Polisi Ungkap Bukan karena Kelaparan - Pikiran Rakyat TasikmalayaUpdate kasus kematian sekeluarga di Kalideres , di mana menurut polisi tidak ada bukti kematian yang mengarah kepada kelaparan.

Bukan Kelaparan, Ini Temuan Polisi Terkait Motif Kematian Keluarga di KalideresKepolisian mengatakan ada banyak kemungkinan motif yang telah ditemukan di TKP untuk mengungkap kasus kematian keluarga di Kalideres .

.Suara.Liputan6.Vyara Lestari JAKARTA, KOMPAS.

Dan ini bisa mengarahkan kapan dia meninggal," ujar dia, kepada wartawan pada Rabu (16/11/2022). Dari temuan tersebut, menurut Hengki, pihaknya akan melibatkan ahli, guna melakukan pemeriksaan terkait kondisi belatung . Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi menyebut mobil tersebut dijual ke salah satu showroom di kawasan Kalideres. "Jadi gini rekan-rekan, ini kasus yang rumit yang perlu kehati-hatian."Kita sudah dapat beberapa bukti di tempat kejadian perkara (TKP), petunjuk dan sebagainga, tetapi memang belum bisa kami sampaikan secara langsung dan detail karena masih memerlukan waktu," ujar dia kepada wartawan, Selasa (15/11/2022). Dan ini memang perlu ahli yang nanti akan menjelaskan," tuturnya. Berdasar hasil penyelidikan, mobil tersebut dijual Budianto seharga Rp160 juta Baca Juga: Satu Keluarga di Kalideres Bukan Mati Kelaparan, Polisi Dalami Soal Menganut Aliran Tertentu "Dijual 160 juta," ungkap Hengki. "Dan ini bukan satu ahli. Kami tidak menemukan adanya penyebab utama karena mati kelaparan," ujar Zulpan saat dikonfirmasi, Selasa (15/11/2022), dikutip dari Kompas.

Makanya ada interkolaborasi profesi berbagai ahli dalam rangka scientific crime investigation," sambung Hengki. Namun, terkait adanya dugaan menganut paham tertentu menurutnya masih dalam penyelidikan. "Kita tidak menemukan adanya penyebab utamanya karena mati kelaparan tetapi penyebab utamanya kita sampaikan beberapa hari ke depan setelah hasil dari laporan keluar semua dari kepolisian, forensik, temuan di TKP oleh penyidik," ujar dia. Atas hal itu, ia enggan menjelaskan lebih lanjut soal penemuan .