BI: Target Transaksi E-Commerce di 2022 Tidak Tercapai, Ada Pesaing?

  • 📰 jawapos
  • ⏱ Reading Time:
  • 54 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 25%
  • Publisher: 51%

Indonesia Berita utama Berita

Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama

Deputi Gubernur BI Doni P. Joewono mengungkapkan bahwa target pertumbuhan transaksi online e-commerce sebesar Rp 489 Triliun pada tahun 2022 tidak tercapai.

JawaPos.com– Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni P. Joewono mengungkapkan bahwa target pertumbuhan transaksi online e-commerce atau perdagangan elektronik sebesar Rp 489 Triliun pada tahun 2022 tidak tercapai. Target tersebut tidak tercapai dikarenakan mobilitas masyarakat yang telah pulih pasca dicabutnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat .

“Target transaksi e-commerce itu mencapai Rp 489 Triliun, namun sampai hari ini atau data sementara memang kita lihat bahwa e-commerce tercapainya sekitar Rp 476 triliun dengan volume mencapai 3,48 juta. Artinya sedikit di bawah target,” kata Doni dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur di Jakarta Pusat, Kamis .

“Setelah kita lihat, kita harus memahami bahwa PPKM e-commerce itu blessing pada saat mobilisasi rendah. Kemungkinan yang meningkat itu transaksi offline hingga menyebabkan e-commerce turun. Yang cukup menarik itu social commerce dan mulai menjadi pesaing e-commerce seperti WhatsApp dan Facebook,” bebernya.

Baca juga:Bapenda Surabaya Sebut Pembayaran PBB Bisa lewat E-CommerceMeski begitu, Doni menekankan bahwa capaian transaksi e-commerce pada tahun 2022 sebesar Rp 476 triliun sudah sangat luar biasa. Terlebih kata dia, dana moneter internasional mengatakan bahwa Indonesia termasuk dua negara yang tercatat paling tinggi pertumbuhan e-commerce-nya mencapai 50-60 persen dan mengalahkan Singapura, Tiongkok juga Jepang.

 

Terima kasih atas komentar Anda. Komentar Anda akan dipublikasikan setelah ditinjau.
Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

 /  🏆 35. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

BI: PPKM Selesai, Transaksi Online e-Commerce MelandaiBI mengemukakan bahwa target pertumbuhan transaksi online e-commerce sebesar Rp 498 triliun. Mulai sepi....
Sumber: cnbcindonesia - 🏆 7. / 74 Baca lebih lajut »

Bappebti Awasi Transaksi Perdagangan Rp 22.000 Triliun Lebih Sepanjang 2022Bappebti Kementerian Perdagangan mencatat, sepanjang 2022 lalu pihaknya telah melakukan pengawasan transaksi perdagangan senilai Rp 22.000 triliun. Mengawasi? Kok masih banyak yang jebol karena investasi bodong? Cuma diliatin doang neh? OJK juga sami mawon.... giliran perusahaan jelas, diubek2 sampai segitunya, giliran investasi bodong cuma bilang kami akan awasi... pret dah... 😛😂😂😂
Sumber: VIVAcoid - 🏆 3. / 90 Baca lebih lajut »

Sepanjang 2022, Bappebti Awasi Transaksi Perdagangan Senilai Rp22.000 Triliun LebihBadan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan mencatat, sepanjang tahun 2022 Bappebti telah melakukan pengawasan terhadap transaksi perdagangan senilai Rp22.000 triliun lebih.
Sumber: mediaindonesia - 🏆 2. / 92 Baca lebih lajut »

Bappebti: Transaksi Aset Kripto Mencapai Rp 296,66 Triliun Sepanjang 2022Bappebti juga melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan sistem resi gudang dan pasar lelang komoditas.
Sumber: tempodotco - 🏆 12. / 63 Baca lebih lajut »

Zulhas Target Juni 2023 RI Punya Bursa Kripto |Republika OnlineNilai transaksi pada 2022 turun menjadi sekitar Rp 200 triliun dari Rp 859 triliun.
Sumber: republikaonline - 🏆 16. / 63 Baca lebih lajut »

Mendag Apresiasi Bappebti atas Pembentukan Harga Referensi Komoditas |Republika OnlineSepanjang 2022, nilai transaksi SRG tercatat sebesar Rp 1,275 triliun.
Sumber: republikaonline - 🏆 16. / 63 Baca lebih lajut »